Super Systems

Super Systems
Ch 38:Melawan Anubis



Persiapan telah selesai dan Valen kemudian mendorong gerbang besar tersebut perlahan.


[Memasuki Ruangan Boss]


Dibalik gerbang tersebut ada sebuah ruangan besar yang terlihat seperti ruangan singgasana seorang raja dan tepat diujung ruangan ada monster yang begitu besar duduk disinggasana.


“Appraisal.”


\=\=


The King Anubis


-Raja monster yang memimpin monster daerah gurun pasir.


Memiliki kekuatan fisik dan sihir yang cukup hebat dan juga dapat mensummon monster untuk membantunya dalam bertarung.


Lemah terhadap sihir elemen cahaya.


\=\=


Strength : 90


Agility : 40


Intelligent : 110


Vitality : 100


\=\=









\=\=


“Banyak sekali skillnya... Semuanya rata-rata sihir.” batin Valen saat melihat Status milik Anubis.


“Melihat kau sampai disini berarti Ancient Bastet telah dikalahkan.” ucap Anubis berdiri perlahan meninggalkan singgasananya.


“Ya lumayan seru juga tadi melawannya tapi sepertinya lebih seru lagi kalau bertarung denganmu.” jawab Valen.


“Kau terlalu percaya diri manusia.”


“Summon:Black Mummy.”


Anubis mengangkat tongkat sihirnya dan mengarahkan kedepan, seketika muncul puluhan Mummy hitam dari dalam tanah.


“Dark Field.”


Setelahnya tiba-tiba muncul sebuah bola kecil didepan mereka dan saat bola tersebut menyentuh tanah seketika seluruh lantai tempat mereka berdiri berubah menjadi pasir hitam yang mengeluarkan aura gelap.


Disaat yang sama pula Black Mummy terselimuti oleh aura gelap yang muncul dari pasir hitam tersebut dan membuat para Mummy terlihat menjadi semakin pekat warna tubuhnya.


“Mari kita lihat sampai mana kepercayaan dirimu itu.” ucap Anubis sombong sambil menatap Valen dengan tatapan merendahkan.


Black Mummy mulai berlari kearah Valen setelah Anubis menunjukkan tongkatnya kearah Valen.


Valen mengambil Steel Sword dari Inventorynya dan menggenggam kuat pedang tersebut sambil menatap serius para Mummy.


“Slashing Wave.”


Whossss...


Para Mummy yang berlari kearah Valen terpotong menjadi dua bagian sekejap mata dan tentu saja Anubis yang melihat itu sedikit terkejut.


Pemberitahuan tersebut terus bermunculan berpuluh-puluh kali membuat Valen sedikit kesal mendengar.


[Anda Naik Level]


[Mendapatkan 2 Poin Stat]


“Cih diamlah!” bentak Valen.


“Bagaimana mungkin... Kau bisa meratakan summonku hanya dengan satu serangan.” ucap Anubis yang terkejut.


“Ya anggap saja summonmu itu terlalu lemah.” jawab Valen.


“Lemah?! Baiklah kau yang memintanya!”


“Summon:Black Mummy”


“Summon:Black Mummy”


“Summon:Black Mummy”


“Summon:Black Mummy”


Ratusan Mummy mulai bermunculan dari dalam tanah dengan cepat setelah Anubis mengucap skillnya cukup banyak.


“Sand Prison!”


Seketika pasir hitam ditempat Valen berdiri langsung naik menjadi sebuah penjara kotak seukuran tubuh Valen.


“Serang!!”


Anubis mengarahkan tongkatnya kearah Valen dengan wajah kesal untuk memerintahkannya para Mummy menyerang Valen yang terkurung dan tidak cukup disitu dia juga menggunakan Skill miliknya yang lain.


“Fire Ball!”


“Ice Thorn”


“Wind Cutter”


Dia mengeluarkan ketiga skill itu secara bersamaan dan karena skill miliknya telah mencapai Max jadi ukuran sihir yang keluar menjadi lebih besar dan lebih banyak.


“Tamat riwayatmu manusia!” ucap Anubis sambil tertawa jahat.


Duar!!!!


Ledakan karena sihir Anubis yang hebat membuat tanah tempat Valen berdiri berguncang dan hancur seketika.


“Sisanya adalah makanan untuk kalian.” ucap Anubis.


Mummy terus berlari kearah debu yang menutupi pandangan Anubis karena serangannya sebelumnya.


“Slashing Wave.”


“Slashing Wave.”


“Slashing Wave.”


Tebasan angin yang begitu kuat berkumpul menjadi satu dan besar membuat seluruh Mummy yang menyerang terbelah seketika sama seperti sebelumnya.


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


[Mendapatkan 2 Poin Stat]


[Mendapatkan 2 Poin Stat]


“M-mustahil!!” ucap Anubis yang mendengar suara Valen dari dalam debu yang menutupi pandangannya tersebut.


Tidak lama kemudian debu pun mulai perlahan lenyap sedikit demi sedikit dan Anubis sangat terkejut saat melihat Valen yang berjalan kearah sambil mengenggam pedang ditangannya terlihat baik-baik saja.


“Bag-bagaimana mungkin kau masih hidup?!”


“Karena sihirmu itu sangat lemah, lihat! Bahkan tidak ada sedikitpun yang menggores tubuhku.” ucap Valen menunjuk-nunjuk tubuhnya.


“Lemah?! Kau daritadi sungguh memancing emosiku!!!!” teriak Anubis mulai sangat marah.


