
Tubuh seperti orang dewasa, memiliki ekor dan kepala anjing serta bulu yang menutupi seluruh tubuhnya, tanpa memegang senjata sama sekali ditangannya, yaitu Ancient Bastet.
Belum pernah ditemui dan terdengar nama monster semacam ini selama Valen membaca buku, mungkin dirinya kurang pengetahuan karena yang dulu pernah dibaca dirinya hanyalah Monster lemah yang berada disekitar daerah kota Calvary.
“Appraisal”
\=\=
-Ancient Bastet
Salah satu anak buah kepercayaan The King Anubis.
Memiliki kekuatan yang cukup kuat dan karena percayaan dirinya terhadap kekuatannya, dia tidak menggunakan salah satu dari semua senjata yang pernah ditawarkan kepadanya.
Tidak memiliki kelemahan karena dirinya kebal terhadap serangan sihir.
\=\=
Strength : 70
Agility : 40
Intelligent : 0
Vitality : 60
\=\=
\=\=
“Poin Strengthnya cukup tinggi juga, sepertinya dia orang kedua yang memiliki Strength lebih dari 50 selain Arthur.” ucap Valen menatap Ancient Bastet yang melihat kearah mereka.
“Hah? Poin apa?” tanya Lia yang tidak sengaja perkataan Valen.
“Lupakan.” ucap Valen.
Valen mendekati Ancient Bastet perlahan sambil menatapnya dengan serius.
“Hoi!” tegur Lia tetapi Valen menghiraukannya.
Saat hanya tinggal beberapa langkah lagi menuju tempat Ancient Bastet berdiri, Valen kemudian berhenti dan mengembalikan senjatanya ke Inventory.
“Biar adil.” ucap Valen mengepalkan tangannya dan bersiap untuk menghadapi Ancient Bastet hanya menggunakan tangan kosong.
Melihat itu Ancient Bastet tersenyum lebar sambil terkekeh “Kau pikir bisa mengalahkanku dalam adu jotos?” ucapnya dengan sombong.
“Siapa yang tahu.” jawab Valen.
“Baiklah kalau begitu.”
Whoss!!
Ancient Bastet langsung melompat dan melayangkan pukulan kuatnya kearah Valen.
Buk!
Valen menahan pukulan Ancient Bastet dengan tangan kirinya dan kemudian membalas pukulan tersebut dengan tangan kanannya kearah perut Ancient Bastet.
Ancient Bastet yang menyadari itu mencoba mengelak tetapi walau perutnya berhasil menghindari pukulan Valen, tangan kirinya terkena pukulan balasan Valen.
“Nah bagaimana?” ejek Valen.
“Cih, baiklah kau yang memintanya.” jawab Ancient Bastet sambil memegangi tangan kirinya.
“Wrestler.”
Sebuah cahaya merah pekat tiba-tiba muncul menyelimuti tubuh Ancient Bastet dan membuat terlihat menjadi sedikit lebih kekar dan besar.
“Tamatlah riwayatmu manusia.” ucap Ancient Bastet dengan bangganya.
“Hanya menjadi lebih besar bukan berarti kau sudah menang.” jawab Valen.
Ancient Bastet kembali melayangkan pukulannya yang besar tetapi kali ini 2 kali lebih cepat dari sebelumnya membuat Valen sedikit terkejut dan secara reflek memutuskan untuk menghindarinya.
Duar!!
Tempat pijakan Valen sebelumnya langsung hancur setelah terkena pukulan dari Ancient Bastet tersebut.
“Percuma saja menghindar!!” ucap Ancient Bastet yang kembali lagi menyerang Valen dengan cepatnya.
Valen mencoba menghindari seluruh pukulan yang dilancarkan padanya tetapi ini sedikit mengejutkan melihat setiap pukulan yang dilancarkan terus semakin kuat daripada pukulan yang sebelumnya.
Seluruh lantai ditempat itu langsung hancur hanya karena pukulan Ancient Bastet yang terus Valen hindari.
“Berhenti menghindar!!!” bentak Ancient Bastet mulai terlihat kesal sambil melancarkan pukulan lagi kearah Valen.
“Tidak pilihan lain selain menahannya.” batin Valen saat melihat tidak ada lagi tempat yang cocok untuk menjadi tumpuan melompat-lompat lagi.
Crack!!!
Valen menahan pukulan tersebut menggunakan kedua tangannya dan membuat kedua tulang ditangannya retak karena menahannya.
“Sekali lagi!!” teriak Ancient Bastet mencoba memukul Valen kembali.
“Weakness Chain.”
Seketika saat Ancient Bastet hendak menyerang lagi sebuah rantai besar muncul dari dalam tanah mengikat tangan kanannya yang melayang kearah Valen dan membuat tangannya tidak bisa bergerak karena tertahan rantai tersebut.
“Ap-apa ini! Darimana rantai ini berasal!!” ucap Ancient Bastet yang terkejut dan mencoba menarik rantai tersebut agar putus.
“Percuma saja... Aku yang memiliki Poin Strength 100 saja tidak bisa untuk memutuskannya.” ucap Valen.
Valen melompat kearah Ancient Bastet yang sedikit teralihkan karena rantai yang mengikat tangannya.
