A Women With Red Hair

A Women With Red Hair
159. like crueazzy



Well, well, well,.... Ehm...


Fans.!. Haters.!. Satu moment, mereka bisa menjadi sama, Beda tipis.


Intinya, Lebih suka idola mereka singel.?.


Benarkan.


*


Kondisi ini sudah di antisipasi Pria bermata dingin. Namun, dia tidak menyangka, aliran tiba-tiba ini menjadi sangat kencang. Pergerakan spontanitas semua orang berkumpul menjadi satu, hanya untuk menyerang istrinya. Diluar dari dugaan. Seseorang sedang bermain-main. Asal muasal pembuat keruh suasana ini, harus segera ditemukan. Buat seorang seperti Juan, ini seperti aroma politik busuk.


Istrinya menutupi kejadian yang menimpa toko. Tidak pandai berbohong, dua kibasan bulu mata saat dikantor, bukanlah sedang memperhatikannya, tapi sedang menyembunyikan sesuatu. Menyembunyikan kegelisahan, aliran kencang tiba-tiba ini, dia pasti merasa ini sangat aneh juga, karena hanya mengarah padanya.


Sejak membuka alat komunikasi, hingga detik ini. Dia, gelisah. Yani selalu mengatakan jika dia dan pria sok ganteng itu, hanya memiliki hubungan kerja semata.


Ini benar.!. Tapi tidak pendapat orang luar.


Sebagai seorang pria. Dia sangat tahu, pria sok ganteng itu, tidak memiliki rasa yang sama dengan sang istri. Dan ada pihak yang mencari keuntungan dari ini. Yang bertanggung jawab hanya dua orang, Emelly Clark dan bawahannya, Rika.


Lisa Mighty adalah pemilik sekaligus pimpinan WW Magazine, adik Dayland ini tidak mungkin berani, jika tahu dari awal, Yani adalah istrinya.


Tetap saja.!. Mereka bertiga, sama dimatanya. Jika ditemukan fakta kedepan, mereka memperkeruh suasana, maka WW Magazine akan dibuat TAMAT.


*


Beberapa hal, membuat Cristian Carlos sedikit khawatir. Sehingga memerintahkan Ibu Rum menemani Thony, menjaga cucu kesayangannya, selama disekolah. 


Juan sangat suka masakan rumah, jadi otomatis, istrinya memasak. Ketika memakan masakan sang istri, pria ini memiliki budaya, mengamati beberapa saat baru memakannya. Seperti menjalankan ritual makan adat antah berantah. Yani menunggu suaminya mulai makan, baru dia makan.


"Juan, nanti kekantor lagi.?." Berusaha makan dengan tenang.


"Mungkin." Meletakkan sepotong menu keatas nasi istrinya, lalu menikmati makanannya sendiri.


Mungkin.!. Sangat jelas, bermakna tidak jelas. Alis mata sayu naik tinggi. Kecewa.!. Memberi harapan menggantung. Selera makan langsung hilang. Selesai membereskan bekas makan. Hatinya kembali menjadi gelisah. Isi Kepala sedang penuh. Banyak kekhawatiran.


Yani akhirnya menekan nomer Timy.


"Oh Yani, my Yani, where are you.?. Kami mencari-carimu."


"Aku di rumah." Menjawab gelisah.


"George, like crueazzy, mencari-carimu."


"Aku baru saja mengirimkan konsep design, tolong di berikan pada George."


"No.!. Dear, sekarang itu tidaklah penting. Album George, tidak jadi di buat."


Memegang android mengencang. Jantungnya jadi tidak karuan. "Kenapa.?. Masalah apa.?."


"Para pimpinan atas memerintahkan.!. Kami patuh saja."


"Lalu, apa kata George.?."


"Tidak ada.!. Dia malah senang, tiga hari ini bisa lembur, main game. Dan setiap menit dan detik menanyakanmu saja."


"Katakan padanya, aku baik-baik saja."


"Aku akan sampaikan." Timy, Mematikan panggilan.


Jesicca seperti sembunyi didalam tempurung kura-kura, disana tidak ada sinyal. Gadis tomboi ini, benar-benar membuatnya kesal setengah mati, dia berjanji akan mencekik lehernya jika bertemu.


Langkah menekan seseorang keluar dari ruang kerja. Yani menoleh melihat. Dia berbadan tinggi, berdiri disamping, membuat lehernya menengadah. Dua tangan didalam saku dikeluarkan, satu diletakkan di bahu sofa. Membungkuk sedemikian rupa, lalu mengangkat dagunya. Gerakan cepat mendaratkan bibir tipisnya diatas miliknya. Dia Menelan mereka bulat-bulat. Mata seseorang membesar, merasakan sakit luar biasa.


Ciumannya melukai. Menghisap dan ******* sangat kuat, dia mengeluarkan seluruh tenaga, sangat lama. Tangan besar mencakar ringan kulit leher. Entah, sejak kapan sudah ada di pangkuan. Lalu ujung hidungnya dimainkan didepan bibirnya yang membengkak.


Pria ini sedang kasar.!.


Apakah dia sedang marah.?. Apa ada yang salah.?. Lengan kecil mengalungi leher kekar, bergelayut manja, dengan senyum manis.