Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
cCHAPTER 18: BERANGKAT KE IBUKOTA



Sudah seminggu berlalu sejak


kepulangan Arnold ke rumahnya. Dalam seminggu ini, Arnold dan ayahnya melakukan


penjelajahan ke bagian luar hutan kematian. Mereka ingin melihat bagaimana


situasi sekitar tambang yang ingin diolah mereka. Setelah selesai menjelajah,


mereka memutuskan untuk membuat dinding tembok yang membatasi wilayah itu dan


mereka mengerahkan 1.000 pasukan untuk mngawasi sekitar tambang itu agar


penambang bisa aman dalam melakukan tugasnya.


Saat ini Arnold sedang menyiapkan


segala barang yang ingin dibawa ke ibukota. Karena jarak ke ibukota dari


wilayah Baron Lawsdansky harus menempuh waktu selama 10 hari dengan kereta


kuda. Maka mereka harus berangkat setidaknya 2 minggu sebelum acara pelantikan


itu dimulai, karena mereka tidak tahu halangan apa yang mungkin mereka hadapi


ditengah jalan.


“Yosh, semua sudah siap.” Ucap


Arnold yang sedang didalam kamarnya.” Oh


iya, bagaimana dengan makanan untuk Frey dan Azka?” Pikir Arnold.


“Tenang saja Ar, kami adalah


makhlu dengan Rank tinggi, jadi kami bisa tidak makan dalam beberapa bulan.”


Jelas Azka.


“Waahh, hebat. Jika begitu kenapa


selama ini kalian memakan makanan yang kuberi?” tanya Arnold.


“ya karena kami tidak mungkin


menolak pemberian mu.” Jawab Azka.


“Bilang saja, jika kau selera


dengan makanan yang kuberi.” Balas Arnold.


“hehehe,” tawa Azka dan Frey.


Setelah selesai menyiapkan


barangnya Arnold langsung menuju ke ruangan keluarganya, karena mereka akan


berangkat ke Ibukota saat siang. Sesampainya di ruangan itu, Arnold belum


menemukan satu pun keluarganya, mereka masih sibuk mengurus barang mereka.


“Mereka lama sekali,” gumam


Arnold yang duduk  dirangan itu.


Setelah beberapa saat, ayah


Arnold dan Amos datang keruangan itu.Tinggal menunggu ibunya saja, karena


biasanya wanita memang lama mempersiapkan barang. Karena wanita buan hanya


mncari nyaman saja tapi memastikan itu yang terbaik. Karena hal itu mereka


bertiga harus menunggu setidaknya beberapa jam saja.


Setelah semua persiapan selesai,


mereka berangkat menuju ibukota dengan 2 kereta kuda bangsawan, dan dan 4


pelayan yang ikut serta sekitar 20 prajurit yang dimana dipimpin oleh Kelvin.


Karena meski mreka berangkat ke ibukota,, wilayah meraka harus dipastikan aman


juga.


Selama perjalanan Arnold dan Amos


berada di kereta yang sama. Ayah dan ibu mereka juga begitu. Perjalanan mereka


lakukan ketika hari sudah terang, dan ketika malam mereka akan berhenti untuk


istirahat, Jika mereka sampai di kota mereka akan menginap untuk beristirahat.


Selama perjalanan, Monster yang menyerang mereka hanya Rank C seperti goblin, dan


Rank B seperti Wild bear atau Wild Wolf.


“Hey Amos, bagaimana latihan mu?


Sudah di peringkat mana kau saat ini.?” Tanya Arnold.


“latihan ku baik-baik saja kak,


saat ini aku sudah berada di peringkat A dengan poin 6.500.” jawab Amos.


“Baguslah, karena kau akan


menjadi Penerus keluarga, berarti kau harus bijak dan kuat juga.” Jelas Arnold.


“Baik, tapi kak, kenapa aku yang


menjadi penerus keluarga, bukankah kakak sangat kuat untuk menjadi seorang


pemimpin.” Ucap Arnold.


“kau tau aku sangat tidak suka


politik, dan aku tidak terlalu bijak. Kau diberi bakat dengan kebijakan mos,


dan untuk kekuatan kau bisa mengasahnya. Karena itu kau lebih baik jadi penerus


keluarga ini.” Jelas Arnold.


