
tring
Bunyi pintu apartemen terbuka ,Bian masuk kedalam mencari sosok wanita yang dia cari ,lalu melihat ke arah meja makan yang sudah terisi penuh dengan berbagai makanan ,ayam goreng ,sambal ,sayur capcay ,dan juga tahu tempe goreng serta piring yang sudah tertata rapih disana.
Bian melihat ke arah dapur dan menampilkan Adel yang tengah asik mencuci peralatan kotor disana ,Bian merasa ada yang aneh ketika melibat Adel merasa tenang dan damai entah sejak kapan tasa itu muncul ,yang pasti dia meras tenang dan damai saat ini ,Adel yang telah menyadari Bian dia berjalan menghampiri suaminya.
"udah pulang ,bersih bersih lalu kita makan malam" ucap Adel ,yang di angguki oleh Bian seraya berjalan menuju kamar nya.
Adel duduk di meja makan sambil menunghu Bian ,tak lama Bian telah selesai dengan acara bersih bersihnya ,dia berjalan menuju meja makan ,Adel mengambilkan nasi serta lauk pauk nya untuk Bian ,dan selanjutnya dia mengisi piring untuknya.
Hening itulah suasana makan malam mereka ,hanya terdengar suara sendok dan garpu yang beradu pada piring ,sampai makan mereka selesai ,Adel merapihkan bekas makan mereka lalu mencuci piring kotornya ,Bian sudah duduk manis diruang tv sambil menikmati tontonan nya.
Jangan tanyakan kenapa Bian mau memakan masakan Adel ,karna setelah sakit waktu itu Bian jadi candu dengan masakan Adel.
Selesai dengan aktifitasnya Adel menyusul Bian disana dan duduk di sofa single sebelah sofa yang Bian dudukin.
"maaf" ucap Bian ,Adel menatap Bian seolah bertanya ,untuk apa
"maaf untuk malam kemaren" lanjutnya
"hmm mulai saat ini aku akan terbiasa" jawabnya singkat ,lalu hanya hening yang terjadi sampai Adel beranjak berjalan menuju kamarnya ,dia lupa harus menyiapkan keperluannya untuk ghatering besok.
Pagi pagi sekali Adel sudah bersiap ,semua perlengkapan untuk ghatering sudah siap ,dan sarapan untuk Bian pun sudah tertata di meja makan ,dia pergi pagi pagi karna kebmelihat sudah ada bis yang terparkir disana ,Adel berjalan kedepan sampai langkahnya terhenti karna tetiakan seseorang.
"ADEEEEEL" teriak Putri dengan lantang
Adel menoleh ke asal suara ,lalu menutup matanya melihat tingkah sahabatnya itu
"lo itu cewe gak udah teriak teriak kaya dihutan ih ,masih pagi lagi bikin malu aja" omel Adel
"hehehe.. abis gue kesenangan hari ini kita mau happy happy" ucap Putri terlewat senang
Mereka berdua berjalan menuju tempat berkumpul ,akan ada arahan sedikit untuk mereka nanti.
"Selamat pagi ,hari ini kita akan pergi ke villa disana nanti kita akan mendaki gunung ,untuk bisnya sudah diatur perdivisi yaa ,didepan bis sudah ada keterangannya jadi kalian tinggal masuk ,oke itu ajahm semoga perjalanan kita selamat sampai tujuan dan ghatering perusahaan kits sukses ,kita berdoa dulu menurut kepercayaan dan agama kita masing masing ,berdoa dimulai" pembukaan dari pak yoga selaku manager di perusahaan tempat Adel bekerja.
"selesai ,nah silahkan kalian memasuki bis masing masing" lanjut Yoga
Adel tentu bersama Putri memasuki bis dari divisinya ,mereka duduk di baris ke emlat Adel berada diujung dekat jendela dan Putri disampingnya.
Selama perjalanan mereka ini ,di isi oleh karyawan yangs bernyanyi dan ada juga yang berceloteh tak jelas membuat seisi bis menjadi gaduh ,sampai mereka kelelahan dan akhirnya terlelap masing masing didalam bis.
