Wedding

Wedding
Raga Alexander..



"del ,lo denger kan tadi lo liat kan tadi Raga ekh maksud gue Pak Raga dia CEO kita lo inget kan pas dikantin waktu itu ,dia nyamperin kita apa jangan jangan dia lagi ngawasin giman kinerja kita di perusahaan nya lagi"


"kejauhan banget si Put mikirnya lo mah yah ,mana ada coba dia ngawasin kinerja kerja kita lagi dikantin ,yang ada dia ngawasin kita lagi makan ngaco"


"kalian lagi ngomongin CEO ganteng baru itu yaah ,ikutan dong" sahut Aurel teman sekamar mereka


"dia udah punya pacar atau istri belum yaa ,eh tapi kayanya dia masih single deh" timpal Angel


"kalau dia single lu mau ngapain" tanya Gita


"yaa mau gue pepet lah ,siapa tau jodohkan" sahut Angel


"gel ,lo sehat kan" tanya Putri


"sehat walafi'at gue"


untuk seluruh peserta ghatering diharapkan berkumpul di halaman belakang ,kita akan adakan acara api unggun


"udah jangan banyak ngehalu ,udah dipanggil sama Pak Yoga tuh" ucap Adel


Kelima wanita itu pun merapihkan dirinya masing masing lengkap dengan jaket dan switer berhodie nya karna memang udara disini sangat dingin.


"duh gila mata gue ,udah disuguhin pemandangan indah" celetuk Putri


"oh god ,my eyes" timpal Aurel


"calon imam gue" ucap Angel


"jodohku" lanjut Gita


"ya Allah temen temen hamba kenapa" celetuk Adel ,dan langsung mendapat tatapan menakjubkan dari ke empat temannya


"ngeri gue lama lama sama kalian ih" beo Adel dengan menggidikan bahunya


Sekarang mereka tengah berkumpul di halaman belakang ,acara api unggun akan segera dimulai.


"selamat malam semuanya ,oke acara malam ini akan kita buka dengan pengenalan ,tentunya pengenalan dari CEO baru kita dan beliau pun belum mengenal para karyawannya ,atau ada yang mau kenalan dulu sama saya"


"makasiiih banyaak pak ,udah bosen kita" sahut Angel


"kamu mentang mentang ada yang tampan melupakan saya"


"waah ciee cieee ada hubungan apa nii Angel sama Pak Yoga" goda Andre


"ngaco lo"


"baiklah ,sambil menunggu Pak Raga kada yang punya ide kita harus ngapain niih"


"nyanyi aja pak ,Adel bagus pak suaranya dipermanis dengan petikan gitar" ucap Putri


"iyaa pak bener suara Adel bagus pak ,gimana kalau dia nyanyi" timpal Angel


"nah boleh juga ,gimana Del sumbangin suara merdu kamu buat kita"


"hah.."


"ayolah Del kali kali hibur kita sama suara merdu lo" bujuk Gita


"yaudah iyaa ..tapi siapa yang mau main gitar"


"oiya ,siap yang bisa main gitar" tanya Pak yoga


"biar saya yang bermain gitar untuk Adel"


Sontak seluruh mata tertuju pada asal suara ,


"hah jodoh gue" celetuk Angel yang sukses memdapatkan sikutan dari Aurel yang berasa disampingnya


"oh i-iyaah ,Pa Raga yang akan memainkan gitar mengiringi suara merdu Adel ,ayo ayo siapin dua kursi didepan" suruh Pak Yoga


Dua karyawan pria pun membawa dua kursi ke depan ,untuk Adel dan Raga.


"ayo Adel maju" titah Pak Yoga


"heh ,maju sono" senggol Angel disampingnya


"a-ah hah ,i-iyaah"


"jangam bengong mulu lu del" ucap Putri


Adelpun berjalan kedepan menuju kursi yang sudah disiapkan ,disana sudah ada Raga yang duduk manis dengan sebuah gitar dipangkuannya.


"mau nyanyi lagu apa" bisiknya pada Adel


"hah ,emm I Like You So Much ,gimana pak" jawab dan tanya nya


"baiklah nona" jawab Raga dengan senyuman tampannya


Raga memulai memetikan gitarnya ,disusul oleh suara merdu Adel


*I like your eyes you look away when you pretend not to care


I like the dimples on the corners of the smile that you wear


'Cause I'm falling deeper, baby be prepared


I like your shirt, I like your fingers, love the way that you smell


To be your favorite jacket, just so I could always be near


I loved you for so long, sometimes it's hard to bear


But after all this time, I hope you wait and see


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever I know I can't quit you


'Cause baby you're the one, I don't know how


Love you 'til the last of snow disappears


Love you 'til a rainy day becomes clear


Never knew a love like this, now I can't let go


I'm in love with you, and now you know*


"ko gue jadi iri sama Adel yah aaah" guman Putri dengan sorot mata kagumnya


"seketika pengen jadi Adel gue" timpal Aurel


Mereka semua begitu terpana dengan penampilan Adel dan Raga didepan sana ,sangat serasi siapapun yang melihatnya pasti akan berkata begitu.


I like the way you try so hard when you play ball with your friends


I like the way you hit the notes, in every song you're shining


I love the little things, like when you're unaware


I catch you steal a glance and smile so perfectly


Dengan senyumnya Adel malantunkan setiap lirik dengan sangat merdu ,disampingnya Raga tak lepas menatap kagum pada Adel dengan jari jarinya yang terus memetik senar gitarnya.


*Though sometimes when life brings me down


You're the cure my love


In a bad rainy day


You take all the worries away


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever I know I can't quit you


'Cause baby you're the one, I don't know how


In a world devoid of life, you bring color


In your eyes I see the light, my future


Always and forever I know I can't let you go


I'm in love with you, and now you know


I'm in love with you, and now you know*


"wooowww keren banget"


prokk prookk proookk


Semua bertepuk tangan ,sangat indah suara dan juga pemandangan didepan sana ,begitulah yang mereka pikirkan tentang suasa saat ini.


"cantik" bisiknya pada Adel


Adel menoleh kesampingnya "hah.."


"cantik suara dan si pemilik suaranya" ucap Raga


Seketika Adel menjadi gugup disana ,mendengar ucapan tiba tiba Raga kepadanya.


"ma-maaf pak ,gimana yaah"


Raga hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Adel.


"wah ,Pak Raga sama Adel cocok yaah" celetuk Pak Yoga


"patah hati kita nii pak Yoga" oceh Gita disebrang sana


"patah hati satu kantor deh kalau begini ceritanya" sahut Putri