A Women With Red Hair

A Women With Red Hair
164. Pemilik WW Magazine



Tengelam dalam dihadapan istrinya, Pelan dan hati-hati, mendaratkan ringan di atas bibirnya yang tebal terbuka sedikit. Dengan kedua mata terpejam gemetar, melegakan, mereka berdua selalu menjadi miliknya, dulu dan puluhan tahun kedepan, selamanya. Meninggalkan sang istri tertidur nyenyak. Langkah menekan keluar kamar, lalu masuk ke ruang kerja. 


Pria itu segera melakukan panggilan. Satu orang yang ingin dihubungi saat ini hanya Dayland Mighty, sahabat setianya memiliki banyak informasi. Juan sudah mengerahkan beberapa orang untuk memeriksa Rika, Gress, Emelly, sampai ke Lisa. Termaksud Bryan, yang kini ada di Luar Negri.


"Aku sudah memeriksa, semua ini dilakukan dari dalam negri. Jadi aku rasa, kita harus mencoret Tuan muda Clark, dari daftar."


"Ehm." Tanda setuju, memutar kursi, jari panjang memainkan ringan S.T. Dupont Classic Gold, bolak-balik.


"Besok, mereka akan mengeluarkan bukti tentang issue perebut tunangan kakak sendiri. Sebuah Foto, keluarga besar Sebastian bersama Gress dan Rika. Mereka akan menunjukkan wajah sang kakak ipar."


"Sangat berani!." Menyipitkan mata dinginnya, memutar kursi lagi kearah yang lain.


"Keesokkannya, sasarannya Thony!. Mereka memiliki dokumentasi rumah sakit mana dilahirkan. Mereka akan merusak butik kembali. Mereka tidak hanya ingin membunuh karakter, tapi merusak semuanya." Nada kali ini serius.


Mata yang dingin, kini dengan rahang mengetat kencang, melihat kepintu. Lalu berkata. "Jelas Cari mati!."


Keduanya menutup panggilan.


*


"Woment Wants" Magazine


Ruangan Assistent Manager


Emelly Clark


Mala Stole adalah wakil pimpinan WW Magazine. Satu wanita lain yang datang bersamanya, memunggungi, memiliki rambut panjang sangat indah dan terawat. Pemilik rambut indah itu kemudian meneliti ruangan dan berbalik memutar. Mulut Emelly membuka membesar. Dia! Gadis ini Adalah Sosialita terkaya dikota ini, masuk tiga besar. Putri satu-satunya keluarga Mighty, adik dari Dayland Mighty. Untuk dia seorang pemburu berita, tentu tahu semua info ini. Mata kucing, hanya melekat padanya.


Kemudian, Gadis itu, berjalan kearah kursinya dan!. Duduk. Tidak hanya mulut yang membuka membesar, mata kucingnya kini sama. Membesar bulat. Terkejut!. Arti semua ini adalah, Gadis ini, memiliki posisi lebih tinggi dari Mala Stole. Wakil pimpinan itu duduk disofa. Artinya, gadis ini adalah!. Pemilik WW Magazine. Mulutnya yang membesar, langsung ditutup rapat dan duduk menyusul Mala Stole.


"Emelly, beliau adalah Lisa Mighty, pemilik WW Magazine."


Emelly segera berdiri dan membungkuk sedikit padanya. Kemudian kembali duduk disofa. Seorang Emelly yang memiliki karakter kuat, ambisius, dan terkenal garang saat bekerja, karakter itu hilang. Emelly pencinta Nail art, masih mengunakan warna favoritnya merah, modelnya kini bertaburkan glitter. Jarinya selalu cantik, kini ikut disembunyikan.


"Emelly. Aku suka cara kerjamu, harus ku akui, kerjamu membawa dampak jelas di perusahan ini." Lisa memandang pemilik mata kucing disofa. Lalu berpindah pada Mala.


Mendengar ini, perut Mala dilipat. Ucapan Bosnya, berhasil menyindirnya. Memang benar, masuk lima tahun masa jabatannya. WW Magazine banyak berubah sejak Emelly masuk, tiga tahun lalu. Dari urutan kesepuluh, melesat cepat, naik ke urutan lima. Sekarang ini malah masuk tiga besar. Sejak Emelly mengeluarkan edisi khusus George dan Yani.


"Tapi!. Bukan itu tujuan majalah ini aku dirikan. Apakah kamu tidak diberi tahu, untuk jangan mencolek Juan Carlos." Lisa melihat Mala.


"A-aku sudah memberitahunya." Mengelak.


Emelly melihat Lisa."Aku tahu, tapi aku tidak ada memberitakan tentang beliau."


Mata Lisa membesar dengan bayangan merah melihatnya, marah tertahankan."Yani Sebastian, adalah istrinya!." Tegas dengan dagu diangkat.


Mata kucing itu mengecil ciut."A-aku tidak tahu saat itu. Maafkan aku."


"Apa kamu tahu artinya itu. Aku bisa TAMAT!." Bibir tipisnya berselimut warna merah gelap, mempertajam kemarahan.