
Hari dan hari pun berlalu dengan damainya untuk Muve karena tidak melakukan apa-apa selama 3 hari kecuali makan dan tidur saja.
Sebenarnya itu sangat membosankan untuk Muve tetapi dia sungguh tidak ingin melakukan apapun selama 3 hari itu, bahkan tidak mengerjakan misi hariannya.
Setelah masa-masa membosankan berlalu akhirnya tiba waktunya untuk Muve berangkat bersama Ellyn untuk menyelamatkan keluarganya.
“Inventory ini sangat memudahkanku jadi tidak perlu membawa benda-benda ditubuhku kecuali Dagger ini.” ucap Muve saat memasukan barang yang diperlukan ke Inventory.
Muve kemudian keluar dari penginapan untuk pergi ke pinggir pantai, sesampai disana Muve sudah melihat Ellyn sedang menunggunya.
“Kau sedikit terlambat.” ucap Ellyn saat melihat Muve yang menghampirinya.
“Kakak saja yang terlalu cepat datang.” jawab Muve.
“Uh... tidak perlu memanggilku kakak, itu cukup menganggu. Panggil Lyn saja.”
“Tapi bukankah kakak lebih tua dariku? Jadi wajar saja.”
“Tidak-tidak! Jangan pakai kakak! Lyn saja.”
“Baiklah-baiklah L-lyn.”
“Sekarang bagaimana? Aku tidak bisa berenang dan manusia mana coba yang bisa bernafas didalam air?” tanya Muve.
“Tenang saja! Nih.” jawab Ellyn memberikan 3 buah pil obat berwarna biru kepada Muve.
“Apa ini?”
“Itu adalah Obat yang bisa membuatmu bernafas didalam air.” jawab Ellyn.
“Sungguh?”
“Yap! Tapi hanya dapat bertahan sehari saja jadi kau harus ingat jam saat kau memakan pil obatnya.” jawab Ellyn.
Muve kemudian memakan Pil tersebut tanpa ragu.
[Mendapatkan Skill - Pernafasan Dalam Air{Sementara}]
“Kalau begitu ayo pergi! Aku akan menunjukkan dimana Istana Mermaid.” ajak Ellyn.
Ellyn kemudian menyelam dan berangkat menuju Istana Mermaid, Muve awalnya ragu-ragu untuk menyelam karena takut tenggelam tapi karena System juga mengatakan kalau dia sekarang bisa bernapas didalam air, Muve pun mengikuti Ellyn menyelam.
“Aku sungguhan bisa bernafas didalam air!!” teriak Muve terlihat senang.
Muve pun mengejar Ellyn yang sudah sedikit jauh didepannya.
“Ekornya cantik...” batin Muve saat melihat Ellyn yang berenang.
“Kau lambat Muve.” ucap Ellyn.
“Hehe.”
Mereka pun berenang cukup jauh ke dalam laut sampai akhirnya berhenti saat melihat sebuah gelembung yang sangat besar didepannya.
“Apa ini?” tanya Muve menusuk-nusuk gelembung yang kenyal tersebut.
“Ini adalah gelembung yang melindungi kerajaan Mermaid dari serangan Monster-Monster laut.” jawab Ellyn.
“Monster laut? Tapi kenapa kita tidak melihat satu Monster laut pun daritadi?” tanya Muve kembali.
“Itu karena rute yang kita lewati itu sedikit jauh dari tempat Monster laut mencari makan.” jawab Ellyn.
“Lalu masuk kedalam gelembung ini bagaimana? Bukankah gelembung ini akan pecah kalau kita coba masuk dengan paksa?”
“Tenang saja! Selama yang memasuki gelembung adalah Ras Mermaid maka kita bisa masuk. Lagipula kalau gelembung ini bisa pecah maka sudah lama Kerajaan Mermaid lenyap dihancurkan oleh Monster laut.” jawab Ellyn.
“Aku kan manusia.”
“Aku ada caranya tetapi... Ini sedikit memalukan.” jawab Ellyn dengan wajah yang sedikit memerah.
”Memalukan? Maksudnya?”
Ellyn hanya diam dan tiba-tiba memeluk Muve “Eh? Ada apa Lyn?” tanya Muve saat Ellyn memeluknya.
“Diam saja!” bentak Ellyn memejamkan matanya karena malu.
Ellyn pun mendorong dirinya dan Muve kedalam gelembung, ternyata itu cara yang disebutkan oleh Ellyn agar bisa masuk kedalam gelembung tersebut.
