Super Systems

Super Systems
Ch 33:Melawan Arthur



Muve melewati gerbang menuju istana Calvary dan ternyata dihalaman istana sudah terdapat puluhan ribu prajurit yang siap untuk bertarung menghadang Muve.


Ditambah lagi juga terlihat beberapa orang yang cukup kuat dibelakang mereka menggunakan Armor yang berbeda.


“Seran...”


Pasukan yang begitu banyak itu langsung rata setengah karena serangan Muve yang tiba-tiba membelah tubuh mereka seperti tahu.


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


Muve naik level begitu banyak hanya dengan membunuh para prajurit-prajurit itu.


Prajurit yang lain saat terkejut dan mulai ketakutan melihat kawan-kawan mereka yang mati begitu mudahnya tanpa bergerak dari tempatnya sama sekali.


“Kalian harusnya bersembunyi bukannya melawan..” gumam Muve.


“Slashing Wave.”


Para prajurit berlarian saat Muve mengangkat pedangnya tetapi semua telah terlambat karena serangan Muve lebih cepat daripada lari mereka.


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


[Slashing Wave Mencapai Level Max]


“Sekarang tidak ada lagi orang yang dapat menyelamatkan kalian para bangsawan!” ucap Muve dengan tatapan kesal saat melihat istana.


[Menambahkan 1 Poin Stat Ke Strength]


[Menambahkan 25 Poin Stat Ke Agility]


[Mendapatkan Skill - Strongest]


Perlahan Muve memasuki istana dan benar saja bukannya panik ternyata para bangsawan malah berkumpul-kumpul dan berbincang-bincang.


“Kalian tidak takut orang yang menghancurkan kota itu sampai ketempat ini?”


“Tenang saja! Hanya monster yang sangat amat kuat saja yang bisa membantai habis prajurit sebanyak itu.”


“Tapi entah kenapa daritadi aku tidak bisa berhenti merasa gelisah...”


“Itu hanya karena kau takut saja.”


“Mungki... Eh...”


Percakapan mereka terhenti saat salah satu dari mereka kepalanya terputus dengan seketika.


“Mamam ni tenang saja.” gumam Muve saat memenggal kepala orang tersebut.


“Aaaa!??” teriak orang yang berbicara sebelumnya.


Para bangsawan itu berlari terbirit-birit karena saking takutnya melihat pemandangan itu “T-tolong!!! Siapapun tolong!!!” teriaknya.


“Akan aku biarkan kau, supaya aku lebih cepat bertemu dengan dia.” batin Muve menatap orang itu berlari dan mengikutinya perlahan.


Benar dugaan Muve kalau dia akan berhenti disebuah ruangan yang pasti ada orang didalamnya.


“To-tolong!!!” teriaknya menggedor-gedor pintu yang besar tersebut.


Tidak lama pintu pun terbuka dan disana terdapat begitu banyak orang seperti bangsawan dan rakyat yang berhasil selamat dari serangan Muve dikota dan tentu saja ditempat itu juga ada seseorang yang sangat kuat, yaitu Raja Arthur.


“Ada apa?” tanya raja Arthur.


“Y-yang mulia!! Ada pembunuh!!” jawabnya saat mendekati raja Arthur.


“Jadi dia sudah sampai disini...” gumam raja Arthur.


Raja Arthur pun berdiri dari singgasananya sambil memegang pedang besar yang sebelumnya bersender disinggasananya.


“Vritra Armor.”


“Reinforce Armor.”


Sebuah satu set armor berwarna ungu pekat tiba-tiba muncul ditubuh raja Arthur yang sedang berjalan kearah pintu masuk keruangan tersebut.


“Y-yang mulia anda ingin pergi kemana?” tanya seorang wanita cantik yang sebelumnya berada disamping raja Arthur.


“Tentu saja melawan pembun...”


Tring!!!!


Muve tiba-tiba muncul menyerang raja Arthur menggunakan Dagger tetapi serangan itu bisa ditahan oleh raja Arthur dengan mudah.


“Kau sungguh tidak sabaran.” ucap raja Arthur mendorong Dagger Muve.


“Triple Slash.”


