Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 36:PENGETAHUAN BARU



"Paman inikah ruangan yang


paman ceritakan?" Tanya Arnold.


"Ya tuan muda. Ini ruangan


terakhir kami jelajahi." Balas Sova.


"Baiklah, kalau begitu tunggu


sebentar, aku dan Azka akan kebawah memeriksa." Ucap Arnold.


"Hati-hati nak.." Balas


Ayah Arnold.


"Ya Yah, aku hanya memeriksa


saja." Ucap Arnold sambil melompat kearah ruangan itu.


Setelah sampai diruangan itu,


Arnold dan Azka kemudian memeriksa sambil menuju danau yang ada ditengah


ruangan itu.


"Hei Azka, bagaimana


menurutmu tentang tempat ini?" Tanya Arnold.


"Hmm, aku tidak tahu pasti,


tetapi ruangan ini pernah ditempati monster dengan Rank SSS." Balas Azka.


"Jika begitu apa kau masih


dapat merasakan kehadiran monster itu?" Tanya Arnold.


"Belum, sampai saat ini aku


belum bisa merasakannya." Ucap Azka sambil menggelengkan kepala.


"Berarti monster itu sudah


tidak ada ditempat ini ya?" Tanya Arnold.


"Belum tentu Ar, karena jika


Monster itu memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari padaku, maka aku tidak


dapat mendeteksi nya. Lebih baik kita memeriksa tempat ini dengan teliti, atau


sedikit kesalahan saja bisa membuat kita semua tewas." Jelas Azka.


"Begitu ya.." balas


Arnold.


"Monster apa yang lebih kuat


dari Azka selain hewan suci." Pikir Arnold.


Mereka kemudian memeriksa seluruh


ruangan, setiap bagian, setiap seluk beluk, setiap sisi mereka periksa. Agar


jika masih ada monster Rank SSS disana, mereka tidak menggangu keberadaan nya.


"Bagaimana ini, kita masih


belum menemukan monster itu meski sudah mencari disetiap ruangan." Ucap


Arnold.


"Belum semuanya Ar, bagian


Danau masih belum kita periksa." Balas Azka.


"Iya ya, tapi apa mungkin ada


monster disitu?" Tanya Arnold.


"Ya, karena aku juga tidak


bisa mendeteksi sesuatu di dalam air." Balas Azka.


"Kalau begitu mari kita


periksa." Ucap Arnold.


Mereka pun menuju danau itu untuk


memeriksa apakah ada monster didalamnya. Tapi sebelum mereka memasuki danau


itu, mereka harus memastikan jika danau itu aman.


Mereka memasukkan tumbuhan kedalam


air danau itu. Dan ketika mereka melihat hasilnya membuat mereka berdua


terkejut. Karena tumbuhan yang mereka masukkan menjadi lebih segar dari


sebelumnya.


"Hei Azka, mengapa tumbuhan


itu menjadi lebih baik setelah masuk kedalam air ini?" Tanya Arnold.


"Menurut pengalaman ku, air


di danau ini memiliki kapasitas sihir yang terkandung didalamnya." Balas


Azka.


"Kapasitas sihir? Jika begitu


air ini adalah air sihir?" Tanya Arnold.


"Ya, air ini sama dengan air


sihir tapi berguna untuk penyembuhan." Jawab Azka.


"Waahh, jika begini wilayah


kita akan semakin maju." Ucap Arnold.


"Ya, tapi sebelum itu, kita


harus memeriksa kedalam air ini." Ucap Azka.


"Kau benar." Balas Azka.


Mereka pun memasuki danau itu,


danau itu memiliki kedalam sebesar dua puluh meter dan lebar sebesar empat


puluh meter. sehingga semakin dalam mereka masuk semakin gelap pandangan mata.


Karena itu, Azka menggunakan sihir cahayanya untuk menerangi pandangan mereka.


Sihir itu adalah Sihir Light atau sihir penerang.


Setelah Azka menggunakan sihir


itu, mereka berdua terkejut dengan apa yang mereka lihat di bagian dasar danau


itu. Mereka melihat beberapa kerangka monster yang berserakan didalamnya.


Setelah merasa cukup memeriksa,


mereka kemudian kembali ke permukaan.


"Huh,huh, hei Azka menurutmu


kerangka apa itu tadi?" Tanya Arnold sambil berusaha keluar dari danau.


ku sendiri, tapi yang pasti itu adalah kerangka monster yang ada di danau dan


yang ada diluar. Sepertinya mereka bertarung memperebutkan gua ini, tapi


alhasil mereka berdua tewas." Balas Azka.


