
“Ayah, bagaimana dengan Ibu dan Amos?” TanyA Arnold yang
melihat ayahnya pergi keluar dari ruangan itu.
“Ibu dan Amos sudah pergi ketempat yang disuruh Raja bersama
wanita dan anak-anak yang lain.” Jawab Ayahnya.
“Jika begitu siapa yang akan melindungi mereka?” Tanya
Arnold.
“Mereka saat ini dilindungi oleh salh satu jendral. Tenang
saja jendral itu memiliki peringkat SS.” Jelas ayah Arnold.
“Untunglah. Kalau begitu aku akan membantu jika ada yang
perlu kubantu ayah.” Ucap Arnold.
“Baiklah.” Balas ayahnya.
“untuk berjaga-jaga,
lebih baik kusuruh Frey dan Azka mengawasi ibu.” Pikir Arnold.
Arnold pun menyuruh Frey dan Azka untuk mengawasi ibunya dan
amos. Sejak mereka melakukan kontrak partner, mereka sudah bisa berbicara
melalui Telepati. Setelah azka dan Frey mendengar itu, mereka langsung
berangkat ketempat ibu Arnold dan Amos. Karna tingkat Rank mereka tinggi,
mereka hanya perlu mengawasinya saja dari jarak yang lumayan jauh, jika keadaan
berubah maka mereka akan bergerak.
Setelah raja dan yang lainnya sudah sampai di luar ruangan
itu, terlihat kebakaran akibat dari ledakan di luar istana. Terlihat pasukan
kerajaan mengevakuasi para penduduk ketempat perlindungan dan ada juga pasukan
yang bertarung melawan monster Rank B dan A.
Setelah melihat itu, jendral melapor kepada raja jika ada
beberapa pemberontak yang menguasai
sihir kutukan dan kegelapan. Monster-monster yang berada disitu merupakan monster
hasil summonnya. Dan mereka menanamkan monster itu kutukan, sehingga mereka
lebih liar dari biasanya, hal itu membuat monster itu sedikit lebih kuat.
“Jika begitu, dimana pemberontak itu?” Tanya Raja
“Maaf, yang mulia, pemberontak itu mengorbankan dirinya
untuk memenuhi syarat sihir summon ini. Ia kemungkinan memanggil beberapa
monster dengan RanK SS,.” Jelas nya.
“Monster Rank SS? Jenis apa itu? dimana Monster itu?” Tanya
Raja.
“Monster berjenis Chimera yang mulia dan monster itu ada ditengah-tengah kota” Jawabnya.
“ Baiklah kalau begitu kita akan menuju kesana. Semua yang
ada di peringkat A dan S dengan poin 12.000, tolong bantu para pasukan
mengalahkan monster-monster ini. Dan untuk yang berada di atas poin itu, tolong
ikuti aku melawan Monster Rank SS itu. Perlu diingat untuk peringkat S
membentuk tim sebanyak tiga orang satu tim untuk melawan monster itu..” Kata
Raja.
““dimengerti yang mulia.”” Ucap mereka
“Chimera kah,” Pikir Arnold.
Mereka kemudian melaksanakan perintah Raja Arthur, begitu
juga dengan Arnold, ia bergrak bersama ayahnya menuju monster itu.
“Hey, Arnold kemana kau pergi?” Tanya Pangeran Charles.
“Aku akan melawan Chimera itu yang mulia.” Jawab Arnold.
“Apa kau tidak dengar kata ayah ku? Orang dengan poin
kekuatan diatas 12.000 yang melawan monster itu.” Ucap Pangeran Charles.
“Aku dengar yang mulia, karena itu aku akan kesana.? Balas
nya.
“ha? Kenapa kau kesana?” Tanya pangeran Charles.
“Karena aku sudah di peringkat S yang mulia.” Kata Arnold.
“”APA!!!”” teriak orang yang disana terkejut, selain ayah
Arnold.
“Jangan bercanda, orang-orang jenius membutuhkan waktu
puluhan tahun agar bisa mencapai peringkat itu, dan kau bilang sudah
diperingkat itu yang masih berumur lima belas tahun? Jangan bercanda Nak.” Kata
seorang bangsawan.
“Aku memang berada di peringkat itu” Ucap Arnold.
“Ya, anakku sudah berada diperingkat itu, selama ini dia
sudah berlatih dan berpetualang ke hutan kematian sejak dia berusia 12 tahun
dan dia sudah melawan monster jenis ini di hutan itu.” Kata ayah Arnold.
“Benarkah itu Brimstone? Jika kau berbohong anak mu bisa
saja mati melawan monster itu.” Ucap Raja.
“Aku tidak berbohong yang mulia, arnold memang sudah di
peringkat itu.” Ucap Ayah Arnold.
“Baiklah aku percaya pada mu, jika sesuatu terjadi pada
“Terimakasih yag mulia.”
