Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 59:MEMBANTU



Serangan itu membuat area sekitar tertutupi debu tanah


karena kuatnya serangan yang dilancarkan orang itu.


“Si-siapa orang itu? Apakah ia dari pasukan bantuan?” ucap


Skye bertanya-tanya.


Tapi ketika dia sedang memikirkan hal itu, tiba-tiba datang


orang lain ke tempat Skye. Orang itu adalah Sylphie.


“Je-jendral?” Ucap Skye terkejut.


“Halo skye, terimakasih sudah bertahan. Pasukan bantuan sudah


datang.” Ucap Sylphie memegang pundak Skye.


Mendengar perkataan Sylphie, Skye dan prajurit yang lain


merasa senang dan bangga. Karena mereka sudah berhasil bertahan dari neraka


singkat.


Tak lama mereka berbicara, para pasukan yang lain sudah


sampai ditempat itu dan bersiap menyerang, tinggal menunggu perintah dari


pemimpin pasukan.


“Jendral Sylphie, dimana pemimpin Sova berada?” Tanya Romy


yang mencari keberadaan Sova.


“Ah, dia ada ditengah-tengah monster itu tuan.” Ucap Sylphie


menunjuk kea rah para monster.


“Hahh, bukankah dia itu terlalu semangat sampai lupa


perintah untuk para pasukan. Apa dia pikir dia bisa melawan monster berjumlah


segini?” Tanya romy mengeluh.


“hahahah, kurasa dia punya kepercayaan diri seperti itu


tuan.” Balas Sylphie.


Mendengar percakapan antara Sylhpie dan romy membuat Skye


semakin penasaran dengan siapa orang yang bernama sova itu. Karena itu ia


menanyakan tentang Sova kepada Sylphie.


“Anu.., Jendral Sylphie, siapa sebenarnya orang yang berada


ditengah-tengah monster itu?” Tanya Skye.


“dia adalah salah satu pemimpin pasukan, dia berasal dari


kerajaan manusia. Dan yang lebih penting, dia itu sangat kuat. Bahkan dia


sendiri cukup mengalahkan tiga monster Rank SS yang ada di barisan depan tadi.”


Jelas Sylphie.


“Me-mengalahkan 3 monster Rank SS?” tanya Skye yang terkejut


dengan penjelasan Sylphie. “Jika begitu dia lebih kuat dari anda?” Tanya Skye.


“Dari ku? Kekuatannya itu setara dengan Raja atau bahan


lebih.” Ucap Skye.


Mendengar hal itu, bukan hanya Skye aja yang penasaran, tapi


semua prajurit yang mendengar selain prajurit dari wilayah Lawsdansky.


“HEY SOVA, APA CUKUP KAU SAJA YANG MELAWAN MONSTER ITU? APA


KAU TIDAK MEMBUTUHKAN KAMI?” Teriak Sylphie.


Mendengar hal itu, Sova sadar jika dia tidak bertarung


sendiri. Ia kemudian mengayunkan pedangnya untuk membuka jalan kea rah Sylphie


dan yang lainnya. Dengan kekuatan nya yang besar, ia memukul mundur monster


untuk sementara, setelah itu menuju ketempat Sylphie.


“maaf-maaf aku hanay terlalu semangat melawan


monster-monster itu.” Ucap Sova memeggangi kepalanya sambil menuju kearah


Syphie.


Lalu bagaimana rencananya?” Tanya Sylphie.


“Rencana? Apa kita butuh rencana untuk membunuh monster


itu?” Tanya Sova balik.


“hah.., aku tahu kau kuat, sehingga tidak perlu rencana yang


matang untuk melawan monster itu, tapi para pasukan kita banyak yang bahkan


esulitan melawan satu monster itu.” Ucap Sylphie.


“Begitu ya. Sebenarnya melawan monster ini sangat mudah,


meskipun mereka memliki jumlah yang lebih banyak dari kita. Jendral Sylphie dan


Tuan Romy, tolong perintahkan kepada para pasukan yang berada di Rank B dan A


untuk membuat kelompo ketika melawan monster itu. Setidaknya dalam satu kelompk


terdiri dari tiga orang, dan harus ada peringkat A dalam kelompok itu. Sehingga


mereka tidak perlu khawatir tentang musuh yang ada dibelakang mereka.” Jelas


Sova.


“Begitu ya, baiklah. Lalu bagaimana dengan tang lain?” Tanya


Romy.


rank A. sedangkan untuk yang Rank S itu ditugaskan kepada kalian berdua.” Balas


Sova.


