
“Dark magician? Apa itu? Aku tidak pernah mendengarnya.” ucap Valen yang sedikit bingung setelah mendengar itu.
“Jangan kau, aku pun sama. Seingatku hanya ada Mage dan Magician saja, yah itu pun kedua job itu sama sekali tidak terlalu berbeda, hanya berbeda untuk berapa elemen yang dikuasai.” jawab Demian.
“Iya itu aku saja tahu.”
“Nah anehnya lagi si Dark Magician ini memiliki skill yang unik. Seingatku dia mengalahkanku hanya menggunakan 3 Skill! Yang pertama Mark, Curse dan Drain.”
“Kapan kau bertemu dengannya?”
“Seingatku itu sekitar 5 tahun yang lalu.”
***
5 Tahun lalu.
Didalam gua yang begitu gelap dan dingin, tinggallah seekor Naga yang sangat kuat bahkan lebih kuat daripada seluruh naga lainnya.
Dia tinggal didalam gua tersebut untuk mengasingkan dirinya daripada dunia luar karena dirinya benci keramaian.
Disaat dirinya sedang tidur nyenyak datanglah seseorang yang menggunakan jubah serta topi penyihir berwarna hitam, dia juga menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya.
“Wah-wah setelah dicari cukup lama ternyata disini kau berada.” ucapnya dengan santainya.
“Hm? Siapa kau? Beraninya masuk ketempat istirahatku.” ucap Demian terlihat kesal.
“Aku? Aku L... Eh maksudku Dark Magician.” jawabnya.
“Dark Magician? Aku tidak pernah mendengar nama seperti itu, tapi itu tidak penting! Ada urusan apa kau sampai memasuki sarangku? Tapi karena moodku sedang bagus jadi sebaiknya kau pergi sekarang.” ucap Demian mengabaikan orang tersebut dan kembali beristirahat.
“Kau bahkan tidak memberiku waktu untuk menjawab.” gumamnya.
“Aku tidak peduli dengan jawabanmu, sana pergi. Huss! Huss!” ucap Demian sambil memejamkan matanya.
“Baiklah kalau begitu, karena kau sangat meremehkanku.”
“Mark!”
Mendengar orang itu mengucapkan Skill tentu saja membuat Demian langsung terkejut dan bangun.
Tapi tidak ada yang terjadi padanya kecuali sebuah tanda bintang gelap yang menyala didahinya.
“Pfftt!! Ini skillmu? Cih membuatku kaget saja.” ucap Demian tertawa kecil untuk mengejek Skillnya yang terlihat tidak berguna.
“Curse!”
Bintang gelap tersebut membesar dan menyebar keseluruh tubuh Demian dan membuat bintang besar yang mengelilingi tubuh Demian.
“Oke, ini mulai terasa menakutkan.” ucap Demian.
“Hehe terlambat!”
“Drain.”
Seketika bintang gelap yang menyelimuti tubuh Demian menyala dan membuat Demiam merasa lemas dan mulai melemah.
“A-apa yang terjadi...” ucap Demian yang perlahan mulai tidak sadarkan diri.
“Salahkan dirimu karena terlalu sombong, sekarang kau jadi yang paling lemah diantara 6 Naga didunia.” ucapnya.
“Mulai sekarang Cursenya akan bertahan selamanya, tidak akan ada orang yang bisa menghancurkan Cursenya kecuali aku, kalau begitu dadah. Selamat menikmati menjadi lemah.” ucapnya meninggalkan Demian yang lemas dan berakhir pingsan karena Skill orang itu.
“Si-sial...”
Bintang gelap yang mengelilingi tubuh Demian perlahan mulai mengecil seperti bentuk semua dan berdiam dipunggung badannya.
***
“Aku akui kau cukup bodoh Demian.” ucap Valen setelah mendengar cerita Demian.
“Ya mau bagaimana lagi, lagipula seingatku tidak pernah ada Skill yang bisa melukaiku dengan mudah. Bahkan skill-skill saudaraku tidak sehebat itu.” jawab Demian.
“Aku sangat ingin memukul kepalamu sekarang kalau kebodohanmu.”
“Lalu apa yang terjadi setelah itu sampai kau sekarang tinggal ditempat yang seharusnya adalah Earth Dragon?”
“Sebenarny... Tunggu? Darimana kau tahu ini adalah tempatnya Earth Dragon?”
“Yah kalau dilihat-lihat mana mungkin Dark Dragon tinggal ditempat yang penuh hutan seperti ini.”
“Kau hanya berpikir seperti itu?”
“Iya.”
“Sebenarnya aku bertukar wilayah dengan saudaraku.”
“Bertukar wilayah? Memangnya bisa?”
“Bisa asalkan yang kuminta bertukar mau. Aku awalnya meminta kepada Water Dragon tetapi dia menolak karena tidak cocok tinggal didalam gua, begitu juga dengan Fire, Wind, Light Dragon. Mereka sama sekali tidak ingin tinggal didalam gua yang sepi dan dingin. Sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk datang kepada Earth Dragon, awalnya dia menolak tapi setelah kupinta berkal-kali dia akhirnya mengiyakan tapi dengan syarat hanya selama 10 tahun, dan sekarang sudah berjalan 5 tahun.” jawabnya.