***
Bian baru membuka matanya ,menggeliat diatas kasurnya ,dan menyempurnakaan penglihatan nya ,dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah nya masuk ke walk on closet dan mengambil pakaiannya ,kemeja putih ,jas navy ,dan dasi yang senada dengan jas nya juga celana bahan yang senada dengan jasnya.
Dia berjalan ke dapur tapi ,tak ada siapa siapa disana dan dapur sudah dengan keadaan rapih ,tidak seperti biasanya ,Bian berjalan menuju kamar Adel ,mengetuk pintu kamar nya dan memanggil nya
tok..tok..tok
"adeel.." panggil Bian dari balik pintu ,
"del.." panggilny lagi seraya mengetuk pintu
"del ,kamu didalem kan" karna tak kunjung ada jawabam akhirnya bian memutuskan untuk membuka pintu kamar Adel dan memastikan istrinya didalam sana
ceklek
Ketika pintu terbuka naas Bian tidak menemukan Adel disana ,dan kamar pun sudah dengan keadaan rapih ,pikir dia mungkin Adel sudah berngkat ke kantornya.
Bian menutup kembali pintunya dan berjalan ke meja makan untuk sarapan ,mungkin Bian merasa ada yang kurang sarapan dia pagi ini ,karna tidak ada Adel didepan nya ,walaupun ini baru sarapan dia yang pertama dirumah.
***
Di dalam Bus Adel menyenderkan kepalanya pada senderan kursi ,memasang earphone pada telinganya dan memutar musik di hanphone nya ,lalu menutup matanya.
Merasa tenang mungkin dengan sedikit melupakan masalah rumah tangga nya ,bersyukur sekali dia dengan acara ghatering ini ,tak lama Adelpun terlelap dalam mimpinya.
Setelah menempuh berjalanan berjam jam mereka tiba disebuah villa cukup besar dengan pemandangan yang cukup indah dikawasan Puncak Bogor.
Mereka turun dengan ransel dipunggung nya ,lalu berjalan dihalaman villa ,mereka diberi instruksi untuk berkumpul sebentar disana ada sedikit arahan juga.
"Selamat siang rekan rekan ,Alhamdulillah kita sampai ditempat tujuan kita ,nanti untuk pembagian kamar setiap kamar di isi oleh 5 orang ,untuk perempuan kamar dilantai dua yaa ,dan untuk para laki laki dilantai satu ,disana sudah tertera nama dari setiap masing masing penghuni kamar ,dan untuk sekarang kalian bisa istirahat dulu kita akan lanjutkan acara nanti malam ,dan ada sedikit sambutan dan perkenalan CEO baru kita yaitu Pak Raga Alexander dia baru tiba dari London minggu lalu" ucap Yoga panjang lebar dan mempersilahkan Raga untuk memperkenalkan dirinya.
"selamat siang dan selamat datang di villa keluarga Alexander ,ini ada villa pribadi kami ,dan saya Raga Alexander akan menggantikan Ayah saya untuk CEO di Alexander Corp ,silahkan gunakan segala fasilitas di villa ini ,semoga gahtering perusahaan kita berjalan dengan lancar ,Terimakasih dan selamat beristirahat" ucap Raga
Dilaim tempat Adel dan Putri membulatkan matanya mencerna setiap kata yang keluar dari mulut CEO barunya itu dan meneliti wajahnya bahwa itu adalah Raga yang mereka temui kemarin di kantin.
"del.. mata dan kuping kita masih sehat kan ini" tanya Putri dengan mata yang masih membulat
Adel menggelengkan kepalanya
"gue gak nyangka put ,gue kira kemarin dia karyawan divisi lain ,ternyata!" jawab Adel
"Woy ,kenapa kalian bengong disini buruan masuk" ucap Angga teman satu divisi mereka yang berhasil membuat mereka tersadar.
"HAH" jawab dua wanita itu berbarengan
"eh.. iyaah kita mau masuk ini" jawab Adel lalu menarik Putri masuk kedalam.