Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 20: PUTRA MAHKOTA



Darnay yang tidak


terima karena terdorong oleh serangan Arnold. Kemudian kembali menyerang.


“TERIMALAH SERANGAN KU INI.” Ucap Darnay sambil membaca


mantra untuk sihirnya.


“MAGIC OF FIRE : FIRE


BALL” Ucap Darnay sambil mengarahkan tanganya kearah Arnold yang kemudian


muncul sebuah Bola api sebesar kepala orang dewasa.


“Lemah.” Pikir


Arnold.


Dengan igap Arnold mengalirkan mananya ketangan dan


menghantam bola itu, lalu Arnold melesat kedepan dan meninju wajah Darnay di


pipi. Satu serangan Arnold membuat Darnay pingsang.


Semua orang yang diruangan terdiam melihat kekuatan Arnold.


Karena yang mereka tau, Arnold tidak menjadi penerus keluarga Karena tidak


memiliki kekuatan. Tapi setelah mereka melihat pertandingan itu, mereka tau


bahwa perkiraan mereka salah. Darnay Carabass merupakan salah atu penerus


keluarga yang kuat. Ia bisa dikatakan epuluh besar penerus keluarga terkuat,


dengan Putra Mahkota menjadi yang pertama dengan kekuatan Peringkat A dengan


poin 9.000. Begitu juga dengan Amos, yang dikenal dengan jenius muda. Karena


sudah masuk sepuluh besar meskipun dia yang termuda dari penerus keluarga yang


lain.


Karena semakin banyak bangsawan yang melihat itu, Arnold


kemudian pergi meninggalkan tempat itu bersama Anthony, tapi ayah dari Darnay


Carabas menahannya.


“Hey nak, bukankah kau harusbertanggung jawab karena sudah


memukul anak ku.” Ucap ayah Darnay sambil mengeluarkan auranya  yang berarti menggancam.


“Maaf paman, aku


hanya membela diri.” Balas Arnold yang mengabaikan ancaman ayah Darnay.


“Membela diri? Bukankah anak ku yang menjadi korban disini.”


Kata ayah Darnay.


“Paman bisa menanyakan kepada semua yag ada disini.” Balas


Arnold sambil meninggalkan tempat itu.


Perbuatan Arnold membuat ayah Darnay semakin emosi, karena


dia sudah tidak dihargai oeh Arnold. Karena emosi Ia kemudian menyerang Arnold


dengan sangat cepat.


BOOM.


Serangan ayah Darnay dengan cepat ditahan oleh Ayah Arnold.


“Apa maksud anda menyerang anak saya?” Kata ayah Arnold


dengan mengeluarkan auranya.


“apa-apaan aura ini?


apakah mungkin dia lebih kuat dariku? Pikir ayah Darnay yang terkejut


dengan kekuatan ayah Arnold.


Bukan hanya Ayah Darnay, tetapiSemua orang semakin terkejut,


mereka tau jika ayah Arnold kuat ttapi tidak sekuat ini.


“apakah dia berada di peringkat SS?”


“tidak mungkin, hanya lima orang dikerajaan ini yang berada


diperingkat itu.”


“Tapi dilihat dari auranya, mungkin dia juga berada di


peringkat itu.”


“tapi mengapa dia menyembunyikannya?”


Banyak tanggapan yang berbeda-beda melihat kekuatan ayah


Arnold.


“HANYA BANGSAWAN BARON BERANI MELAWANKU!!” tegas ayah Darnay


sambil melepaskan tangannya dari genggaman ayah Arnold.


“Mengapa anda ikut campur urusan anak kita? Bukankah lebih


baik  mereka berdua yang


menyelesaikannya?” ucap ayah Arnold.


“Baiklah, kali ini aku mengalah,” kata ayah Darnay yang


kemudian memapah anaknya dan pergi dari area itu.


“TUNGGU PEMBALASANKU!!” pikir ayah Darnay.


“Nak, apa kau baik-baik saja?” tanya ayah Arnold sambil


menuju ketempat Arnold.


“aku baik-baik saja ayah, Terimakasih ayah.” Ucap Arnold.


“baguslah, untung saja aku menahan serangannya kalua tidak


mungkin kau akan menhajarnya kan?” bisik ayahnya.


“Hahaha tidak mungkin ayah.” Ucap Arnold.


Ketika mereka sedang berbicara, Raja Arthur yang melihat


kejadian tadi datang ketempat itu bersama dengan Pangeran Charles .


“HAHAHAH, aku tidak tau kau sekuat itu Baron Lawsdansky.”


Kata raja yang memecah suasana.


Ayah Arnold, Arnold serta Anthony seketka menunduk hormat


kepada keluarga raja.


“Berdirilah, jangan terlalu formal kepada ku.” Ucap Raja.


“Terimakasih Raja.” Ucap mereka


tanya Raja Arthur.


