
Sisi satunya ada Raymond dan Dayland, penampilan mereka sangat formal sempurna.
Sampai didepan pintu. Juan melirik dua sahabatnya.
"Chi! Kalian baru datang. Ngapain saja." Mulut Raymond monyong.
Dayland melihat omega di lengan kanan, lalu melihat Raymond.
"Baru jam 18.40. Mereka belum telat." Membela Juan.
"Menurutmu!" Mengoda Raymond.
"Aku sudah curiga, semalam main usir orang saja."
"Dia tidak tahan." Menunjuk jelas kebawah.
Mata Raymond dan Dayland menuju arah tangan Juan.
"Gilax! Parah! Seperti tidak ada hari esok."
"Kalian, cepat menyusul, jangan lama-lama." Melihat kedua sahabatnya.
Seorang pemandu acara mendekati mereka didepan pintu.
"Tuan Juan, sudah bisa membuka slayer sebelum masuk."
Menghadap istrinya, pelan-pelan membuka slayer. Saat membuka, Alis indahnya terangkat serentak. Dengan kesal menutup slayernya lagi.
"Ada apa!" Semua dibuat terkejut.
Pria jangkung terdiam dengan kening bergaris-garis.
"Tidak usah dibuka." Baru menjawab.
Bahkan disaat seperti ini, pria ini juga tidak patuh. Yani mencabik-cabik bibirnya. Sementara Jesica, Lestari, Dayland bahkan Raymond hanya bisa diam.
"Siapa yang membuatnya jadi semakin cantik."
"JUAN." Berteriak.
Tidak tahan dengan kelakuan suaminya yang menjengkelkan. Buket pengantin ditangan hampir melayang kewajah suaminya.
"Semakin yakin, Menikah membuat kewarasan orang berkurang." Raymond nyeletuk.
"Musik sudah dimainkan. Tandanya kalian harus masuk." Jesicca mengingatkan.
"Aku melarangmu tersenyum pada sembarang orang. Mengerti!" Mengancam.
Jesicca membantu merapikan posisi Slayer kebelakang dan mahkotanya.
*
Pintu membuka lebar. Semua orang didalam mengarahkan pandangan pada pintu yang membuka. Disana sudah berdiri orang yang dinanti. Jepretan kamera bertubi-tubi menyambut.
Thony sudah berdiri diatas karpet merah. Sangat tampan, mengemaskan, tersenyum manis. Bocah ajaib itu membawa keranjang bunga, menyebarkannya sepanjang jalan.
Baru dua langkah masuk kedalam, tiba-tiba suaminya dengan nekat Mendaratkan kecupan di bibir merahnya. Mata sayu seseorang membesar sempurna. Beberapa detik, Juan berhenti menciumnya, seseorang menyipit tajam, penuh kekesalan.
"Memalukan." Hampir tidak terdengar. Menunduk malu. Suaminya sungguh memalukan, dan dia tidak bisa diobati lagi.
Mengikuti langkah putranya ke depan. Keduanya lalu melewati Flower gate penuh bunga-bunga putih. Pernikahan yang mewah dan begitu agung. Berjalan sesuai arahan pembawa acara.
Sambil memegang lengan Juan, melangkah masuk dengan anggun. Tempat pernikahan mereka ternyata jauh lebih megah dari yang dia bayangkan, auditorium sudah diisi ribuan orang. Para tamu sebanyak ini, satupun tidak dia kenal.
Para tamu yang hadir terdiri dari beberapa kepala bisnis dan politikus. Mereka berhubungan dengan keluarga Carlos. Sang pembawa acara membacakan rangkaian susunan acara pernikahan dengan sangat jelas.
Sesekali mata sayu, diam-diam mengintip. Sayangnya Juan selalu berhasil menangkap kegiatannya, membalas menatap. Ketika Pandangan mereka bertabrakan, bibir tipisnya tersenyum penuh arti.
Keduanya berada di pelaminan yang penuh dengan Bunga-bunga, mereka berwarna putih, bertebaran indah. Selain putih, warna gold mendominasi.
Karena Yani tidak memiliki wali mendampingi. Keluarga Carlos, memutuskan untuk tidak mendampingi putra mereka di pelaminan. Maka, di pelaminan hanya ada mereka berdua.
Satu persatu tamu mulai menyalami pengantin. Dari atas pelaminan, Yani melihat putranya tidak lepas dari sisi Demitri dan Cristian. Mereka bertiga menyapa para tamu. Sementara Roberto tetap di kursi roda di meja terdepan. Beliau di jaga beberapa orang.
*
Orang yang paling berbahagia selain keluarga dua pengantin adalah Beliau. Tuan Walthure, memiliki postur mirip George. Besar, tegap, bedanya beliau lebih berisi. Senyum beliau merekah sempurna. Bagaimana tidak, kehadirannya di acara ini, mendapat undangan khusus.
Meski sudah lama selalu membuatnya kecewa, putranya saat ini membuatnya bangga. Sejak tampil bersama keluarga Carlos, dia memiliki sudut pandang berbeda tentang putra bungsunya. Ditambah lagi datang bersama Lisa Mighty. Itu mengartikan banyak untuknya.
Seperti memiliki dua tali besar mengikat kencang. Keluarga Carlos dan Mighty. Dengan begitu dia dan perusahaannya bisa memanjat cepat lebih tinggi. Nama Walthure, akan masuk perhitungan atas, dalam dunia bisnis di kota ini.
Keluarga Walture dengan Mighty. Bisa bersanding sejajar. Tidak membuatnya hilang muka dihadapan besan masa depannya. Ini adalah Pencapaian luar biasa yang tidak pernah ada dalam perhitungannya.
Ini seperti meminum anggur manis berkualitas terbaik yang memabukkan. Sangat enak. Membuat mabuk dalam kegembiraan. Tiada henti memeluk putra bungsunya.
Lisa yang sempurna disampingnya, bergelayut manja. Kedua orang tuanya bahkan kedua saudaranya sangat berbahagia dipesta ini. George menyeimbangi kebahagian. Saat ini, dia sedang memainkan sebuah drama. Bagiannya adalah berakting bahagia sepanjang acara.