“jika begitu apa yang akan kakak


lakukan?” Tanya amos.


“Yang kulakukan adalah mmperkuat


wilayah kita, dan aku akan melindungi wilayah kita dari bahaya. Tenang saja aku


tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian melindungi wilayah kita.” Jawab


Arnold.


“terimakasih kak.” Balas Amos.


“Jika begitu untuk acara pelantikan utra mahkota nanti kakak akan datang kan?”


Tanya Amos.


“Ya, karena itu sudah menjadi


kewajiban kita keluarga bangsawan kan.” Jawab Arnold.


“Itu memang  kewajiban kita kak, tapi mungkin di acara itu


kakak akan menemukan jodoh.” Ucap Amos.


“Jodoh?” tanya Arnold dengan


bingung.


“Ya, karena kebanyakaan bangsawan


sudah memiliki tunangan kak.” Kata Amos.


“Bagaimana dengan mu?” tanya


Arnold.


“Aku sudah memiliki tunangan


kak.” Jawab Amos.


“HA,? Sejak kapan kau memiliki


tunangan?” Tanya Arnold


“sejak setahun yang lalu kak,


tunangan ku berasal dari keluarga Viscount Shido yang tidak jauh dari wilayah


kita kak, namanya Reyna Shido kak.” Jawab Amos.


“Hebat, bahkan aku jarang bicara


dengan  wanita yang seumuranku.” Kata


Arnold.


“ya iyalah, yang kakak tau hanya


berlatih saja.” Balas Arnold.


“gimana boleh buat..” kata Arnold


yang tersentak dengan jawaban Amos.


“Tunangan kah.” Pikir Arnold.


Meski begitu Arnold masih belum


terlalu memikirkan hal itu. Karena dia merasa jika sudah menjadi jodoh dia akan


menemukannya dalam waktu dekat.


.


sudah berlangsung selama seminggu, Mereka saat ini harus melewati hutan tempat


monster Rank C-S berada, karena ini merupakan jalan tercepat menuju ibukota.


Mereka tidak takut dengan hutan itu, karena prajurit yang mereka bawa sudah


dapat melawan Monster Rank S. Apalagi pemimpin pasukan mereka,  Kelvin yang sudah berada di peringkat SS.


Rombongan Arnold saat ini sedang


beristirahat makan siang dibawah pohon, mereka saat ini seperti keluarga yang


sedang piknik, bedanya orang berpiknik di tempat yang indah dipandang mata,


tapi mereka berpiknik dimana bisa saja ada monster Rank S yang menyerang.


Makanan mereka saat ini ialah


daging dari kelinci yang diburu prajurit dan kemudian dipanggang dan diberi


bumbu saja. Bukannya mereka tidak memiliki makanan yang enak layaknya


bangsawan, tapi karena Ayah dan Ibu Arnold nostalgia dengan masa lalu mereka


ketika masih menjadi petualang. Meskipun mereka keluarga bangsawan, tapi mereka


pernah melakukan petualang juga.


Saat mereka sedang makan,


tiba-tiba terdengar suara pertarungan dari arah depan. Yang bertarung merupakan


prajurit-prajurit yang sedang memeriksa hutan. Mereka saat ini bertarung dengan


Ogre, monster Rank S dengan poin 14.000, karena itu dibutuhkan sekitar 4 orang


prajurit untuk melwannya, agar prajurit tidak mendapat dampak yang besar.


Prajurit-prajurit itu melakukan serangan yang teratur, mereka menggunakan


formasi dua orang serangan jarak dekat dan dua orang serangan jarak jauh. Hal


itu membuat Ogre tidak bisa menyerang mereka, sehingga tidak butuh waktu lama


Ogre dapat ditumbangkan.


Perjalanan mereka pun berlanjut,


meskipun ada serangan dari monster tidak membuat mereka  terhalang untuk menuju ibukota. Ketika sampai


di ibukota, mereka langsung menuju ketempat tinggal mereka. Karena setiap


bangsawan sudah memiliki mansion di ibukota, meskipun mansion itu masih sederhana.


Hal itu diperlukan karena terkadang bangsawan harus menetap di ibukota dalam


waktu yang cukup lama, sehingga bangsawan memiliki mansion di ibukota.