Sampai didalam Ellyn langsung melepaskan pelukannya dan menjauh dari Muve “Hah... Hah... Ak-aku baru saja memeluk seorang pria...” gumam Ellyn terengah-engah.
“Kenapa Lyn? Apa kau sakit?” tanya Muve mendekati Ellyn untuk menyentuh kepalanya.
“Ti-tidak-tidak, aku baik-baik saja.” jawab Ellyn menepis tangan Muve.
“Tapi kenapa kau bertingkah aneh?”
“Sudah-sudah jangan tanya lagi!!!” teriak Ellyn dengan wajah yang memerah.
“Oke-oke! Tapi sebaiknya kita melarikan diri dari sini karena kita sedang dikepung.” ucap Muve.
Sepertinya tempat Muve dan Ellyn masuk tadi terkena bagian patroli para Fisherman dan tidak perlu waktu lama buatnya untuk memanggil kawan-kawannya.
“Banyak sekali! Aku hanya sanggup mengatasi 2-3 Fisherman saja!” ucap Ellyn.
“Ha... Ya sudah biar aku saja yang yang mengurusnya.”
Muve mengeluarkan Daggernya untuk berniat melawan Fisherman yang banyak itu seorang diri.
“Triple Slash.”
Muve menghilang seketika dan menebas setiap Fisherman membuat kepala mereka terputus dengan mudahnya.
Muve tidak memberikan waktu untuk mereka menghindar dan bergerak sama sekali.
Pertarungan melawan Fisherman yang mengepung mereka itu hanya berlangsung selama 1 menit tanpa perlawanan sama sekali dari Fisherman.
“Aneh... Kenapa rasanya Fisherman ini sangat berbeda dengan yang aku lawan di dungeon sebelumnya?” batin Muve saat merasa pertarungannya terasa sangat mudah.
[Bukan mereka yang melemah tetapi anda yang sudah terlalu kuat! Dengan kekuatan anda sekarang bahkan bisa mengalahkan 2 Sharkman sendirian.]
“Sungguh? 2 Sharkman? Sebaiknya aku coba nanti.” batin Muve terlihat bersemangat.
Sedang itu Ellyn yang melihat pertarungan Muve tadi sangat terkejut dengan kekuatan Muve yang membasmi Fisherman begitu mudah bahkan tanpa mengeluarkan keringat sedikit pun.
“Ap-apaan dia ini?! Apa tentang dia yang membunuh Sharkman memang sungguh terjadi?!” gumamnya sambil menatap Muve dengan tajam.
“Ah Lyn! Apa kau terluka tadi?” tanya Muve mendekati Ellyn yang terduduk terdiam.
“A-aku baik-baik saja.” jawab Ellyn.
Muve kemudian membantu Ellyn berdiri perlahan dan melanjutkan perjalanan menuju Istana Mermaid.
Karena Ellyn sangat hafal dengan kerajaannya tersebut jadi membuat mereka bisa menghindari pertarungan dengan Fisherman yang melakukan patroli dan mereka akhirnya dapat memasuki Istana lewat jalan yang biasa dilewati oleh Ellyn untuk kabur dari istana.
“Sekarang kita berada di ruang bawah tanah! Tidak jauh dari sini kita bisa langsung menuju tempat keluargaku ditawan tetapi sepertinya akan banyak Fisherman juga yang menjaganya.” ucap Ellyn.
“Tunggu sebentar! Aku penasaran kenapa tidak ada sama sekali orang-orang sepertimu di rumah-rumah tadi?” tanya Muve menahan Ellyn yang ingin cepat-cepat menyelamatkan keluarganya.
“Suasanya sangat sunyi sekali dan apa juga yang Fisherman lakukan untuk patroli disekitaran perumahan itu padahal tidak ada orang sama sekali?” sambung Muve.
“Warga-warga dikerajaan ini tentu saja juga dipenjaga bersama dengan keluargaku.
“Sudahlah! Ki-kita sebaiknya bergega...”
Muve menahan tangan Ellyn dengan kuat sambil menatapnya dengan tajam.
“Apa yang sebenarnya terjadi disini... Cepat jelaskan padaku! Aku mulai merasa kalau semua ini hampir sandiwara.” ucap Muve mulai kesal.
“Apa maksud dari omonganmu? Aku tidak paham sama sekali, siapa yang sedang bersandiwara? Memang ada orang yang mau bersandiwara saat keluarganya berada dipenjara?” bentak Ellyn mencoba melepaskan tangannya yang dipegang Muve tetapi Muve sama sekali tidak melonggarkan pegangannya.
Muve terus menatap Ellyn dengan tajam sampai akhirnya dia memutuskan untuk melepaskan pegangannya ketangan Ellyn.