Muve langsung bergerak kembali setelah termundur sesaat tetapi dari serangannya itu tidak ada sama sekali yang mengenai raja Arthur.


“Gaya bertarungnya terlalu simple.” ucap raja Arthur mengayunkan pedangnya kearah Muve.


“Ugh... Tapi aku jauh lebih kuat darimu!!!” teriak Muve mendorong pedang raja Arthur kemudian menyerangnya bertubi-tubi.


Tring!! Tring!! Tring!!


Semua serangan Muve tertangkis dengan mudahnya padahal gerakannya sudah cukup cepat dan sulit untuk dilihat dengan mata telanjang.


“Bukankah sudah kubilang... Terlalu simple!!!” ucapnya menyerang kearah kanan yang sangat kebetulan serangan itu berhasil menusuk pinggiran perut Muve.


“Ugh...”


Muve melompat mundur tetapi raja Arthur mengejarnya “Infinite Slash.” raja Arthur menebas-tebaskan pedangnya dengan kuat dan cepat.


Tringg! Tring!! Tring!!


Awalannya Muve dapat menangkis serangannya dengan mudah tetapi lama-kelamaan serangannya menjadi semakin kuat dan semakin cepat membuat Muve mulai kesulitan untuk menahannya.


Tring!!


“Gawat!” batin Muve saat Dagger yang dipegangnya terpental karena tidak dapat lagi menggenggamnya dengan kuat.


Srak!!!


Tangan Muve seketika putus karena serangan raja Arthur dan tanpa belas kasihan raja Arthur menebas tangan satunya milik Muve dan membuatnya berteriak sangat keras karena kesakitan.


“Argh!!!!!”


“Berisik!!” bentak raja Arthur menusuk mulut Muve yang terbuka karena berteriak.


“Ak... Akh....”


“Lumayan, sudah lama aku tidak bertarung selama ini walau hanya selama kurang dari 20 menit.” ucap raja Arthur tersenyum mengerikan kearah Muve.


“Ah... Sepertinya kali ini aku akan sungguhan mati...” Muve kehilangan kesadarannya karena darah yang begitu banyak keluar dari tubuhnya membuatnya lemas dan pingsan.


[Super Regeneration - Aktif]


Tubuh Muve langsung sembuh dan luka yang dilehernya juga sembuh seketika tetapi karena Muve telah pingsan pertarunganmu telah berakhir.


Tetapi raja Arthur yang melihat itu sangat terkejut “Bagaimana mungkin lukanya bisa sembuh semudah itu?!” ucap raja Arthur.


“Yey!!! Hidup raja Arthur!!!”


Orang-orang diruangan itu bersorak dengan meriahnya melihat orang yang mengancam hidup mereka telah berakhir ditangan raja mereka.


“Syukurlah Yang mulia! Dia sudah m... Tunggu kenapa tubuhnya tidak terluka sama sekali!!” ucap wanita cantik yang mendekati raja Arthur dengan senyum manisnya.


Raja Arthur tidak menjawab dan hanya menyeret tubuh Muve keluar dari ruangan tersebut meninggalkan orang-orang.


***


Beberapa Jam Kemudian.


Disebuah ruangan yang begitu kosong dan sedikit gelap Muve terbaring dilantai dengan tangan dan kaki yang terikat membentang.


“Mmm... D-dimana ini...” ucap Muve saat dirinya perlahan terbangun.


“Ini adalah ruangan rahasiaku, hanya ada kau dan aku.” jawab seseorang.


Muve menoleh kearah suara itu berasal dan saat melihat wajahnya Muve langsung menatapnya dengan penuh amarah dan mencoba berdiri tetapi tidak bisa karena terikat.


“Raja Arthur!!! Apa yang kau ingin lakukan padaku!!! Lepaskan aku!!!” teriak Muve.


“Hah... Sepertinya aku lebih suka melihatmu yang pingsan daripada bangun!” ucap raja Arthur menusuk perut Muve dengan pisau.


“Argh!!!”


“A-apa-apaan!!” teriak Muve.


“Hanya eksperimen.” jawab Muve.