“Saatnya pembalasan!!”
Buk!!
Valen memukul wajah kiri Ancient Bastet yang kuatnya membuat suara yang begitu keras dan bergema diruangan tersebut.
“Beraninya kau manusia!!!” bentak Ancient Bastet mencoba menepis tubuh Valen menggunakan tangan kirinya tetapi Valen sudah menghilang dari sampingnya.
Valen menunduk dan mengepalkan erat tangannya kemudian memukul tulang rusuk kiri Ancient Bastet dengan sekuat tenaga hingga menbuat tulang rusuknya patah.
Crack!!
“Terlalu berisik.” ucap Valen menahan mulut Ancient Bastet.
“Si-sialan kau manusia!” ucapnya memelototi Valen dengan penuh kemarahan.
“Yah begitulah.” jawab Valen.
Valen mengkuatkan cekramannya dimulut Ancient Bastet sampai membuat rahangnya patah dan tulang pipinya hancur tetapi Valen terus mengkuatkan cekramannya hingga Ancient Bastet menggeliat-geliat untuk mencoba lepas.
“Kau sudah tamat setelah terkena Weakness Chain.” ucap Valen menatap matanya yang terlihat mulai panik.
Ancient Bastet terus menggeliat-geliat dan kemudian menggunakan tangan kirinya untuk mencekik leher Valen.
“Keya kao mangusia.” ucapnya dengan kalimat yang sedikit tidak jelas.
“Aku masih punya tangan satunya untuk mencekram tanganmu.” jawab Valen mencekram tangan yang mencekik lehernya dengan kuat.
Ancient Bastet kemudian mati karena tulang tengkorak yang hancur karena cekraman Valen.
[Mendapatkan 6.000 Exp Dari Ancient Bastet]
[Mendapatkan 3.000 Gold]
[Mengalahkan Elite Monster]
[Portal Menuju Tempat Berikutnya Terbuka]
Sebuah portal muncul didepan Valen yang seperti mengarah ketempat tuan yang dilayani oleh Ancient Bastet.
“Lumayan menyenangkan walau hanya sebentar.” gumam Valen melemparkan mayat Ancient Bastet.
“Sekarang sebaiknya melawan orang yang berada ditempat portal ini mengarah.” sambung Valen melihat portal yang didepannya.
“Hei!! Tunggu!!” teriak Lia.
“Ada apa?” tanya Valen.
“Kau mau meninggalkanku ditempat ini sendirian?”
“Monster yang akan kulawan pasti lebih kuat daripada dia ini, jadi aku tidak mau membawa beban.” jawab Valen sambil menunjuk kearah Ancient Bastet.
“Beban? Aku tida...”
“Buktinya kau bahkan tidak membantu saat aku melawan dia.” potong Valen.
“Eee... Tapikan seranganku pasti tidak berefek padanya.”
“Nah monster yang akan kulawan nanti kemungkinannya lebih kuat daripada dia, jadi kau menjadi beban +2.” ucap Valen.
“Jadi sebaiknya kau tidak perlu ikut.”
Valen kemudian memasuki portal tersebut sendirian dan meninggalkan Lia.
Setelah memasukinya portal pun lenyap seketika dan tempat yang sebelumnya Valen bertarung dengan Ancient Bastet mulai kembali seperti semula.
Lia juga tiba-tiba diteleportasikan ketempat mereka awal masuk kedungeon tersebut, kejadian itu membuat Lia sedikit kebingungan sambil pelanga-pelonggo.
Sementara itu Valen yang memasuki Portal sekarang berada didepan sebuah gebang besar yang digerbang tersebut terdapat tulisan aneh dan terdapat juga wajah anjing yang begitu besar diatas tulisan tersebut.
“Inikah tempat tuan yang dilayani oleh Ancient Bastet sebelumnya?” tanya Valen pada dirinya sendiri.
“Hm... Sebaiknya aku bersiap-siap saja lebih dahulu.”
“Shop.”
_____________________________________________
______________
_____________________________________________
< Potion Penyembuh V - 50 Gold>
< Steel Sword - 500 Gold>
< Steel Chestplate - 950 Gold>
< Steel Helmet - 700 Gold>
< Teleport Scroll - 400 Gold>
< Steel Boots - 750 Gold>
< White Mask - 2000 Gold>
______________________________
“Beli Steel Chestplate, Steel Helmet, Steel Boots dan Steel Sword.”
[Membeli Barang Yang Disebutkan]
Valen kemudian mengenakan armor-armor yang dibelinya tersebut dan mendapatkan beberapa Stat tambahan.
[Melepas Iron Helmet -5 Vitality]
[Menggunakan Steel Helmet +8Vitality]
[Melepas Iron Chestplate -7 Vitality]
[Menggunakan Steel Chestplate +10 Vitality]
[Menggunakan Steel Boots +6 Vitality dan +1 Agility]
[Mendapatkan Skill - Endurance]
[Syarat terpenuhi]
[Shop Naik Level]
\=\=
Nah sesuai janji, saya akan coba untuk melanjutkan Novelnya semampu saya dan mudah-mudahan tidak ada lagi drama-drama dari saya untuk berhentilah, hiatus lah apalah.
Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada kalian yang mau menunggu Update saya, hehe :)