"Begitu ya, tapi monster apa


yang kau pikirkan itu?" Tanya Arnold yang penasaran.


"Jika dinilai dari keberadaan


tempat ini, monster darat itu adalah Hydra yang suka ditempat lembab seperti


gua ini. Dan monster yang dapat seimbang dengannya hanyalah monster


Kraken." Balas Azka.


"Benarkah? Jika begitu


bagaimana mereka bisa ada disini?" Tanya Arnold.


"Hydra kemungkinan mencari


tempat hibernasi, tapi untuk Kraken aku tidak tahu, ntah sudah berapa lama dia


berada di danau itu, karena meski dia monster dalam air, tapi dia juga dapat


bertahan beberapa waktu di luar." Jelas Azka.


"Begitu ya, jadi keberadaan


batu sihir dan air sihir ini adalah akibat mereka ya." Ucap Arnold.


"Ya, sudah dipastikan


begitu." Balas Azka.


"Kalau begitu mari kita


beritahu kepada ayah dan yang lain." Ucap Arnold.


Mereka pun kembali ketempat


ayahnya dan yang lain berada. Dan kemudian menjelaskan seluruh kejadiannya.


"Begitu ya, baguslah kita


tidak harus bertarung dengan monster-monster itu." Ucap ayah Arnold.


"Jika begitu kita sudah dapat


mengirimkan pekerja kemari kan tuan?" Ucap Shin.


"Ya, tapi harus ada


pengawalan, karena monster-monster dijalan ntah bagaimana bisa


berdatangan." Ucap Ayah Arnold.


"Kalian tidak tau ya, gua ini


sering disebut dengan dungeon, ada sebuah sihir yang membuat monster-monster


itu lahir kembali. Monster yang kita kalahkan tadi setelah cukup lama sihirnya


akan kembali terserap oleh gua ini dan dilahirkan kembali. Karena monster pada


awalnya adalah makhluk sihir, jadi setiap monster dapat lahir jika sihir


disekitar memenuhi. Sama seperti ulat pada buah, tidak perlu  ada proses kembang biak dari ulat lain untuk


ada ulat pada buah." Jelas Azka.


"Dungeon? Apa itu ?"


Tanya semua yang disana.


"Wajar jika kalian tidak


tahu, karena dungeon biasanya ada di tempat yang terdapat sihir kegelapan


seperti benua iblis. Dungeon adalah sebuah tempat yang penuh dengan misteri.


Dungeon biasanya tercipta dari padatan sihir kegelapan yang berlebihan."


Jelas Azka.


"Dan jika aku tidak salah


untuk monster di dungeon ini hilang kita harus menghancurkan sebuah inti


dungeon, karena inti ini yang terus menyerap sihir kegelapan. Mungkin inti ini


ada di bagian gua yang lain. Karena monster disana memiliki Rank yang


tinggi." Sambungnya.


“Pantas saja mayat monstr yang


kemaren sudah tidak ada lagi.” Ucap Sova.


"Begitu ya, tapi bagaimana


dengan Hydra dan Kraken?" Tanya Arnold.


"Mungkin mereka memasuki gua


ini karena adanya banyak sumber sihir. Karena setelah mereka mati, ia tidak


terlahir kembali, tapi membuat ruangan ini penuh dengan sihir." Balas


Azka.


"Mengapa kau baru memberitahu


ini sekarang?" Ucap Arnold.


"Hehe, maaf-maaf, karena aku


baru ingat tentang dungeon. Sudah lama sejak benua manusia tercipta sebuah


dungeon." Balas Azka.


"Dan satu lagi, sebuah inti


dungeon biasanya dijaga oleh monster yang sangat kuat bisa jadi lebih kuat dari


Kraken atau Hydra. Karena monster-monster itu tidak berani langsung menuju


sumber dungeon ini." Sambungnya.


"Begitu ya, jika lebih kuat


dari Kraken dan Hydra yang notabenenya Rank SSS dengan poin 30.000, kemungkinan


monster yang menjaga itu sekuat mu." Ucap Arnold.


"Ya, semoga saja kekuatannya


tidak lebih dari ku." Balas Azka.


"Kalau begitu ayo kita kesana


dan ayo persiapkan diri kita" ucap Arnold.


"Ya, ayo. Kalian persiapkan


diri." Ucap ayahnya.


"Siap tuan." Sambung


para pimpinan.