Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 49: PERTEMPURAN LEON DAN MELINDA



Beberapa minggu sudah berlalu sejak penambahan anggota


Arnold. Saat ini mereka sudah melewati hutan sebelumnya. Selama didalam hutan,


kelompok Arnold memiliki kemajuan dengan kekuatannya. Apalagi Leon dan Melinda.


Mereka dalam beberapa minggu ini sudah mencapai peringkat B meski masih di poin


2.050. Karena sejak awal Arnold langsung mengajari mereka berdua cara mengontrol


mana dan melatih fisik mereka. Leon memiliki bakat dalam menggunakan dua pedang


sama seperti Sova dan memiliki sihir dengan elemen air dan petir. Sedangakan


Melinda berbakat dalam menggunakan panah dan memiliki sihir elemen api dan non


elemen percepatan, sehingga sihir non elemennya membantu Melinda Dalam


menggunakan panahnya.


“kak Arnold, Kak Maggie, mari makan. Ibu dan Paman Leon


sudah selesai mempersiapkan semuanya.” Ucap Laura yang merupakan anak dari


Melinda.


“Baiklah. Mari kita kesana.” Ucap Arnold.


“Bagaimana dengan Frey sama Azka?” Tanya Laura.


“Ahh, mereka sudah makan. Jadi mereka akan menjaga kita


ketika makan.” Jelas Arnold.


“Begiitu ya. Kalau begitu ayo.” Ucap Laura.


“Mari makan tuan, nyonya. Kami sudah menyiapkan tmpat untuk


kalian.” Ucap Leon.


“ya, terimakasih.” Ucap Arnold.


Mereka pun makan bersama layaknya keluarga ditengah


perjalanan menuju bagian utara.


“Sudah banyak hal yang terjadi selama beberapa minggu ini,


dan kalian pun sudah semakin kuat.” Ucap Arnold.


“Ya tuan, berkat tuan kami sudah menjadi kuat. Tapi


kekuatan  ini masih belum untuk membantu


tuan.” Balas Arnold.


“Ya, kalau begitu berkerja keraslah.” Ucap Arnold.


“Ya tuan, ka-“ Balas Leon tapi terpotong


ROARGHHHH


Terdengar suara raungan monster yang berada dekat dengan


mereka. Seketika terlihat seekor monster besar keluar dari pepohonan dengan


sedikit ganas. Monster itu adalah Wild Bear, monster Rank B dengan poin 5.000.


Leon dan Melinda yang melihat itu langsung berdiri dan mengeluarkan senjata


yang bertanda siap bertarung.


“Tuan, biar aku dan Melinda yang melawan monster itu.” Ucap


Leon dengan percaya diri.


“Ya tuan, tuan lanjutkan makannya terlebih dahulu.” Ikut


Melinda.


“Baiklah, tapi ingat, keselamatan kalian lebih penting.”


Ucap Arnold.


““Tentu tuan.”” Ucap Leon dan Melinda bersamaan.


Mereka pun langsung melesat kearah monster itu dan mengambil


posisi masing-masing. Leon berada dibagian depan menggunakan dua pedang dan


Melinda berada dibagian belakang menggunakan Panahnya.


“Melinda, kita harus bekerja sama untuk melawan monster


ini.” Ucap Leon yang langsung melapisi pedangnya dengan mana dan sihir petir.


“Ya, aku akan membantu menyerangnya dari serangan jarak


jauh.” Ucap Melinda yang juga melapisi anak panahnya dengan mana dan melapisi


busurnya dengan sihir percepatan.


Leon pun memulai menyerang Monster itu. Ia melesat kearah


samping dan mengayunkan kedua pedangnya bersamaan secara vertikal.


BOOM


Serangan itu masih bisa ditahan oleh Beruang itu dengan


kukunya. Wild Bear langsung menyerang Leon balik dengan tangan yang satunya.


Tapi serangannya itu berhasil ditahan oleh Leon dengan cepat.  Tapi pertahanan Leon hanya mengurangi dampak


yang sedikit. Leon tetap terdorong dan menerima dampak dari serangan itu.


“ugh, padahal aku sudah menahanya.” Gumam Leon.


Wilb Bear langsung berlari dengan kencang kearah Leon dan


siap menyerang lagi.


“Bahaya, aku harus fokus.” Gumam Leon.


BOOMM


ARGHHH


Tiba-tiba Wilb Bear menerima serangan yang tidak kecil dari


belakang. Serangan itu berasal dari panah Melinda. Serangan itu memberi dampak


yang besar ke Wild Bear karena tepat mengenai kakinya. Hal itu membuat Wild


Bear tidak bisa bergerak dengan bebas lagi.


“LEON!!” Teriak Melinda.


“Terimakasih Melinda.” Gumam Leon yang langsung melesat dan


mulai menyerang lagi. Ia langsung menebas Wild Bear dengan kedua pedangnya.