“Benar yang Mulia, saya sudah mencapai peringkat SS sekitar


setengah tahun yang lalu.” Jawab ayahnya.


“Benarkah,? Hahaha, baguslah negara kita semakin lam semakin


kuat. Oh ya, apakah ini anak mu?” tanay Raja Arthur.


“Ah, maaf saya terlamabat memperkenalkan diri yang mulia,


perkenalkan saya Arnold Lawsdansky, anak sulung dari Brimstone Lawsdansky dan


Lalia Lawsdansky.” Ucap Arnold sambil tersenyum.


“ooo, kau adalah anak sulung Brimstone, tapi mengapa kau


tidak menjadi penerus keluarga?” tanya Raja Arthur.


“Tidak ada alasan khusus yang mulia, Saya merasa saya tidak


cocok menjadi penerus keluarga.” Jawab Arnold.


“Tapi kulihat tadi kau memiliki kekuatan yang cukup kuat.”


Ucap Pangeran Charles yang berdiri diamping Raja.


“Saya tidak menjadi penerus bukan karena kekuatan pangeran,


tapi saya sedikit membenci politik.” Balas Arnold.


“Begitu ya, kalau begitu kau apakah kau bersedia untuk latih


tanding bersamaku?” Tanya Pangeran Charles.


“sekarang yang mulia?” Tanya Arnold.


“Tidak harus sekarang, ketika kita bertemu lagi.” Jawab


pangeran Charles.


“ Baik yang mulia.” Ucap Arnold.


Setelah itu, acara perjamuan dilanjutkan. Arnold dan Anthony


saat ini berbicara dengan Pangeran Charles. Mereka berbicara tanpa adanya


perbedaan, karena pangeran Charles membenci sifat seperti itu. Arnold


beranggapan bahwa pangeran Charles nanti akan menjadi Raja yang luar biasa,


karena sifatnya yang baik. Beberapa lama mereka berbicara, Putri Diana datang


ketempat Pangeran Charles bersama temannya.


“Kakak, apa yang kau lakukan? Kak Angel mencari mu dari


tadi.” Ucap Putri Diana.


“Maaf Diana, Angel. Aku tadi sedang berbicara dengan Arnold


dan Anthony.” Balas Pangeran Charles .


“aku mengenal Kak Anthony tapi siapa Arnold?” tanya Putri


Diana yang belum pernah mendengar nama Arnold.


“Perkenalkan ini Arnold, putra sulung dari Baron


Lawsdansky.” Ucap pangeran Charles kepada Putri Diana dan Angel


“Ar, Perkenalkan ini adikku Diana dan Tunangan ku Angel


Vimes dari keluarga Duke Sam Vimes.” Sambung Charles kepada Arnold.


“Salam kenal yang mulia Putri, salam kenal yang mulia Putri


Angel.” Ucap Arnold.


“tampannya” pikir


Putri Diana melihat Arnold.


“salam kenal kak Arnold.” Balas Putri Diana yang


menyembunyikan rasa ketertarikannya kepada Arnold.


“Oh ya, Arnold apakah


kau sudah memiliki tunangan?” Kata Charles.


“aku belum memiliki tunangan yang mulia.”


“HA? Serius kah?” ucap Anthony yang terkejut dengan


perkataan Arnold.


“Ya, aku belum mempunyai tunangan, jangankan tunangan aku


tidak mempunyai teman wanita satu pun.” Balas Arnold.


“Jadi selama ini apa yang kau lakukan?” tanya Pangeran


Charles.


“Selama ini saya hanya berlatih dan melakukan petualangan


saja.” Balas Arnold.


“Begi-“ sesaat sebelum pangeran Arnold melanjutkan


bicaranya, Tiba-tiba suara ledakan terdengr.


BOOM.  DUARRR


Semua orang yang didalam ruangan itu panik, karena suara


ledakan yang mereka dengar sangat kuat, berarti lokasi ledakan dekat dengan


mereka.


“HARAP TENANG SEMUANYA, TOLONG DENGARKAN SAYA.” Ucap raj


ayang membuat ruangan sedikit tenang.


“UNTUK PARA TAMU, SILAHKAN KELUAR DARI RUAANGAN INI MELALUI


PINTU BELAKANG. HARAP SEMUANYA TIDAK ADA YANG SALING BURU-BURU. DAN UTAMAKAN


UNTUK WANITA DAN ANAK-ANAK LEBIH DULU. UNTUK PARA LELAKKI YANG MEMILIKI


PERINGKAT A KEATAS TOLONG IKUTI AKU UNTUK MELIHAT KEJADIAN YANG DILUAR.”


Sambung raja.


Setelah mendengar perkataan raja, mereka mulai melakukan


sesuai dengan perintah raja.


“Siapa yang berani


menyerang keuarga kerajaan.”  Pikir


Arnold.