Supreme Cultivation

Supreme Cultivation
Sc.22



Pertarungan pada seleksi tahap 2 sudah selesai, yang berhasil lolos dan bertahan untuk lanjut ke tahap seleksi ketiga ada sekitar 100 orang.


"Seleksi tahap ketiga akan segera dilaksanakan, seleksi tahap ketiga ini adalah pertarungan kelompok"


"Setiap kelompok berisikan sepuluh orang, dan kelompok tersebut silahkan cari sendiri" jelas wanita muda dan cantik tersebut dari atas panggung pertarungan.


Ming Can merasa bingung harus satu kelompok dengan siapa sekarang ini?


Kala dalam kebingungan, Ming Can disapa oleh seseorang.


"Hai" ucap seseorang dari belakang Ming Can.


Ming Can berbalik badan dan dapat melihat ada seorang pria dengan pakaian cukup mewah dan memiliki kekuatan kultivasi tahap Kaisar 8.


"Ya?" jawab Ming Can.


"Kau sendiri?" tanya pria tersebut.


"Begitulah" jawab Ming Can.


"Bagaimana kalau bergabung dengan kelompoku, kami masihlah kekurangan satu orang lagi" jelas pria tersebut.


"Benarkah?" tanya Ming Can.


"Benar" jawabnya.


"Kalau begitu, aku setuju untuk bergabung dengan kelompok milikmu" jawab Ming Can.


"Baiklah, ikut denganku untuk bergabung dengan yang lainnya" ucap pria tersebut.


"Baik" jawab Ming Can.


Ming Can mengikuti pria tersebut menuju delapan orang yang sedang berkumpul tidak jauh darinya.


"Hai semua, aku sudah dapat satu orang lainnya" ucap pria muda sebelumnya.


"Hai" sapa delapan orang yang lainnya.


"Baiklah, sekarang kita mulai dengan berkenalan dan saling mengutarakan ide-ide kita semua untuk menyusun rencana dalam pertarungan seleksi tahap ketiga sekarang ini" jelas pria sebelumnya.


"Aku Linzhi, kekuatan terkuat miliku adalah serangan bertipe kecepatan dan ilusi" jelas seorang wanita dengan badan matang yang menggoda dan rambut merah.


"Aku Liuya, kekuatan terkuat miliku adalah serangan tipe serangan kuat dan pertahanan keras" jelas Liuya dengan tubuh tinggi dan terlihat feminim, namun terkesan tegas.


"Aku Yuziu, kekuatan terkuat miliku adalah elemen es dan teknik tombak" jelas Yuziu yang berpenampilan cantik dan tubuh bagus serta rambut putih seperti salju.


"Aku Guxi, kekuatan terkuat miliku adalah elemen tanah dan gada penghancur, serta pertahanan tubuh yang dikombinasikan dengan elemen tanah yang berbentuk armor" jelas seorang pria dengan badan besar berotot.


"Aku Gumin, kekuatan terkuat miliku adalah pedang besar dan tebasan kuat dan berat" ucap seorang pria dengan badan besar juga dengan pedang besar yang dirinya bawa.


"Aku Yuniu, kekuatan terkuat miliku serangan cepat dengan pedang" ucap seorang pria dengan dua pedang dipunggung.


"Aki Liozi, kekuatan serangan terkuat adalah tombak dengan gerakan naga petir" jawab seorang pria dengan sebuah tombak yang berada di punggung.


"Aku Yunshan, kekuatan serangan terkuat adalah alunan seruling jiwa dan gerakan pembunuh" ucap pria yang sebelumnya mengajak Ming Can bergabung dengan kelompoknya.


"Aku Xi, kekuatan terkuat miliku adalah serangan ilusi dan pedang cepat" jawab seorang wanita cantik dengan tubuh tinggi dan proporsional, berambut merah muda dan cantik juga berkesan imut.


"Aku Ming, kekuatan terkuat miliku adalah sebuah serangan skala area yang bisa mengurung lawan menyiksa serta bisa sampai membunuh lawan sesuka hatiku" jelas Ming Can.


"Baiklah, setelah perkenalan selesai dan saling mengenalkan kekuatan kita masing-masing"


"Waktunya untuk kita persiapkan rencana" jelas Yunshan.


"Apakah ada yang ingin memberikan sebuah saran soal pola serangan yang akan kita pakai saat diatas panggung arena pertempuran nantinya?" tanya Yunshan.