Arnold pun merasa semangat ketika


sampai di ibukota, Karena ini baru pertama bagi Arnold. setelah sampai di


mansion mereka, Arnold langsung meminta izin ke keluarga nya untuk


berjalan-jalan di Ibukota sebentar.


Karena sudah mendapat izin Arnold


dan Azka langsung pergi berjalan-jalan. Tapi Frey tidak ikut karena langsung


tertidur ketika sampai ke ibukota.


“Waah, Beginikah ibukota.?” Gumam


Arnold yang berdiri sambil melihat kelilingnya.


Banyak yang melihat Arnold dengan


pikiran aneh, mereka berpikir jika Arnold adalah orang kampong yang baru


pertama kali datang kekota. Memang itu hanya pikiran sekilas orang setelah


melihat tingkah Arnold.


Arnold dan Azka mulai


mengelilingi ibukota, mulai dari pasar, taman dan bangunan-bangunan lain. Tapi


Arnold saat ini sedang mencari sebuah tempat untuk menempa senjata, atau biasa


disebut sebagai took blacksmith. Ia sudah menanyakan tempat menempa senjata ke


pedagang lain, karena itu dia tidak kesulitan mencarinya.


KRING KRING


Lonceng dipintu masuk berbunyi,


yang menandakan ada seorang pelanggan yang masuk.


“Selamat datang di Toko kami


tuan. Ada yang bisa saya bantu?” tanya seorang perempuan yang merepukan seorang


resepsionis kepada Arnold masuk kedalam took itu.


“iya, apakah disini menerima


pesanan membuat senjata?” Tanya Arnold kembali.


“ ya tuan, kami bisa melakukan


permintaan itu.” Jawab resepsionis  itu.


“Jika begitu apakah bisa menempa


senjata saya,?” tanya Arnold lagi.


“Kalau begitu, silahkan iuti saya


tuan, saya akan menyuruh para Blacksmith melakukan permintaan tuan.” Kata


resepsionis.


Arnold pun mengikuti resepsionis


itu menuju tempat para Blacksmith. Resepsionis itu kemudian memanggil salah


satu blacksmith untuk melakukan permintaan Arnold.


“Halo nak, perkenalkan nama ku


George, salah satu Blacksmith di took ini.” Kata pria dengan badan yang hampir


setara dengan beruang disertai dengan otot-otot yang besar.


“Halo paman, apakah paman yanga


akan melakukan permintaan saya?” tanya Arnold.


“Ya, Saya yangakan melakukannya.”


Jawab George.


“Jika begitu apakah paman bisa


menempa jika bahan nya berasal dari ku?” tanya Arnold.


“Bisa saja nak, memang bahan


seperti apa yang kau punya?” Tanya George kembali.


“Untuk bahanya, bisakah kita


membicarakannya diruangan anda?” minta Arnold.


“Baiklah, jika begitu ikuti


saya.” Kata George yang merasa jika bahan itu merupakan bahan yang mahal.


Setelah sampai diruangan George,


Arnold kemudia menunjukkan bahan yang dia punya yaitu sedikit dari tanduk


behemoth dan mana core dari monster Rank SS Chimera.Tentu hal itu membuat


George terkejut, karena ini pertama kalinya dia akan menempa senjata dari


bahan-bahan itu, karena itu ia menanyakan dari mana Arnold mendapat hal itu.


Arnold dengan sigap menjawab jika dia berentung menemukan behemoth yang sedang


bertarung dengan chimere sehingga tanduknya  patah dan untuk chimera tewas dalam petarungan itu. George awalnya tidak


percaya, tapi ketika Arnold mengatakan jika dia saat ini berada di peringkat S


sehingga dapat bertahan dari tekanan monster itu.


Mendengar penjelasan Arnold,


George percaya dan dengan semangat menerima permintaaan Arnold dan dia langsung


meminta model senjata yang diinginkan Arnold.  Arnold meminta agar George menrahasiakan jika


dia memiliki bahan itu, agar dia tidak diburu oleh orang yang iri. Geroge pun


mengiyakan permintaan kecil Arnold.


*Maaf Jika nama-nama tokoh di cerita ini sedikit aneh. Tapi semua ini bertujuan untuk cerita kedepannya.


dan jangan lupa untuk like dan comment novel ini.


TERIMAKASIH DAN SELAMAT MEMBACA.