
"Paman inikah ruangan yang
paman ceritakan?" Tanya Arnold.
"Ya tuan muda. Ini ruangan
terakhir kami jelajahi." Balas Sova.
"Baiklah, kalau begitu tunggu
sebentar, aku dan Azka akan kebawah memeriksa." Ucap Arnold.
"Hati-hati nak.." Balas
Ayah Arnold.
"Ya Yah, aku hanya memeriksa
saja." Ucap Arnold sambil melompat kearah ruangan itu.
Setelah sampai diruangan itu,
Arnold dan Azka kemudian memeriksa sambil menuju danau yang ada ditengah
ruangan itu.
"Hei Azka, bagaimana
menurutmu tentang tempat ini?" Tanya Arnold.
"Hmm, aku tidak tahu pasti,
tetapi ruangan ini pernah ditempati monster dengan Rank SSS." Balas Azka.
"Jika begitu apa kau masih
dapat merasakan kehadiran monster itu?" Tanya Arnold.
"Belum, sampai saat ini aku
belum bisa merasakannya." Ucap Azka sambil menggelengkan kepala.
"Berarti monster itu sudah
tidak ada ditempat ini ya?" Tanya Arnold.
"Belum tentu Ar, karena jika
Monster itu memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari padaku, maka aku tidak
dapat mendeteksi nya. Lebih baik kita memeriksa tempat ini dengan teliti, atau
sedikit kesalahan saja bisa membuat kita semua tewas." Jelas Azka.
"Begitu ya.." balas
Arnold.
"Monster apa yang lebih kuat
dari Azka selain hewan suci." Pikir Arnold.
Mereka kemudian memeriksa seluruh
ruangan, setiap bagian, setiap seluk beluk, setiap sisi mereka periksa. Agar
jika masih ada monster Rank SSS disana, mereka tidak menggangu keberadaan nya.
"Bagaimana ini, kita masih
belum menemukan monster itu meski sudah mencari disetiap ruangan." Ucap
Arnold.
"Belum semuanya Ar, bagian
Danau masih belum kita periksa." Balas Azka.
"Iya ya, tapi apa mungkin ada
monster disitu?" Tanya Arnold.
"Ya, karena aku juga tidak
bisa mendeteksi sesuatu di dalam air." Balas Azka.
"Kalau begitu mari kita
periksa." Ucap Arnold.
Mereka pun menuju danau itu untuk
memeriksa apakah ada monster didalamnya. Tapi sebelum mereka memasuki danau
itu, mereka harus memastikan jika danau itu aman.
Mereka memasukkan tumbuhan kedalam
air danau itu. Dan ketika mereka melihat hasilnya membuat mereka berdua
terkejut. Karena tumbuhan yang mereka masukkan menjadi lebih segar dari
sebelumnya.
"Hei Azka, mengapa tumbuhan
itu menjadi lebih baik setelah masuk kedalam air ini?" Tanya Arnold.
"Menurut pengalaman ku, air
di danau ini memiliki kapasitas sihir yang terkandung didalamnya." Balas
Azka.
"Kapasitas sihir? Jika begitu
air ini adalah air sihir?" Tanya Arnold.
"Ya, air ini sama dengan air
sihir tapi berguna untuk penyembuhan." Jawab Azka.
"Waahh, jika begini wilayah
kita akan semakin maju." Ucap Arnold.
"Ya, tapi sebelum itu, kita
harus memeriksa kedalam air ini." Ucap Azka.
"Kau benar." Balas Azka.
Mereka pun memasuki danau itu,
danau itu memiliki kedalam sebesar dua puluh meter dan lebar sebesar empat
puluh meter. sehingga semakin dalam mereka masuk semakin gelap pandangan mata.
Karena itu, Azka menggunakan sihir cahayanya untuk menerangi pandangan mereka.
Sihir itu adalah Sihir Light atau sihir penerang.
Setelah Azka menggunakan sihir
itu, mereka berdua terkejut dengan apa yang mereka lihat di bagian dasar danau
itu. Mereka melihat beberapa kerangka monster yang berserakan didalamnya.
Setelah merasa cukup memeriksa,
mereka kemudian kembali ke permukaan.
"Huh,huh, hei Azka menurutmu
kerangka apa itu tadi?" Tanya Arnold sambil berusaha keluar dari danau.
ku sendiri, tapi yang pasti itu adalah kerangka monster yang ada di danau dan
yang ada diluar. Sepertinya mereka bertarung memperebutkan gua ini, tapi
alhasil mereka berdua tewas." Balas Azka.