[Super Regeneration - Aktif]


“Hahaha ternyata kau memang memiliki kemampuan penyembuhan yang sangat luar biasa.” ucap raja Arthur.


“Seharusnya itu untukku saja!” teriak raja Arthur menusuk kembali perut Muve.


“Argh!!! Si-sial!!!” teriak Muve.


“Ahahah ini sedikkt menyenangkan.”


“Lihat saja kau! Aku pasti akan balas dendam!” ucap Muve menatap raja Arthur.


Srak!


“Argh!!” teriak Muve lagi saat raja Arthur menusuk perutnya tepat disebelah tusukan sebelumnya.


“Kau harusnya sadar seperti apa kondisimu sekarang. Harusnya kau memohon bukannya malah membentakku!” ucap raja Arthur menusuk perut Muve lagi.


“Argh!!”


[Super Regeneration - Aktif]


“ini sungguh hebat! Lukanya langsung menghilang.” ucap raja Arthur menyentuh perut Muve yang sebelumnya terluka telah sembuh.


“Ban*sat kau! Lihat saja akan aku putuskan rantai ini dan langsung membunuhmu!” bentak Muve.


“Baiklah, kalau kau bisa menghancurkan rantai itu aku akan bebaskan kau.” ucap raja Arthur.


“Ugh!!! Ughh!!!!”


Muve mencoba menarik rantai itu dengan kekuatannya supaya putus dan dapat membuatnya bebas tetapi sekuat apapun Muve menarik rantainya tidak mau putus.


“K-kenapa tidak putus juga!! Terbuat dari apa rantai ini?!” ucap Muve yang kebingungan melihat rantainya yang tidak putus.


“Bukan rantainya yang kuat tetapi kau yang terlalu lemah! Rantai itu adalah barang dewa yang diberikan oleh seorang Malaikat padaku saat aku membunuh Raja iblis.” jawab raja Arthur.


“Nama rantai itu adalah Weakness Chain.”


“Malaikat itu bilang kalau orang yang seluruh anggota geraknya terikat oleh rantai ini maka kekuatannya akan langsung menurun atau menjadi sangat lemah.” sambung raja Arthur.


“M-mustahil!!”


“Buktinya kau bahkan tidak bisa memutuskan rantai ini.” ucapnya.


Setelah itu raja Arthur mulai menyiksa Muve secara terus-terusan dan berhenti saat Muve sekarat kemudian melanjutkan saat lukanya sembuh.


Muve merasa lebih baik mati daripadanya merasakan rasa sakit yang seperti itu tetapi dendamnya terhadap raja Arthur menjadi satu titik yang melawan perasaan ingin mati itu.


Muve menahan semua siksaan itu dengan kerasnya walaupun hanya beberapa jam terlewat sudah membuat hampir gila.


Malam harinya.


“Aku cukup ketagihan melakukan ini! Tapi sebaiknya kita sudahi dulu, sampai jumpa besok.” ucap raja Arthur yang bersimbah darah Muve begitu banyak dibaju dan wajahnya.


Raja Arthur kemudian pergi dari ruangan itu dengan menghilang begitu saja seperti sebuah Teleportasi.


“A-aku rasa kalau ini berlanjut sehari lagi mungkin aku akan gila.” ucap Muve.


“Ini semua karena rantai gila ini!” ucap Muve menatap rantai yang mengikatnya.


[Rantai ini adalah Artefak,Host. Anda ingin mencoba menyerapnya?]


“Artefak! Sungguh? Kalau begitu dengan menyerapnya berarti bisa membuatku bebas dari tempat ini!”


[Memulai Menyerap Artefak]


[Karena Artefak Yang Diserap Adalah Artefak Tingkat Tinggi Maka Proses Akan Menjadi Sangat Lama]


[Karena Intelligent Anda Hanya 16 Maka Proses Hanya Akan Menjadi Sangat Amat Lama]


[0.1%/Hari]


[Semoga Beruntung]


- - -


Maaf updatenya telat biasanya jam 12 udh update tapi ini malah jam 5 soalnya saya kerja direality lembur hari dan mengetiknya ditengah malam, ini saja sedikit terangguk-angguk karena ngantuk hehe.


Mungkin besok sudah normal lagi.