
Suasana bis sudah tidak seramai tadi pagi. Siswa-siswi sudah mulai merasa bosan karena perjalanan yang tak kunjung sampai dan bertemu dengan jalanan yang padat. Ya tentu saja perjalanan mereka tidak akan memakan waktu yang sangat sebentar.
"Bu. Sampe nya kapan?" tanya salah satu siswa.
"20 menit lagi." Bu Fitri menjawab.
"Yang bener bu?"
"Iya bener."
"Ibu dari tadi bilangnya 20menit 20
menit. Lah ini udah 2 jam."
"Mending kalian tidur. Atau nggak ngemil supaya kalian nggak pada bosen. Kalian menggerutu ke saya percuma nggak bakal tiba-tiba ini mobil berjalan cepat."
Seluruh siswa terdiam. Perkataan Bu Fitri memang ada benarnya.
2 jam telah berlalu. Bis kembali berhenti di depan restoran.
"Anak-anak sekarang kita makan siang dulu ya." Bu Fitri kembali lagi membuka pembicaraan.
"Yeyyy akhirnya makan." Azka menggerakkan badannya yang terasa pegal.
"Bersik," jawab Azzam.
Azzam dan Azka menuruni bis lalu menghampiri Azzura dan Zahra.
Kemudian mereka ber-4 berjalan memasuki restoran.
"Duduk di sana ya." ajak Zahra
setelah Azzura, Azka, Azzam dan dirinya mengambil makanan yang tersakiti di restoran itu.
"Ehh kita belum foto ber-4 nih," seru Azzura.
"Yuk yuk!"
"Gue ke toilet sebentar ya," ucap Azzura lalu pergi.
Setelah sampai di toilet, Azzura berdiri di depan cermin dan membenarkan kerudung nya sebentar lalu mencuci tangannya.
"Heh! Lo Azzura kan?"
Azzura menoleh kebelakang dan menemukan seorang pria yang juga berasal di dalam toilet perempuan.
"Iyahh dengan saya diri?" jawab Azzura sembari melangkah mundur.
"Bisa bicara sebentar?"
"Iyhh, Afwan saya tidak ingin berbicara disini."
"Okk. Saya ngerti kita bicara di depan kamar mandi ya ini sangat penting."
"Afwan, apa yang ingin kamu bicarakan," ucap Azzura sembari melangkah beberapa meter dari lelaki itu.
"Ohh Iyhh," jawab Azzura sembari memberikan nomor handphone nya.
"Terimakasih."
................ ...
Pengemudi bis melajukan bis kembali setelah makan siang di restoran.
Azka memasang earphones ke telinga nya dan memutae lagu dari ponselnya.
Karena perjalanan sangat jauh dan untuk menghilangkan jenuh, Azka memutuskan untuk mendengarkan musik. Begitupun dengan orang sebelahnya. Azzam. Ia
juga memasang earphones juga.
"Bang Azka!!" panggil egy. Namun, orang yang di panggil masih belum menoleh.
"Azka Pratama!!" Egy menghampiri Azka dengan wajah yang kesal.
"Apaan? Lo manggil gue?" tanya Azka dengan santainya.
"Disini yang namanya Azka Pratama emang ada lagi selain lo?"
"Iyhh, ada apaan Egyyyy?"
"Lo bisa pindah nggak? Gue males nih dekat sama Noval berisik banget tidurnya."
"Nggak mau."
"Please gue nggak sebangku sama Noval."
"Berisik banget sih lo, pake earphones
orang pintar mah."
"Ohhh Iyhh gue lupa."
...**********...
...- Asalamualaikum😇...
...Selamat malam semuanya, gimana nih pada malming ya?🤣...
...Yang nggak punya doi, yok kita berhalu rias🤣💜...
...Pada baik nggak kabarnya?🤔...
...Pada kangen nggak sama Razeta? ...
...Berdebu sekali ya lapak ini, lama tidak di belai. Upss wkwk...
...Maaf karena belakangan ini aku lambat publish dikarenakan beberapa hal mendesak dan perlu aku selesaikan dulu. Maaf ya teman-teman🙏🏻...