Supreme Cultivation

Supreme Cultivation
Sc.47



Melihat situasi sekarang ini maka Ming Can tidak bisa lagi untuk berdiam diri saja dan tidak mengambil tindakan apapun atas apa yang terjadi dimana ini bersngkutan langsung dengn dirinya.


"Kalian berdua dengarkanlah, aku tidak akan membawa kalian berdua dalam perjalanan diriku" ucap Ming Can serius.


Melihat keseriusan yang terjadi diantara tiga muda-mudi dihadapan mereka, Wu Zhong dengan sang istri Yue Zi memilih keluar dari ruangan tersebut.


Biarlah yang bersangkutan yang menyelesaikan.


Kembali pada Ming Can.


"Ming, kau sudah bilang sebelumnya akan membawaku dalam perjalananmu" ucap Feng Yun.


"Jika kau mau dan bersedia menunggu beberapa tahun lagi disini, maka saat itu tiba aku akan kembali dan langsung menikahi dirimu" jawab Ming Can atas perkataan dari Feng Yun.


"Aku tidak mau begitu!" tolak tegas Feng Yun.


"Kalau tidak mau aku tidak masalah, namun hubungn kita berakhir sampai disini" ucap Ming Can.


Feng Yun menjadi bimbang, karena disatu sisi dia tidak mau jauh-jauh dari Ming Can sedangkan disisi lain dirinya tidak bisa menerima semua ini begitu saja.


"Wu Mei, jika kau punya perasaan juga padaku maka tunggulah sampai beberapa tahun kemudian sesuai perkataanku sebelumnya" ucap Ming Can.


"Baiklah, tapi kamu janji harus kembali dan tepati perkataan janjimu itu" jawab Wu Mei.


"Bagus, lalu apa keputusan dirimu Feng Yun?" tanya Ming Can kembali.


"Kalau begitu, berikan aku jaminan agar aku bisa percaya kau akan kembali kesisi diriku dan menepati semua perkataanmu barusan?" ucap Feng Yun.


Ming Can menarik Feng Yun kedalam pelukan hangatnya, dan mencium bibir Feng Yun sejenak.


Setelah adegan itu selesai, Ming Can berkata "apakah itu cukup?"


Feng Yun mengangguk secara malu-malu dengan wajah merahnya yang langsung disembunyikan dalam dada bidang milik Ming Can.


"Gak adil!" ucap Wu Mei.


Ming Can tersenyum dan berkata "kemari"


Setelah mendapatkan kesepakatan dengan dua wanitanya, Ming Can menjelaskan pada orang tua Wu Mei bahwa Ming Can hanya akan pergi sendiri tanpa membawa kedua wanitanya.


Tentu tak ada penolakan apapun, begitu juga dengan tuan kota yang sudah mendapatkan penjelasan langsung dari Ming Can perihal yang terjadi sebelumnya dan ditentukan sebelumnya diantara mereka bertiga saat berada di gedung Asosiasi Wu.


Selesai dengan pamit, Ming Can sudah pergi jauh dari kota Huazhuo.


Ming Can melanjutkan kembali perjalanan dirinya menuju sekte pelangi seperti rencana awal yang sudah ditentukan olehnya.


Ming Can harus melewati sebuah ngarai terlebih dahulu sebelum sampai di kawasan sekte Permata.


Dengan kekuatannya sekarang, tidak ada masalah bagi diriny untuk melewati ngarai tersebut dengan mudah.


Walau terkadang dirinya mendapatkan serangan-serangan dari para penghuni ngarai disana, yang mana dapat dikalahkan dengan mudah oleh Ming Can.


Sore hari, setelag menempuh jalan panjang akhirnya Ming Can sekarang tiba di wilayah sekte permata.


Melalui jalur rahasia dirinya dapat masuk kedalam wilayah sekte dengan mudah tanpa ada yang mengetahui keberadaan dirinya.


Namun mengejutkan sekali, saat dirinya melewati kediaman penatua pertama sektenya, Ming Can dapat mendengarkan perkataan pria tua tersebut dengan jelas yang mengatakan rencana dirinya yang bertujuan menyingkirkan diriku telah berhasil.


Tanpa ampunan dan tanpa pandang bulu sekalipun, Ming Can menyerang penatua pertama dengan teknik diam-diam.


Namun, tentu saja tidak akan semudah itu bargi Ming Can untuk mengalahkan sosok penatua pertama dihadapan dirinya sekarang.


Ming Can terus saja menyerang sampai-sampai dirinya tidak memberikan nafas pada si penatua pertama yang terlihat menyedihkan dipermainkan oleh Ming Can.


Ming Can menyerang dengan teknik berpedang miliknya yang begitu kuat bertenaga dan cepat sekali gerakannya, sekligus gerakan yang gesit dan sulit dibaca.


Penatua pertama pada akhirnya tewas ditangan Ming Can dengan teknik yang dipakai oleh Ming Can sebelum ini yang begitu kuat dan agresif.


Bersambung......


Jangan lupa mampir novel baru author dengan judul 'Layanan Sistem'


Terimakasih.