“Hm... Siapa sebenarnya Dark Magician ini? Padahal skillnya terdengar sederhana tapi ternyata cukup kuat.” ucap Valen.
“Apa kau bisa menolongku untuk mengangkat Curse ini? Tolonglah! Dari yang aku lihat sepertinya kau bisa, karena kau orang kedua yang mengalahkanku.” ucapnya menggenggam tangan Valen.
“Berhenti menggenggam tanganku, itu sedikit menggelikan.” ucap Valen menarik tangannya.
“Menggelikan? Apa karena aku dalam wujud laki-laki? Kalau begitu... Human-Form Berganti”
Tubuh Demian mulai bercahaya dan berubah menjadi seorang gadis cantik dengan tubuh yang mantap.
“Nah sekarang bagaimana? Apa kau mau menolongku?” ucap Demian menggenggam tangan Valen kembali.
“Aku rasa sama saja, bahkan ini menjadi menjijikan.” ucap Valin menarik kembali tangannya.
“Hah? Lalu kau sukanya dengan apa?”
“Bukan masalah suka atau tidak suka tapi menjijikan tahu! Kalau pun kau berubah menjadi gadis seperti apapun dalamnya tetap seorang laki-laki dan itu menjijikan!” bentak Valen.
“Hah... Sudahlah ini malah membuatku ribet saja.” ucap Valen memegang kepalanya.
“Lalu bagaimana dengan Cursenya?”
“Jujur saja aku tidak tahu cara mengangkat Cursemu karena ini adalah kali pertama aku melihat skill semacam ini.” jawab Valen.
“Nasibku tidak akan baik kalau aku menjadi seorang Naga yang lemah!” ucapnya dengan nada sedih.
“Bagaimana kalau kau ikut denganku saja?” ajak Valen.
“Ikut denganmu? Kemana?” jawab Demian.
“Aku sebenarnya sedang berpetualang sambil mencari Artefak.” jawab Valen.
“Ah sial! Aku keceplosan!” batin Valen.
“Eee maksudmu adala...”
“Artefak? Kau juga tahu mengenai Artefak? Siapa yang memberitahumu?” potong Demian.
“Lho? Kukira hanya aku dan System yang tahu mengenai Artefak kenapa Demian juga tahu?” batin Valen.
“Eee itu... Ah ibuku yang memberitahuku tentang itu.” jawab Valen.
“Ibumu? Apa ibumu adalah seorang monster kuat?” tanyanya.
“Bukanlah! Ibuku itu asli manusia!” bentak Valen.
“Hmm ini aneh, seharusnya yang tahu tentang Artefak hanyalah Monster-monster kuat yang mendominasi disetiap wilayah, dan setahu hanya ada 10 Artefak didunia ini.” ucap Demian.
“10! Apa itu benar System?” batin Valen.
[Tentu tidak, tapi sepertinya yang dikatakan oleh Naga ini hanyalah Artefak Epic]
“Benarkah?” batin Valen.
[Mungkin]
“Hmm Kalau begitu apa kau tahu dimana 10 Artefak itu berada?”, tanya Valen.
“Tempat pastinya tidak tapi aku tahu siapa yang menyimpan 5 dari 10 Artefaknya.” jawab Demian.
“Jangan bilang 5 Artefak yang mau kau sebutkan itu sedang berada dimasing-masing saudaramu?” tebak Valen.
“Benar, dan aku memiliki satu Artefak jadi totalnya ada 6.” jawab Demian.
“Tapi seingatku Artefak itu hanya bisa digunakan oleh kami Entitas terkuat dan belum pernah terdengar kalau ada manusia yang bisa menggunakannya.” sambung Demian.
“Hah? Lalu kenapa Arthur bisa menggunakan Weakness Chain?” batin Valen.
[Sepertinya dia ini tidak mengetahui adanya Artefak lain, tuan. Jadi itu membatasi pengetahuan tentang adanya manusia yang menggunakan Artefak]
“Aku harap kau benar.” batin Valen.
“Kalau begitu apa kau bisa memberiku Artefak milikmu?”
“Tidak akan, karena Artefak itu adalah kemampuan terakhir bagiku. Jadi tidak akan aku berikan kepadamu dengan mudah.” jawab Demian.
“Kau sungguh tidak mau memberikannya?”
“Yap.”
“Bagaimana kalau aku bisa menyembuhkan Cursemu itu? Apa kau bisa memberikan Artefaknya kepadaku?”
“Hm... Baiklah tapi kau harus sembuhkan Curseku lebih dahulu.” ucap Demian.
“Sayangnya sekarang tidak mungkin, jadi lain kali sajalah.” ucap Valen tertawa kecil.
“Apa maksudmu?”
“Bukankah aku sudah bilang sebelumnya kalau aku tidak bisa melepaskan Cursemu tapi itu sekarang, mungkin nanti setelah aku mendapatkan Artefak yang tepat, bisa saja aku membantumu.” jawab Valen.
