
Beberapa minggu sudah berlalu sejak penambahan anggota
Arnold. Saat ini mereka sudah melewati hutan sebelumnya. Selama didalam hutan,
kelompok Arnold memiliki kemajuan dengan kekuatannya. Apalagi Leon dan Melinda.
Mereka dalam beberapa minggu ini sudah mencapai peringkat B meski masih di poin
2.050. Karena sejak awal Arnold langsung mengajari mereka berdua cara mengontrol
mana dan melatih fisik mereka. Leon memiliki bakat dalam menggunakan dua pedang
sama seperti Sova dan memiliki sihir dengan elemen air dan petir. Sedangakan
Melinda berbakat dalam menggunakan panah dan memiliki sihir elemen api dan non
elemen percepatan, sehingga sihir non elemennya membantu Melinda Dalam
menggunakan panahnya.
“kak Arnold, Kak Maggie, mari makan. Ibu dan Paman Leon
sudah selesai mempersiapkan semuanya.” Ucap Laura yang merupakan anak dari
Melinda.
“Baiklah. Mari kita kesana.” Ucap Arnold.
“Bagaimana dengan Frey sama Azka?” Tanya Laura.
“Ahh, mereka sudah makan. Jadi mereka akan menjaga kita
ketika makan.” Jelas Arnold.
“Begiitu ya. Kalau begitu ayo.” Ucap Laura.
“Mari makan tuan, nyonya. Kami sudah menyiapkan tmpat untuk
kalian.” Ucap Leon.
“ya, terimakasih.” Ucap Arnold.
Mereka pun makan bersama layaknya keluarga ditengah
perjalanan menuju bagian utara.
“Sudah banyak hal yang terjadi selama beberapa minggu ini,
dan kalian pun sudah semakin kuat.” Ucap Arnold.
“Ya tuan, berkat tuan kami sudah menjadi kuat. Tapi
kekuatan ini masih belum untuk membantu
tuan.” Balas Arnold.
“Ya, kalau begitu berkerja keraslah.” Ucap Arnold.
“Ya tuan, ka-“ Balas Leon tapi terpotong
ROARGHHHH
Terdengar suara raungan monster yang berada dekat dengan
mereka. Seketika terlihat seekor monster besar keluar dari pepohonan dengan
sedikit ganas. Monster itu adalah Wild Bear, monster Rank B dengan poin 5.000.
Leon dan Melinda yang melihat itu langsung berdiri dan mengeluarkan senjata
yang bertanda siap bertarung.
“Tuan, biar aku dan Melinda yang melawan monster itu.” Ucap
Leon dengan percaya diri.
“Ya tuan, tuan lanjutkan makannya terlebih dahulu.” Ikut
Melinda.
“Baiklah, tapi ingat, keselamatan kalian lebih penting.”
Ucap Arnold.
““Tentu tuan.”” Ucap Leon dan Melinda bersamaan.
Mereka pun langsung melesat kearah monster itu dan mengambil
posisi masing-masing. Leon berada dibagian depan menggunakan dua pedang dan
Melinda berada dibagian belakang menggunakan Panahnya.
“Melinda, kita harus bekerja sama untuk melawan monster
ini.” Ucap Leon yang langsung melapisi pedangnya dengan mana dan sihir petir.
“Ya, aku akan membantu menyerangnya dari serangan jarak
jauh.” Ucap Melinda yang juga melapisi anak panahnya dengan mana dan melapisi
busurnya dengan sihir percepatan.
Leon pun memulai menyerang Monster itu. Ia melesat kearah
samping dan mengayunkan kedua pedangnya bersamaan secara vertikal.
BOOM
Serangan itu masih bisa ditahan oleh Beruang itu dengan
kukunya. Wild Bear langsung menyerang Leon balik dengan tangan yang satunya.
Tapi serangannya itu berhasil ditahan oleh Leon dengan cepat. Tapi pertahanan Leon hanya mengurangi dampak
yang sedikit. Leon tetap terdorong dan menerima dampak dari serangan itu.
“ugh, padahal aku sudah menahanya.” Gumam Leon.
Wilb Bear langsung berlari dengan kencang kearah Leon dan
siap menyerang lagi.
“Bahaya, aku harus fokus.” Gumam Leon.
BOOMM
ARGHHH
Tiba-tiba Wilb Bear menerima serangan yang tidak kecil dari
belakang. Serangan itu berasal dari panah Melinda. Serangan itu memberi dampak
yang besar ke Wild Bear karena tepat mengenai kakinya. Hal itu membuat Wild
Bear tidak bisa bergerak dengan bebas lagi.
“LEON!!” Teriak Melinda.
“Terimakasih Melinda.” Gumam Leon yang langsung melesat dan
mulai menyerang lagi. Ia langsung menebas Wild Bear dengan kedua pedangnya.