"Bagaimana jika gunakan serangan bertipe ilusi untuk pembukaan?" saran Ming Can.


"Benar, Linzhi dengan Xi bisa menyerang dengan serangan tipe ilusi sebagai pembukaan, barulah setelah itu bisa serangan jiwa" jelas Gumin.


"Dan diselesaikan dengan serangan penyelesaian oleh kita yang tersisa" tambah Guxin.


"Baiklah, itu akan bagus untuk rencana A. Hanya akan digunakan saat musuh yang berkekuatan setara ataupun dibawah kelompok kita" tambah Liozi.


"Untuk rencana B, bagaimana jika gunakan serangan pembuka berupa kekuatan sekala besar dan kuat seperti milik Guxi dengan Gumin" ucap Linzhi.


"Setelah itu maka secara otomatis lawan kita akan menghindar atau mengambil sikap bertahan dari dua serangan skala kuat seperti itu, dan bisa kita lakukan serangan berikutnya dengan teknik es milik Yuziu dan dilanjutkan serangan cepat oleh Yuniu"


"Kemudian sisanya kita bantu dengan serangan masing-masing" jelas Liuya.


"Itu akan bagus untuk rencana B, yang digunakan untuk menyerang lawan dengan kekuatan diatas kita sedikit" ucap Ming Can.


"Sedangkan untuk melawan kelompok dengan kekuatan yang berada jauh diatas kita semua, maka gunakan serangan secara bergantian dan gunakan insting dan kepercayaan kalian pada rekan satu tim untuk melakukan serangan kombinasi dan bergantian" jelas Ming Can.


"Saran dari saudara Ming bagus untuk rencana B" jawab Yunshan.


Setelah kesepakatan dicapai, akhirnya mereka sudah sepakat dan saling mempercayakan kekuatan masing-masing pada sesama rekan dalam kelompok tersebut.


Sedangkan diatas panggung, wanita cantik sebelumnya kembali keatas panggung pertempuran dan mengatakan bahwa pertarungan seleksi tahap ketiga akan segera dimulai.


"Waktu diskusi kalian semua habis, setiap kapten dalam kelompok maju kedepan dan mengambil nomor untuk kelompok kalian" ucap wanita muda dan cantik tersebut.


Akhirnya semua kapten dalam setiap kelompok maju kedepan dan mengambil nomor, ada sepuluh kelompok dan itu berarti kelompok diurutkan dari nomor 1 sampai dengan 10 kelompok yang ada disana sebagai peserta seleksi tahap ketiga sekarang.


Selesai dengan pengambilan nomor kelompok, wanita muda yang berada diatas panggung langsung memimpin jalannya seleksi tahap ketiga secara langsung.


"Pertarungan antar kelompok yang pertama adalah kelompok nomor 1 dengan kelompok nomor 9" ucap wanita tersebut.


Ming Can dengan kelompoknya mendapatkan nomor urut 5, dan kesempatan kali ini bisa digunakan untuk mengetahui kemampuan lawan yang sedang bertarung diatas panggung arena pertempuran dalam seleksi tahap ketiga kali sekarang.


Kedua kelompok yang akan bertarung diatas arena segera naik keatas panggung pertempuran, pertempuran tersebut langsung dimulai.


"Peraturannya adalah, jika setiap anggota kelompok sudah dikalahkan. Maka walau yang terisasa hanya satu orang dalam kelompok yang menang, maka semua anggota kelompok yang menang akam berlanjut ketahap berikutnya" jelas wanita muda tersebut diatas panggung arena pertempuran.


"Pertarungan dimulai!" ucap wanita muda tersebut dari atas ketinggian didekat panggung arena pertempuran.


Pertarungan antar kedua kelompok tersebut terjadi begitu hebat dan menarik, karena kedua kelompok memiliki pola serangannya masing-masing.


Ditambah kedua kelompok tersebut bisa memberikan serangan kombinasi yang baik satu sama lainnya bersama dengan rekan satu tim mereka.


Namun pada akhirnya pertandingan tetaplah pertandingan, ada yang kalah dan ada yang menang.


Kelompok nomor 9 memenangkan pertempuran kelompok dengan usaha yang cukup sulit jika bisa dikatakan.


"Pertarungan berikutnya adalah kelompok nomor 5 dengan kelompok nomor 8" ucap wanita muda diatas panggung tersebut mengumumkan pertarungan berikutnya.


Ming Can dengan kelompoknya naik keatas panggung, begitupun dengan lawan mereka.