“Ada apa denganm... Ukh!!”
Muve membuat Ellyn berhenti berbicara dengan mencekram leher Ellyn dan mengangkat tubuh Ellyn..
“A-apa yang sedang ka-kau lakukan Muve?!” tanyanya sambil berusaha melepaskan tangan Muve dari lehernya.
“Kau bukan Ellyn.” ucap Muve menguatkan cekramannya dan membuat leher Ellyn patah.
Krakk!!
[Mendapatkan 750 Exp Dari Mimic Fisherman]
“Sudah kuduga.” guman Muve.
Tubuh Ellyn yang mati tadi seketika berubah menjadi seekor Fisherman yang terlihat berbeda dari Fisherman lainnya.
“Sepertinya Fisherman memiliki jenis yang berbeda-beda juga.” ucap Muve saat melihat mayat itu.
[Bagaimana anda mengetahui kalau dia bukan Ellyn,Host?]
“Saat dia memelukku tadi aku bisa merasakan bentuk rusuknya sedikit berbeda dari manusia, yah walaupun Mermaid bukanlah manusia tetapi bagian atas mereka tetap manusia. Syukurlah dadanya tidak seperti Kak Lilian dan Nata.” jawab Muve.
“Sepertinya sekarang hanya dapat mengandalkan diri sendiri.” ucap Muve.
Muve kemudian berkeliling di ruang bawah tanah tersebut untuk mencari jalan keluar sampai akhirnya dia menemukan sebuah pintu yang terkunci.
Brakk!!!
Muve memukul pintu itu dengan keras membuat pintunya terpental sangat jauh.
“Hm? Kukira ini jalan keluar, ternyata hanya gudang makanan.” ucap Muve berbalik keluar dari dalam ruangan itu.
“Oh sudah lama tidak ada orang yang datang kesini, sepertinya dari bau yang tercium kau adalah Manusia.” ucap seseorang yang berada didalam ruangan itu saat Muve baru saja keluar.
“Siapa kau?” tanya Muve berbalik kearah ruangan itu lagi.
“Aku? Aku hanya seorang pria tua yang hampir mati.” ucapnya.
Saat dirinya telah mendekati asal suara itu Muve melihat seorang kakek-kakek yang begitu kurus sedang terduduk dipojokkan rak makanan.
“Apa yang kakek lakukan ditempat ini sendirian? Dan kenapa kakek bisa sekurus ini sedang ada begitu banyak makanan disini.” tanya Muve.
“Aku sudah tidak memiliki keinginan untuk hidup, lagipula kerajaan ini sudah hampir hancur jadi tidak ada lagi harapan untuk hidup.” jawabnya.
“Kau pula apa yang kau lakukan diistana ini? Bukankah tempatmu bukan disini?” tanya kakek itu.
“Aku dipinta oleh Putri Ellyn untuk menyelamatkan keluarganya yang terkurung dipenjara.” jawab Muve.
“Ellyn? Haha dia masih sempat memikirkan keluarganya bahkan saat dia selalu dicari-cari para Sharkman.” ucap Kakek itu sedikit tersenyum.
“Sepertinya dia memiliki teman yang baik... Ini ambillah Cincin ini! Kalau kau memang berhasil menyelamatkan Ellyn dan keluarganya maka tolong berikan ini kepada Ellyn.” ucap kakek itu memberikan sebuah cincin uang yang sangat indah dengan permata merah ditengahnya.
“Kenapa kakek memberikan kepadaku? Kakek tidak takut aku mengambilnya?” tanya Muve saat menerima cincin tersebut.
“Aku hanya meminta tolong saja, kau berikan atau tidak adalah urusanmu tapi aku yakin kau adalah anak yang baik.” jawab kakek itu.
“Baiklah aku akan memberikannya kepada Ellyn saat semua ini berakhi...” Muve berhenti berkata-kata saat melihat mata kakek tersebut telah tertutup, Muve mengira dia tertidur tetapi saat dia memegang tangan kakek tersebut, tidak ada denyut nadinya sama sekali.
[Misi Dadakan]
[Menyerahkan Cincin Mermaid Kepada Ellyn]
[Hadiah : Kertas Teleportasi x1]
“Bisa-bisanya kakek memberikan tugas kepada orang yang tidak dikenal pada saat-saat terakhir.”
Muve kemudian membaringkan mayat kakek tersebut dan meninggalkan ruangan itu.
“Ini pertama kalinya mendapatkan 2 Misi dalam sehari, mungkin ini akan menjadi semakin seru.” gumam Muve.