“Kau yakin bisa menyembuhkanku?”
“Yah tidak sepenuhnya yakin tapi aku akan usahakan karena lumayan kalau hadiahnya adalah Artefak.” jawab Valen.
“Tapi sebaiknya jangan sekarang, karena tubuhku terluka parah. Besok saja.” ucap Demian.
“Lalu sekarang kita harus berdiam dimana?” tanya Valen.
“Ya tidak tahu! Kau kan yang menghancurkan rumahku.” jawab Demian.
“Tapi rumahmu tidak sepenuhnya hancurkan?”
“Kalau dalam bentuk manusia, aku bisa saja beristirahat disitu tapi tempatnya sangat terbuka, bahkan kalau gerimis pun kita pasti langsung kebasahan.” jawab Demian.
“Bagaimana kalau kita tidur didalam hutan saja?”
“Hutan yang mana? Bukankah hutannya sudah rata karenaku sebelumnya.” jawab Demian.
“Bagaimana kalau kalian tinggal didesa kami?” tanya seseorang yang berada dibelalang mereka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hello maaf kemaren gk update, kepala saya cukup sakit jadi tidak mengetik deh hehe.
Oh iya kalau ada yang penasaran Demis itu Beast type apa dia Beast type Lion ya atau lebih mudahnya dibilang Singa.
Dan ini Status Muve/Valen kalau kalian penasaran juga, soalnya aku gk ada nempatin Dialog yang mengebuat si Valennya liat status
Status
<17 Tahun>
\=\=
\=\=
Skill
-Host dapat membuat sebuah Skill permanen dengan memikirkannya namun hanya dibatasi sebanyak 7 kata.
Semakin tinggi Level skill semakin banyak kata yang dapat ditambahkan.
Cooldown : 3 Bulan
\=\=
-Host dapat merubah kembali Skill yang dimiliki dengan memikirkan Skill tersebut namun hanya dibatasi 7 kata.
Semakin tinggi Level skill semakin banyak kaya yang dapat ditambahkan.
Cooldown : 3 bulan.
\=\=
-Skill ini adalah Skill passive yang membuat anda lebih cepat mendapatkan ikan saat memancing bahkan tanpa umpan sekalipun
\=\=
-Skill ini adalah skill passive yang membuat Host dapat memakan apapun entah itu keras dan kuat asalkan muat dimulut akan dapat dikonsumsi namun akan terus menginginkan makan dan makan sampai Host merasa kenyang.
Skill akan aktif setiap memakan daging Monster dan dalam keadaan tertentu Stat monster yang dimakan akan dapat ditambahkan kepada Host.
\=\=
-Kebal terhadap semua jenis serangan elemen.
\=\=
-Membuat Host bergerak dengan cepat kesisi depan,kanan dan kiri musuh sambil menebaskan pedang disetiap gerakan.
\=\=
-Skill Passive yang akan menyembuh luka seperti apapun secara seketika setiap 5 menit.
Tidak dapat menghilangkan Efek negatif.
\=\=
-Memanggil boneka kayu yang dapat meniru tampilan Host serta dapat bertarung serta mewarisi setengah kekuatan Host.
Cooldown : 1 hari
\=\=
-Dengan mengumpulkan kekuatan besar pada senjata kemudian melepaskan kekuatan tersebut menjadi angin yang membentang secara horizontal yang dapat memotong apapun dengan mudahnya.
\=\=
-Anda dapat berubah menjadi kelelawar untuk sementara waktu dan dapat kembali lagi berubah kewujud manusia saat anda menginginkannya.
-Cooldown : 10 Menit
\=\=
-Skill Passive yang membuat seluruh indra anda meningkat sangat hebat serta meningkatkan Poin Strength sebanyak 20%.
-Didapat Karena Poin Strength Mencapai 100.
\=\=
-Tidak lagi merasakan sakit pada tubuh saat terkena serangan apapun bahkan yang memberikan sebuah luka besar pada tubuh.
\=\=
-Tidak lagi merasakan lapar dan tanpa makan sekalipun anda akan tetap terlihat sehat tanpa makan juga tidak akan membuat anda kurus atau menjadi lemas karena kurangnya mengonsumsi makananan.
\=\=
-Sebuah rantai yang dapat mengikat dan melemahkan Stat yang diikat sebanyak 20%.
Hanya dapat mengikat satu target.
Target juga tidak bisa menggunakan salah satu skillnya kecuali Skill passive.
\=\=
-Mengucapkan nama Skill saat melihat sesuatu atau seseorang akan memberikan informasi lengkap tentangnya.
\=\=
-Skill passive yang membuat tubuh anda menjadi kebal terhadap efek negatif dan juga akan meningkatkan Poin Vitality anda sebanyak 20%.
-Didapat saat Poin Vitality mencapai 100
\=\=
- Skill passive yang membuat anda lebih tepat dan cepat dalam menempa senjata, dan dalam peluang kecil senjata yang ditempa akan mendapatkan efek special.
\=\=
[Buat Expnya salah buat banyak karena si Valen sudah Op karena Skill Eaternya di Ch sebelum-sebelumnya]