Protect My Heart

Protect My Heart
Part 14



Alarm tidak membuat Kim bergeming. Dia masih betah bergelut dengan gulingnya yang terasa lembut dan nyaman, matanya malas untuk terbuka tetapi tiba-tiba Kim membuka matanya karena dia menyadari matahari sudah mulai naik, sedangkan dia harus bekerja sebelum matahari menjadi terang.


Dengan cepat Kim keluar dari kamarnya, dia mencoba untuk membangunkan Grece tetapi saat dia membuka kamar sahabatnya itu ternyata Grece tidak ada di kamarnya.


“Dia pergi ke mana?” tanya Kim seraya melihat kamar mandi, kali saja Grece ada di sana tetapi Grece tidak ada di sana.


Kim kembali sadar jika dirinya hampir telat melaksanakan tugasnya tepat waktu seperti biasanya. Dia kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi bekerja.


Saat Kim tiba di ruangan Bosnya, dia sangat terkejut karena Bosnya sudah ada di ruangannya. Kim merasa sangat takut karena kesalahan yang dia buat pagi ini, dia menghadap Bosnya dengan menundukkan kepala.


“Nona Kim, kamu terlambat.” Kata Ken dengan nada datarnya.


“Maaf Tuan.” Kata Kim dengan menatap ke bawah.


“Kamu tidak perlu meminta maaf, untuk hari ini aku tidak akan marah karena hari ini aku memberimu waktu untuk berpikir.” Kata Ken yang membuat Kim bingung dengan perkataannya.


Kim mengangkat kepalanya seraya menatap Bosnya, dia bingung dengan apa yang di katakan padanya. Ken menyadari jika Kim sedang menatap dirinya, dia berkata “Kenapa kamu masih di sini?” seraya Ken menatap balik asistennya itu.


“Baiklah Tuan.” Jawab Kim seraya pergi menuju Pintu keluar.


“Nona Kim mau pergi ke mana?” tanya Ken menghentikan langkah kaki Kim.


“Keluar Tuan.”


“Meja kerja kamu ada di sana.” Kata Ken seraya menunjuk meja Kim yang terletak di sudut dalam ruangannya.


Kim yang melihat meja kerjanya tersenyum senang karena pada akhirnya dia memiliki meja kerja setelah satu bulan bekerja di Ellieston. Ken yang melihat Kim tersenyum, matanya seperti ada sesuatu yang tidak bisa di artikan. Kim duduk di kursi kerjanya dengan senyuman di bibirnya yang tak lepas di wajah cantiknya.


🌺🌺🌺


Tok...Tok...Tok.


“Masuk.” Teriak Ken yang sedang sibuk bekerja.


Brakk


Pintu terbuka. Masuklah seorang wanita, yang tak lain adalah sekretarisnya Ken, yang merupakan sahabatnya Kim. Grece Gisella.


“Tuan, ini berkas-berkas yang Anda inginkan.” Kata Grece seraya meletakkan berkas tersebut di atas meja kerja Ken dengan pelan tanpa ada mengeluarkan suara.


Hari ini adalah hari pertama Grece kembali bekerja setelah satu bulan cuti bekerja. Kim yang melihat sahabatnya tersebut baru menyadari jika Grece menghilang pagi-pagi sekali karena pergi bekerja, Grece tidak mengajak Kim untuk berangkat kerja bersama.


“Dia sangat kejam.” Gerutu Kim seraya menatap sinis sahabatnya itu.


Saat Grece keluar dari ruangan Bosnya itu, Kim mengekori sahabatnya itu pergi keluar.


“Kenapa Kamu tidak menungguku berangkat kerjanya?” tanya Kim yang ada di belakangnya Grece.


“Kamu tahu ulah siapa aku harus pergi bekerja pagi-pagi sekali?” tanya Grece seraya menghadap Kim.


Kim menggelengkan kepalanya seraya mengangkat kedua bahunya dengan berkata “Tidak tahu, memangnya ulah siapa?”


“Kamu.” Cetus Grece dengan menahan tawa di wajahnya.


“Kok aku sih? Memang aku salah apa?” tanya Kim yang bingung di tambah lagi Kim melihat sahabatnya itu bersikap aneh karena menahan tawa.


“Kamu tahu, sepertinya Tuan Ken sangat peduli padamu.” Kata Grece yang membuat Kim makin bingung dengan perkataannya.


“Apa maksudmu?”


“Apa kamu tahu Tuan Ken menghubungiku pagi-pagi sekali hanya untuk menyuruhku menyiapkan meja kerja untukmu.” Kata Grece dengan tersenyum pada Kim.


“Terus?”


“Terus.... Tuan Ken biasanya tidak pernah bersikap seperti ini terhadap siapa pun apa lagi terhadap seorang wanita, aku rasa Tuan Ken menyukaimu.” Ujar Grece seraya mencolek dagunya Kim.


Sontak Kim terkejut karena apa yang di katakan Grece mengingatkannya apa yang barusan yang dikatakan Bosnya itu padanya. Kim mulai bertingkah seperti orang linglung karena tidak tahu harus berbuat apa dan menjawab apa? Kali ini Kim benar-benar dibuat pusing karena Bosnya itu.


🌺🌺🌺


Tengah malam, jam 11: 30 menit.


Kim menghilang bagaikan di telan bumi setelah pulang dari bekerja. Saat Ken menghubungi Kim teleponnya tidak bisa tersambung karena ponsel Kim Low, Ken yang kesal karena merasa di abaikan oleh seorang wanita, membuatnya seperti pria gila.


“Baru kali ini ada wanita yang mengabaikanku begini.” Gerutu Ken seraya duduk di sofa meletakan Ponselnya dengan kasar di atas meja.