“Fire Ball.”


“Fire Ball.”


“Fire Ball.”


Ratusan Fire Ball muncul dilangit-langit ruangan tersebut tetapi Valen yang melihat itu sama sekali tidak panik, hanya menatapnya dengan santainya.


“Dengan ini kau pasti mati!” ucap Anubis mengarahkan tongkatnya ke Valen dan seketika seluruh Fire Ball langsung bergerak turun menyerang Valen.


“Hah... Illusion.”


Valen berubah menjadi beberapa kelelawar dan bergerak dengan cepatnya menghindari bola-bola api tersebut kemudian terbang kebelakang leher Anubis dan berubah kembali menjadi wujud manusianya.


“Cukup curang kau terus yang menyerang!!” ucap Valen menebaskan pedangnya keleher Anubis.


“Magic Barrier.”


Tingg!!!


Seketika sebuah aura biru pekat muncul menyelimuti tubuh Anubis dan membuat serangan Valen tidak bisa melukai leher Anubis.


Valen yang melihat itu langsung melompat mundur sesaat.


“Itu skill yang menarik tetapi seingatku itu adalah Skill milik Vampire! Tapi dari baumu, kau bukanlah seorang Vampire.” ucap Anubis.


“Yah skillnya aku dapat saat membunuh Vampire dihutan kegelapan sekitar 3 tahun lalu.” jawab Valen.


“Hutan kegelapan? Hahaha pantas saja dia tidak hadir saat pertemuan waktu itu, ternyata dia sudah mati.” ucap Anubis.


“Pertemuan?” ucap Valen yang sedikit bingung.


“Lupakan saja.”


“Ya sudah.”


Valen berlari kearah Anubis dengan cepatnya “Triple Slash.” dan dengan menggunakan skillnya tersebut Valen langsung berada didekat Anubis dan menebaskan pedangnya sekuat tenaga sebanyak tiga kali.


“Magic Barrier.”


Lagi-lagi aura biru yang tidak dikenal oleh Valen muncul menangkis serangannya dengan mudah dan Valen melompat mundur lagi cukup jauh.


“Percuma saja manusia, kau tidak akan bisa mengalahkanku selama aku mempunyai Skill ini.” ucap Anubis dengan sombongnya.


“Cih.”


“Ice Thorn.”


Anubis mulai menyerang kembali tetapi bukanlah hal sulit untuk menghindari serangannya karena sebelumnya Valen juga telah melihat cara serangan dari Ice Thorn tersebut.


Setelah menghindarinya Valen maju kembali dengan penuh percaya diri menyerang Anubis.


“Triple Slash!”


“Magic Barrier.”


Tingg!!


“Cih!!” Valen dengan kesalnya melemparkan pedangnya dan memukul aura birunya dengan kekuatan penuh membuat Barrier yang dibuat oleh Anubis langsung pecah.


“M-mustahil.”


“Berhenti bersembunyi didalam skill anehmu!!!” teriak Valen melompat dan memukul kuat wajah Anubis membuatnya terhempas ketanah cukup kuat.


“B-beraninya manusia rendahan memukul wajah raja ini...” ucap Anubis saat mencoba berdiri.


“Diamlah!” Valen muncul seketika didepan wajah Anubis dan memukul lagi wajah Anubis dengan kuatnya.


“Weakness Chain.”


Rantai besar muncul mengikat leher Anubis dengan kencangnya membuat dirinya tidak bisa berdiri karena tertahan olehnya.


“Seorang Mage bukanlah tandingan Fighter saat bertarung jarak dekat bahkan kalau Stat Strengthnya cukup besar!”


Valen menghantam Anubis tanpa henti dan karena Weakness Chain yang menahan Anubis membuatnya semakin sedikit lemah dari sebelumnya.


Anubis tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena dirinya mulai kehilangan kesadarannya saat terus menerus diserang oleh Valen.


Buk!!!


Pukulan terakhir Valen diarahkan kebagian mata Anubis dan membuat matanya hancur berserakan disaat yang sama pula Anubis berteriak hesteris kesakitan sampai akhirnya mati.


[Berhasil Membunuh Boss]


[Mendapatkan 20.000 Exp Dari King Anubis]


[Mendapatkan Magic Crsytal]


[Mendapatkan Anubis Staff]


[Item Yang Didapatkan Akan Langsung Disimpan Ke Inventory]


“Ini sama sekali tidak menyenangkan.” ucap Valen sedikit kelelahan dan duduk diatas mayat Anubis.


[Memangnya hal seperti apa yang anda inginkan Host?]


“Sudah lama aku tidak mendengar kau berbicara... Entahlah aku juga tidak tahu apa yang bisa benar-benar membuatku senang.” jawab Valen.


[Bukankah anda telah menjadi cukup kuat? Dan itu adalah tujuan anda sebelumnya, seharusnya anda senang bukan?]


“Tapi ini terasa sangat membosankan.” ucap Valen.


“Ya sudahlah, saatnya kembali.” ucap Valen berdiri dan mengambil Magic Crsytal dari Inventorynya.


[Anda tidak ingin memakan daging Anubis?]


“Tidak dulu.” jawab Valen.


Valen mengenggam Magic Crsytal dan membuatnya pecah, seketika Valen langsung menghilang dan muncul ditempat sebelumnya dia masuk kedalam Dungeon.


\=\=


Sepertinya Noveltoonnya gangguan karena 2 Ch ini cukup lama selesai previewnya padahal tidak ada hal yang berbau +18.