WHUSHHH.
sampai memenggal kepala wild Bear tapi serangan itu membuat Wild Bear tewas.
“Huh, sudah selesai.” Ucap Leon sambil membersihkan
pedangnya dengan dioleskan dibulu Wild Bear.
“Terimakasih Melinda, tanpa seranganmu itu, aku mungkin
sudah terluka.” Ucap Leon.
“Ya, sama-sama. Kita memang masih harus bekerja sama melawan
monster yang lebih kuat dari kita.” Balas Melinda.
Mereka pun kembali ketempat Arnold dan Maggie yang sedang
makan.
“Kerja bagus. Kalian memiliki kerja sama yang bagus.” Ucap
Arnold.
“Terimakasih, Tuan.” Ucap Leon dan Melinda.
“Kalau begitu beristirahat dan makan lah. Agar kita
melanjutkan perjalanan kita.” Ucap Arnold.
Mereka pun mulai makan dan beristirahat sebentar sebelum
melanjutkan perjalanan. Perjalanan mereka menuju perbatasan itu hanya butuh dua
minggu lagi. Selama perjalanan mereka sudah tidak lagi melewati hutan, mereka
saat ini sudah memasuki wilayah bangsawan lain. Karena itu perjalanan mereka
tidak lagi menemui monster-monster lagi.
Saat ini mereka sedang diwilayah paling utara di kerajaan
manusia atau tepatnya kota itu bernama Sky. Karena Melinda, Laura dan Leon
belum memiliki kartu tanda pedagang mereka harus berhenti dikota itu untuk
mengurusnya. Sekalian untuk menjual semua barang-barang yang sudah ereka
kumpulkan selama perjalanan dari Wilayah Lawsdansky sampai kota Sky. Mereka
menjualnya sema barangnya di guild pedagang. Hal itu dibutuhkan karena mereka
butuh uang untuk kebutuhan di kerajaan Elf, apalagi mereka harus membeli lapak
untuk memulai berjualan.
Setelah selesai dengan hal itu mereka pun pergi ke
perbatasan untuk meminta izin memasuki wilayah kerajaan Elf.
“Maaf, bisa kalian tunjukkan kartu izin masuk?” Ucap seorang
penjaga.
“Izin? Apakah kartu guild pedagang termasuk?” Tanya Arnold
“Tentu tuan, itu juga termasuk kartu izin.” Ucap Penjaga
itu.
“Baiklah, ini kartu kami. Tapi untuk anak ini tidak
memiliki, karena masih dibawah umur.” Ucap Arnold.
“Tidak masalah tuan. Bukankah kalian semua keluarga?” Tanya
Penjaga itu.
“Ya, tentu saja.” Jawab Arnold.
“Baiklah, kalau apa kalian hanya ingin berdagang kesini?”
Tanya Penjaga.
“Ya, kami ingin berdagang sambil mencari beberapa pengalam.”
Balas Arnold.
“Kalau begitu berhati-hati ya. Kabarnya kerajaan Elf sedang
mengalami sedikit masalah. Apa lagi mereka sangat mencintai alam, jadi usahakan
jangan merusak pepohonan.” Jelas Penjaga itu.
“Mengalami sedikit masalah? Masalah apa itu paman?” Tanya
Arnold.
“Begini.., Kabarnya dikerajaan mereka saat ini sedang
bermasalah dengan kumpulan Monster Rank tinggi. Kekuatan monster yang menyerang
mereka mulai dari Rank B sampai Rank SS, untungnya Rank SS hanya ada dua. Tapi
Rank S mungkin ada puluhan.” Jelas Penjaga itu.
“Orang terkuat dikerajaan Elf ada ditingkat mana paman?”
Tanya Arnold.
“Di kerajaan mereka, yang hanya diketahui ada tiga orang
peringkat SS dan banyak peringkat S.” Jawab Penjaga itu.
“Begitu ya, lalu apa tidak ada bantuan dari kerajaan lain?”
Tanya Arnold.
“Kerajaan kita sudah mengirim bantuan kesana yang dipimpin
oleh salah satu Jendral. Mungkin kerajaan yang lain juga sudah kesana.” Jawab
Penjaga itu.
“Baguslah, kalau begitu kami permisi dulu paman.” Ucap
Arnold.
“Ya, berhati-hatilah.” Ucap Penjaga itu.
“Tentu paman.” Ucap Arnold sambil pergi masuk kedalam
wilayah kerajaan Elf.
“Kedatangan kita kesini mungkin sedikit berbahaya bagi
kalian, tapi ini juga menguntungkan untuk latihan kalian.” Ucap Arnold kepada
Maggie, Leon dan Melinda.
“kami akan bekerja keras tuan.” Ucap Leon dan Melinda.
“Monster Rank SS seperti apa ya.” Pikir Arnold.