"Begitu ya, tapi monster apa
yang kau pikirkan itu?" Tanya Arnold yang penasaran.
"Jika dinilai dari keberadaan
tempat ini, monster darat itu adalah Hydra yang suka ditempat lembab seperti
gua ini. Dan monster yang dapat seimbang dengannya hanyalah monster
Kraken." Balas Azka.
"Benarkah? Jika begitu
bagaimana mereka bisa ada disini?" Tanya Arnold.
"Hydra kemungkinan mencari
tempat hibernasi, tapi untuk Kraken aku tidak tahu, ntah sudah berapa lama dia
berada di danau itu, karena meski dia monster dalam air, tapi dia juga dapat
bertahan beberapa waktu di luar." Jelas Azka.
"Begitu ya, jadi keberadaan
batu sihir dan air sihir ini adalah akibat mereka ya." Ucap Arnold.
"Ya, sudah dipastikan
begitu." Balas Azka.
"Kalau begitu mari kita
beritahu kepada ayah dan yang lain." Ucap Arnold.
Mereka pun kembali ketempat
ayahnya dan yang lain berada. Dan kemudian menjelaskan seluruh kejadiannya.
"Begitu ya, baguslah kita
tidak harus bertarung dengan monster-monster itu." Ucap ayah Arnold.
"Jika begitu kita sudah dapat
mengirimkan pekerja kemari kan tuan?" Ucap Shin.
"Ya, tapi harus ada
pengawalan, karena monster-monster dijalan ntah bagaimana bisa
berdatangan." Ucap Ayah Arnold.
"Kalian tidak tau ya, gua ini
sering disebut dengan dungeon, ada sebuah sihir yang membuat monster-monster
itu lahir kembali. Monster yang kita kalahkan tadi setelah cukup lama sihirnya
akan kembali terserap oleh gua ini dan dilahirkan kembali. Karena monster pada
awalnya adalah makhluk sihir, jadi setiap monster dapat lahir jika sihir
disekitar memenuhi. Sama seperti ulat pada buah, tidak perlu ada proses kembang biak dari ulat lain untuk
ada ulat pada buah." Jelas Azka.
"Dungeon? Apa itu ?"
Tanya semua yang disana.
"Wajar jika kalian tidak
tahu, karena dungeon biasanya ada di tempat yang terdapat sihir kegelapan
seperti benua iblis. Dungeon adalah sebuah tempat yang penuh dengan misteri.
Dungeon biasanya tercipta dari padatan sihir kegelapan yang berlebihan."
Jelas Azka.
"Dan jika aku tidak salah
untuk monster di dungeon ini hilang kita harus menghancurkan sebuah inti
dungeon, karena inti ini yang terus menyerap sihir kegelapan. Mungkin inti ini
ada di bagian gua yang lain. Karena monster disana memiliki Rank yang
tinggi." Sambungnya.
“Pantas saja mayat monstr yang
kemaren sudah tidak ada lagi.” Ucap Sova.
"Begitu ya, tapi bagaimana
dengan Hydra dan Kraken?" Tanya Arnold.
"Mungkin mereka memasuki gua
ini karena adanya banyak sumber sihir. Karena setelah mereka mati, ia tidak
terlahir kembali, tapi membuat ruangan ini penuh dengan sihir." Balas
Azka.
"Mengapa kau baru memberitahu
ini sekarang?" Ucap Arnold.
"Hehe, maaf-maaf, karena aku
baru ingat tentang dungeon. Sudah lama sejak benua manusia tercipta sebuah
dungeon." Balas Azka.
"Dan satu lagi, sebuah inti
dungeon biasanya dijaga oleh monster yang sangat kuat bisa jadi lebih kuat dari
Kraken atau Hydra. Karena monster-monster itu tidak berani langsung menuju
sumber dungeon ini." Sambungnya.
"Begitu ya, jika lebih kuat
dari Kraken dan Hydra yang notabenenya Rank SSS dengan poin 30.000, kemungkinan
monster yang menjaga itu sekuat mu." Ucap Arnold.
"Ya, semoga saja kekuatannya
tidak lebih dari ku." Balas Azka.
"Kalau begitu ayo kita kesana
dan ayo persiapkan diri kita" ucap Arnold.
"Ya, ayo. Kalian persiapkan
diri." Ucap ayahnya.
"Siap tuan." Sambung
para pimpinan.