“Untung saja aku tidak
mengatakan jika aku berperingakat SS, kalau tidak mungkin mereka sekarang sudah
mengalami serangan jantung” pikir Arnold
Mendengar pembicaraan itu, Pangeran Charles terkejut jika
arnold sudah berada di peringkat itu. Selama ini dia merasa jika dia yan
terkuat untuk anak seumurannya, tapi ternyata ada orang yang jauh lebih kuat
dari dirinya.
Mereka pun berangkat ketempat pertarungan, untuk pangeran
Charles, dia merasa sedikit emosi sehingga dia meluapkan amarahnya kepada monster-monster
yang dilawannya. Orang yang melihat itu sedikit merasa ngeri untuk menghentikan
Pangeran, merak takut jika mereka malah terkena serangan Pangeran.
Sedangkan untuk orang yang melawan monster Chimera terkejut
karena monster chimera yang dipanggil sebanyak Sembilan monster. Sedangkan
mereka hanya berjumlah lima orang peringkat SS dan Sembilan orang peringkat S yang terbentuk menjadi tiga
tim, selain arnold.
“Bagaimana ini, kita kekurangan tim untuk melawan satu
chimera lagi.” Ucap Bangsawan yang ikut.
Semua orang bingung, bagaimana melawan satu chimera yang
lain, karena bagi mereka satu chimera saja sudah sangat susah untuk dilawan.
Arnold yang melihat kebingungan mereka kemudian membisikkan idenya kepada
ayahnya.
“Ayah, bagaimana jika ayah meminta agar kita berdua melawan
dua chimera. Bilang kepada mereka kita akan membentuk tim untuk berusaha menahan chimera itu sampai ada yang
berhasil mengalahkan chimera yang lain.” Bisik Arnold.
“Apa kau yakin kita bisa melakukannya?” Ucap ayahnya.
“Tenang saja ayah, kita pasti bisa mengalahkan monster itu.”
Balas Arnold.
“Baiklah. Akan kucoba.” Ucap ayah Arnold.
“Yang Mulia, bagaimana jika aku dan anakku bertarung melawan
dua chimera.?” Tanya Ayah Arnold.
“Apakah kau yakin? Chimera itu adalah monster yang bisa
membunuh kalian jika kalian lebih lemah dari dia.” Balas Raja Arthur.
“Tenang saja yang mulia, kami hanya akan berusaha menahan
monster itu, jika ada diantara kalian yang sudah mengalahkan monter itu
datanglah secepatnya ketempat kami.” Ucap ayah Arnold.
“Baiklah, kalau begitu kalian hati-hati. Semuanya mari kita
lawan monster itu.” Ucap Raja yang membuat semua siap bertempur.
Mendengar apa kata Raja, arnold dan ayahnya langsung berlari
dengan cepat memancing tiga chimera untuk memisahkannyadari chimera yang lain.
Melihat kecepatan Arnold, mereka yang berada disitu terkejut, karena mereka
belum pernah melihat kecepatan yang seperti itu.
“Apakah dia benar
berada di peringkat S?” pikir Raja Arthur.
Arnold dan ayahnya langsung memancing dua Chimera agar
memisahkan chimera itu dari monster yang lain. Setelah itu, Arnold langsung memanggil
Frey melalui telepati, sejak mereka terjalin kontrak partner mereka bisa
berbicara melalui telepati. Meskipun Arnold sudah lebih kuat dari chimera, dia
tetap memanggil Frey karena chimera adalah monster yang tidak memiliki titik
buta sejak ekornya masih ada.
Frey yang mendengar panggilan itu dengan cepat melesat
kearah Arnold berada. Stelah sampai, arnold menjelaskan bagaimana Strategi
mereka.Arnold dan ayahnya akan melakukan serangan jarak dekat sedangkan Frey
bertugas untuk melakukan serangan jarak jauh, agar bisa mengalihkan pandangan
ekor Chimera, jika saatnya tepat, Arnold dan ayahnya akan berusaha untuk
memotong ekor itu sehingga chimera memiliki titik buta.
Setelah mendengar itu, mereka langsung bergegas melakukan
tugas masing-masing. Untuk Frey dia tidak berubah ke ukuran yang biasanya,
karena dia bertugas sebagai pengalih perhatian saja. Agar orang yang disekitar
itu tidak mengatakan bahwa Frey juga monster yang menyerang mereka.
Ayah arnold kemudian mengambil pedangnya ditas penyimpanan. Pedang
yang digunakannya adalah pedang besar dengan dipegang dua tangan.
Untuk Arnold, dia menggunakan pedang barunya yang ditempa di
ibukota beberapa hari lalu. Pedang dengan bahan utama Tanduk Behemoth dan core
Chimera. Ukuran pedang itu sekitar satu meter setengah, dengan bentuk sedikit
melengkung, dan sedikit corak di pedang itu.