"Pertarungan dimulai!" ucap wanita muda diatas panggung yang sekalian menjadi wasit.


"Rencana A" perintah Yunshan.


Segera sebuah serangan ilusi digabungkan antara Lingzhi dengan Xi, membuat kelompok lawan benar-benar terperangkap dalam dua ilsui berbeda dalam satu waktu bersamaan.


Dan mereka semua terkena serangan ilusi tidak terduga tersebut.


Melihat semua anggota kelompok lawan terkena serangan ilusi dengan telak, kemudian dilepaslah sebuah serangan tipe jiwa yang lagi-lagi mengenai lawan dengan telak.


Akhirnya semua anggota kelompok lawan hanya bida berdiam diri diatas panggung arena pertempuran karena dipengaruhi serangan ilusi dua lapis yang berbeda dan serangan jiwa.


Hingga sisanya tinggal dipukul sampai habis oleh Yunshan dengan anggota kelompok yang lainnya.


Boom!


Serangan gabungan dilakukan bersamaan, hingga membuat semua anggota kelompok lawan semuanya tumbang dalam waktu cepat.


"Pertandingan selesai, pemenangnya kelompok nomor 5" ucap wanita muda yang menjadi seorang pemimpin jalannya ujian seleksi tahap ketiga sekarang.


Semua orang nampak tertegun dan terbengong dengan apa yang sedang terjadi diatas panggung arena barusan antara pertaungan kelompok nomor 5 dengan 8.


Setelah kelompok Ming Can turun dari atas panggung pertempuran dengan hasil kemenangan, mereka semua berkumpul dan memulihkan tenaga yang sempat terpakai walau sedikit dalam pertempuran barusan.


Sambil mereka semua sekelompok memperhatikan jalnnya pertempuran antar kelompok lainnya.


Pertarungan demi pertarungan berlangsung, sampai tersisa lima kelompok, yaitu kelompok nomor 9,5,3,8, dan 10.


Kelompok nomor 10 tidak kebagian bertarung, sedangkan kelompok nomor 9 akan melawan kelompok nomor 5 yang merupakan kelompok Ming Can.


Dan kelompok nomor 3 akan melawan kelompok nomor 8.


Diatas panggung, begitu aba-aba mulai sudah diberikan segera Ming Can dengan keompoknya melakukan sebuah serangan dengan rencana B.


Dua serangan kuat dilepaskan oleh Gumin dan Guxi, dan membuat semua anggota kelompok nomor 9 bertahan dari tipe serangan kuat tersebut.


Dan disitulah momen yang menjadi kespatan bagi Yuziu dengan Yuniu untuk melakukan serangan tipe es milik mereka.


Belum reda mereka menahan serangan kuat dari Gumin dan Guxi, sudah mendapat serangan tipe area yang kuat berupa serangan elemen es.


Serangan skala area tipe elemen es tersebut berhasil menahan seluruh pergerakan anggota kelompok nomor 9 dan membekukan setengah badan mereka.


Kemudian diselesaikan oleh Ming Can dan yang lainnya untuk penyelesaian berupa serangan final.


Boom!


Akhirnya pertarungan usai dan dimenangkan oleh kelompok nomor 5 dengan kemenangan yang lagi-lagi menang dengan mudah dan cepat.


Membuat para penonton yang ada disekitar arena pertarungan dibuat kagum dan terpukau untuk yang kedua kalinya.


Kemudian dilanjutkan dengan pertarungan antara kelompok nomor 3 melawan kelompok nomor 8 diatas panggung arena pertempuran setelah pertarungan antara kelompok nomor 9 dan 5 barusan.


Pertarungan antara kelompok nomor 3 dengan kelompok nomor 8 berlangsung alot dan lama, dengan serangan yang diberikan kedua kelompok begitu menekan satu sama lain, bahkan saling bergantian diberikan atau dilepaskan sebagai serangan gabungan ataupun individu.


Sampai hasil akhir didapatkan dengan kemenangan berada dipihak kelompok nomor 3.


"Pertandingan dihentikan selama beberapa saat, sebelum dilanjutkan pada sore hari nantinya" ucap wanita muda tersebut yang merupakan pengawas dalam pertarungan diseleksi tahap ketiga ini.


Semua orang bubar, sementara Ming Can dengan kelompoknya memilih untuk makan dan minum sambil mengobrol lebih banyak lagi.


Bersambung......


Jangan lupa


Like,Komen,Favorit,Vote,Rate 5 Bintang.


Terimakasih.