WHUSHHH.


sampai memenggal kepala wild Bear tapi serangan itu membuat Wild Bear tewas.


“Huh, sudah selesai.” Ucap Leon sambil membersihkan


pedangnya dengan dioleskan dibulu Wild Bear.


“Terimakasih Melinda, tanpa seranganmu itu, aku mungkin


sudah terluka.” Ucap Leon.


“Ya, sama-sama. Kita memang masih harus bekerja sama melawan


monster yang lebih kuat dari kita.” Balas Melinda.


Mereka pun kembali ketempat Arnold dan Maggie yang sedang


makan.


“Kerja bagus. Kalian memiliki kerja sama yang bagus.” Ucap


Arnold.


“Terimakasih, Tuan.” Ucap Leon dan Melinda.


“Kalau begitu beristirahat dan makan lah. Agar kita


melanjutkan perjalanan kita.” Ucap Arnold.


Mereka pun mulai makan dan beristirahat sebentar sebelum


melanjutkan perjalanan. Perjalanan mereka menuju perbatasan itu hanya butuh dua


minggu lagi. Selama perjalanan mereka sudah tidak lagi melewati hutan, mereka


saat ini sudah memasuki wilayah bangsawan lain. Karena itu perjalanan mereka


tidak lagi menemui monster-monster lagi.


Saat ini mereka sedang diwilayah paling utara di kerajaan


manusia atau tepatnya kota itu bernama Sky. Karena Melinda, Laura dan Leon


belum memiliki kartu tanda pedagang mereka harus berhenti dikota itu untuk


mengurusnya. Sekalian untuk menjual semua barang-barang yang sudah ereka


kumpulkan selama perjalanan dari Wilayah Lawsdansky sampai kota Sky. Mereka


menjualnya sema barangnya di guild pedagang. Hal itu dibutuhkan karena mereka


butuh uang untuk kebutuhan di kerajaan Elf, apalagi mereka harus membeli lapak


untuk memulai berjualan.


Setelah selesai dengan hal itu mereka pun pergi ke


perbatasan untuk meminta izin memasuki wilayah kerajaan Elf.


“Maaf, bisa kalian tunjukkan kartu izin masuk?” Ucap seorang


penjaga.


“Izin? Apakah kartu guild pedagang termasuk?” Tanya Arnold


“Tentu tuan, itu juga termasuk kartu izin.” Ucap Penjaga


itu.


“Baiklah, ini kartu kami. Tapi untuk anak ini tidak


memiliki, karena masih dibawah umur.” Ucap Arnold.


“Tidak masalah tuan. Bukankah kalian semua keluarga?” Tanya


Penjaga itu.


“Ya, tentu saja.” Jawab Arnold.


“Baiklah, kalau apa kalian hanya ingin berdagang kesini?”


Tanya Penjaga.


“Ya, kami ingin berdagang sambil mencari beberapa pengalam.”


Balas Arnold.


“Kalau begitu berhati-hati ya. Kabarnya kerajaan Elf sedang


mengalami sedikit masalah. Apa lagi mereka sangat mencintai alam, jadi usahakan


jangan merusak pepohonan.” Jelas Penjaga itu.


“Mengalami sedikit masalah? Masalah apa itu paman?” Tanya


Arnold.


“Begini.., Kabarnya dikerajaan mereka saat ini sedang


bermasalah dengan kumpulan Monster Rank tinggi. Kekuatan monster yang menyerang


mereka mulai dari Rank B sampai Rank SS, untungnya Rank SS hanya ada dua. Tapi


Rank S mungkin ada puluhan.” Jelas Penjaga itu.


“Orang terkuat dikerajaan Elf ada ditingkat mana paman?”


Tanya Arnold.


“Di kerajaan mereka, yang hanya diketahui ada tiga orang


peringkat SS dan banyak peringkat S.” Jawab Penjaga itu.


“Begitu ya, lalu apa tidak ada bantuan dari kerajaan lain?”


Tanya Arnold.


“Kerajaan kita sudah mengirim bantuan kesana yang dipimpin


oleh salah satu Jendral. Mungkin kerajaan yang lain juga sudah kesana.” Jawab


Penjaga itu.


“Baguslah, kalau begitu kami permisi dulu paman.” Ucap


Arnold.


“Ya, berhati-hatilah.” Ucap Penjaga itu.


“Tentu paman.” Ucap Arnold sambil pergi masuk kedalam


wilayah kerajaan Elf.


“Kedatangan kita kesini mungkin sedikit berbahaya bagi


kalian, tapi ini juga menguntungkan untuk latihan kalian.” Ucap Arnold kepada


Maggie, Leon dan Melinda.


“kami akan bekerja keras tuan.” Ucap Leon dan Melinda.


“Monster Rank SS seperti apa ya.” Pikir Arnold.