“Baiklah. Akan saya sampaikan kepada para pasukan.” Ucap


Romy.


“Tunggu dulu, jika monster Rank S diserahkan kepada kami,


lalu bagimana dengan mu?” Tanya Sylphie.


“Ah aku akan beristirahat sebentar. Dengan adanya kalian,


itu saja sudah cukup melawan monster-monster itu.” Jawab Sova.


“baiklah.” Ucap Sylphie yang kemudian memberitahu kepada


pasukan tentang rencana yang dikatakan Sova.


Setelah selesai memberitahu kepda yang lain, mereka pun siap


bertarung melawan monster-monster itu. Sedangkan Sova mendatangi para pasukan


dari wilayah Lawdansky yang saat itu bersama pangeran Charles.


“Hey kalian, lakukanlah apa yang kalian inginkan selama itu


tidak membuat rugi para pasukan kita. Hancurkan monster-monster itu. Apa kalian


mengerti?” Tanya Sova.


“MENGERTI KAPTEN.”” Teriak para pasukan itu.


“Kalau begitu, majulah.” Ucap Sova.


Mendengar hal itu, para pasukan itu maju kedepan dengan


cepat dan langsung menyerang para monster yang berada didekatnya. Para pasukan


lain yang melihat kelompok penyerangan itu menjadi terkejut. Karena mereka


dengan cepat membunuh para monster.


“Pangeran, apa anda baik-baik saja?” Tanya Sova.


“Ya, paman, aku baik-baik saja.” Balas Charles.


“Lalu apa anda tidak ikut dalam pertempuran ini?” Tanya


Sova.


“bukan begitu paman, aku hanya bingung, bagaimana para


pasukan yang berasal dari wilayah Marquis Lawdansky sangat kuat. Aku juga


bingun bagaimana Arnold bisa mencapai Rank S lebih cepat dari ku.” Ucap


Charles, yang merasa sedih.


“Jangan sedih pangeran. Tuan muda Arnold pantas mendapat


kekuatan seperti itu, karena dia sudah berlatih sebelum umur lima tahun. Bahkan


waktu yang ia habisakan dala sehari untuk latihan hampir sepuluh jam. Hal itu


ia lakukan selama tujuh tahun, lalu ia mencari penglaaman selama tiga tahun di


hutan kematian.” Jelas Sova.


“Begitukah, pantas saja dia lebih kuat adri ku. Waktu yang


ia tuangkan untuk berlatih jauh lebih banyak dariku.” Ucap Charles.


“Ya,tapi anda tenang saja Pangeran. Saya yakin anda pasti


dapat mengejar tingkat kekuatan Tuan Muda Arnold.” Ucap Sova menyemangati


Charles.


“Ya, aku akan berlatih lebih keras lagi.” Balas Charles yang


kemudian bersiap untuk maju kemedan pertempuran. “ Kalau begitu aku pergi dulu


paman.” Sambungnya yang kemudia maju kedepan bersama empat pasukan Lawsdansky


yang bertuga menjaga pangeran Charles agar tidak terbunuh didalam pertempuran.


Sedangkan Sova menuju pohon yang berada didekat area itu. Ia


kemudai beristirahat di bahwa phon itu sambil menyederakan dirinya ke batang


pohon. Ia lalu mengambil makanan yang ia bawa didalam tas penyimpanan, karena


setelah lama bertarung ia butuh energy untuk memulihkan kekuatannya.


“Bukan hanya pangeran yang bingung bagaimana tuan muda bisa


menjadi kuat. Yang pangeran Charles tahu tingkat kekuatan tuan muda berada di


peringkat S, tapi kenyataanya tidak ada yang tahu ditingkat mana tuan muda


sekarang. Beberapa bulan yang lalu ia mengatakan jika tingkat kekuatannya sudah


berada di per ingkat SSS, mungkin itu sudah meningkat lagi.” Gumam Sova sambil


memakan makanannya.


“Bagaimana ya pertarungan yang ada dibawah sana, pastinya


pertarungan itu akan menyenangkan jika aku bertarung bersama tuan muda. Ah…,


aku juga ingin ikut kebawah sana.” Gumamnya lagi. “ Tapi aku harus menjalankan


tugas ku sebagai pemimpin pasukan dan juga salah satu kapten dari wialayah


lawsdansky. Aku harus semakin kuat untuk bisa melindungi tuan muda dan yang


lain dimasa depan.” Sambungnya sambil berdiri dan bersiap untuk bertarung lagi.


“Kuharap tuan muda baik-baik saja dibawah sana.” Gumam Sova


sambil melesat kea rah para pasukan.