Terlalu lama menunggu Ken keluar dari apartemennya mengendarai mobil sportnya, dia pergi ke rumah Kim yang sudah di gusur habis sehingga menyisihkan lahan yang Kosong. Ken yang melihat tempat yang sebelumnya pernah dia datangi sudah tidak ada lagi, orang yang pertama ada dipikirkan Ken adalah Kim. Dia sangat khawatir seraya marah campur kesal terhadap Kim.


Dengan langkah kaki yang cepat Ken masuk kembali ke mobil sportnya. Saat berada di dalam mobilnya Ken mengambil ponsel untuk menghubungi seseorang.


“Hallo Nona Grece, tolong sekarang kamu cari keberadaan Kimberli Clark sekarang” kata Ken setelah telepon tersambung, kemudian dia memutuskan teleponnya.


Satu menit menunggu di dalam mobil Ken menerima pesan dari Grece, setelah melihat pesan tersebut Ken meletakkan ponselnya dengan kasar sembarang tempat di dalam Mobilnya. Ken menghidupkan mesin mobilnya dan langsung menginjak gas mobil dengan kecepatan Tinggi.


🌺🌺🌺


Entah mengapa Kim terbangun dari tidurnya. Dengan malas Kim memaksakan dirinya pergi ke dapur untuk mengambil segelas air minum,  saat membuka pintu Kim melihat di semua sudut ruangan sangat gelap hanya ada cahaya di dapur, setelah segelas air minum sudah ada di tangannya Kim kembali ke kamar dengan langkah kaki yang malas seraya mata yang masih sulit terbuka.


Kim hendak kembali tidur di tempat tidurnya, tetapi ada suara pria yang berkata di dalam kamarnya “Apakah kamu selalu menghilang seperti ini?” suara itu terdengar jelas, dengan cepat Kim menyalahkan lampu, saat kamar terang benderang Kim melihat Ken yang sedang duduk santai di tempat tidurnya.


“Kamu kenapa ada di sini?” tanya Kim yang sangat terkejut dengan kehadiran Ken yang tak diundang.


“Seharusnya aku yang tanya, kenapa kamu ada di sini?” tanya Ken Balik seraya beranjak berdiri dari tempat tidur.


“Sudah jelas ini adalah kamarku.”


“Kata siapa ini adalah kamarmu? Kamar ini adalah kamarku.” Jawab Ken yang membuat Kim kesal.


“Apakah kamu Gila? Sudah jelas ini adalah apartemen milik Gre__”


“Coba kamu lihat di sekelilingmu, apakah benar ini adalah apartemennya Nona Grece.” Potong Ken seraya melangkah mendekati Kim.


Kim yang belum sadar jika dirinya tengah berada di apartemennya Ken, sebenarnya Ken mendapat pesan dari Grece jika Kim berada di apartemennya, secepat kilat Ken datang ke apartemen Grece dan langsung membawah Kim ke apartemennya saat Kim yang sedang terlelap tidur. Sudah 2 jam Ken menunggu Kim tertidur di kamar apartemennya, memandangi wajah cantiknya Kim yang sedang tertidur di dalam kegelapan.


“Bagaimana bisa kamu membawahku ke apartemenmu!” kata Kim seraya melangkah mundur dari Ken.


“Aku mengendongmu.” cetus Ken yang merasa tidak berdosa sama sekali.


“Aku mau pulang sekarang!” bentak Kim pada Ken.


Ken biasa saja saat Kim membentaknya karena dia memang salah, tetapi dia juga tidak akan melepaskan Kim begitu saja karena dia tidak ingin wanita yang ada di hadapannya itu pergi darinya.


“Kamu mau pulang ke mana? Sedangkan kamu tidak memiliki tempat tinggal.”


“Aku mau pulang pokoknya, aku tidak mau ada di sini.” Kata Kim yang hendak pergi keluar dari kamar tersebut.


“Kamu tidak boleh pergi dari sini! Aku sudah bilang kamu akan tinggal bersamaku sekarang.” kata Ken yang kesal selalu di tolak oleh Kim.


“Aku tidak mau, aku ingin pergi dari sini.” Ujar Kim dengan warna matanya menjadi merah karena menahan tangis.


“Aku sudah bilang kamu tidak boleh pergi ke mana pun, tanpa izin dariku!” teriak Ken sehingga membuat Kim menangis.


“Aku bilang tidak mau, aku tidak mau...Eng....” tangis Kim pecah di dalam kamar tersebut.


Kim berjalan dengan cepat menuju ke arah pintu keluar apartemen Ken. saat Ken mencengkeram tangannya, Kim langsung menepisnya dan berhasil kabur.


Melihat Kim yang berhasil kabur Ken berteriak padanya “Kamu tidak bisa balik lagi ke apartemen Grece, karena aku melarangnya untuk menerimamu kembali.” Teriak Ken pada Kim yang terus berlari tidak peduli dengan omongan Ken padanya.


Saat tiba di apartemennya Grece ternyata apa yang di katakan Ken tersebut benar Grece tidak membukakan pintu untuknya karena Grece di ancam oleh Ken.


Kim yang kabur tanpa uang dan ponsel di tangannya, dia pergi ke lantai dasar dan menelepon seseorang dengan menggunakan telepon yang dia pinjam dari salah satu orang yang ada di lobi. Setelah dia menghubungi seseorang tersebut, dia menunggu dan saat seseorang yang dia hubungi datang langsung meneriaki namanya “Kimberli.” Terdengar suara Wanita. Kim tersenyum dari kejauhan saat melihat wanita tersebut yang datang untuk menolongnya.


.


.


.


Hallo semuanya, terima kasih sudah membaca Protect My Heart. kepada pembaca jangan lupa dukungannya dengan memberi Vote dan like ya, terima kasih.❤🧡💛💚💙💜🤎🖤🤍