PRICILLA

PRICILLA
FORTY SEVEN



"Hallo Rhe ada apa?"


"Gem,Lo cepet kesini Cilla kecelakaan!"


"Apaan sih Rhe?jangan boong gue lagi sibuk!"


"GUE SERIUS CILLA KECELAKAAN DI TABRAK SAMA ORANG YANG GAK TANGGUNG JAWAB,ADA DARAH YANG NGALIR DI KAKINYA!"


Deg!


"Gue otw,lo kirim alamat nya sekarang!"


Setelah mengatakan itu Gema langsung pergi menuju loby kantor dengan tergesa-gesa. Karna kantor sudah sepi memudahkan Gema untuk lari tanpa menghiraukan apapun.


Mengendarai mobil dengan kecepatan penuh tanpa peduli mobil lain selalu meklakson nya supaya hati-hati.


"Please bertahan sayang!" gumam Gema berusaha memberi kekuatan dari jauh untuk Cilla.


Gema hanya perlu waktu sepuluh menit untuk sampai di lokasi yang Rhea kirim tadi. Dan disinilah Gema,di depan sebuah taman yang minim pencahayaan,entah apa yang di lakukan istrinya keluar rumah malam malam begini.


Gema mengeluarkan handphone nya untuk menghubungi Rhea,siapa tau Cilla sudah di bawa ke rumah sakit.


"Lo dimana?" Tanya Gema


"Ini gue masih di tempat lokasi kejadian,Cilla sempet sadar dan dia gamau di bawa ke rs kalo ga sama Lo"


"Gue udah sampe lo dmn?!"


"Lo masuk aja cepetan!"


Sambungan terputus, Gema langsung memasuki area taman yang benar benar gelap.


"Cilla!" Panggil Gema dengan teriakan nya.


"Cilla!"


"Cilla"


Tiba-tiba lampu taman menyala, menampilkan sosok wanita yang membuat nya khawatir setengah mati berada di depannya dengan kue ulang tahun di tangannya.


"Happy birthday my husband!" Ucap Cilla dengan suara yang lembut


"Cill? Kamu gapapa?"


"Everything be okay! Ini akal-akalan mereka" Cilla menunjuk ke arah sahabat-sahabat Gema yang sedang cengar-cengir ga jelas


"Ayo tiup lilinnya,make a wish dulu"


Gema pun memejamkan matanya,dan meniup lilin.


"Happy birthday my husband!"


"Thank you my wife"


Gema langsung membawa Cilla ke dalam pelukannya.


"Aku kira kamu kenapa-napa,jangan bikin aku khawatir sayang,"


Cilla membalas pelukan hangat Gema, "Selama kamu ada di samping aku,aku gabakal kenapa-napa"


"Udah dulu kali mesra mesraan nya,gamau makan dulu apa?" Ucap Kavin


"Tau ni ayo cepetan gue laper!" Timpal Arya


"Yaudah kalian makan aja duluan sih,udah tau gue mau mesra-mesraan sama istri!"


"Iya dah iya yang punya istri mah beda" sinis kemal


Tak menghiraukan ucapan Kemal,Gema malah menarik tangan Cilla untuk ikut ke arah bangku taman yang agak jauh dari mereka.


Gema mendudukkan Cilla dengan hati-hati.


"Bisa jelasin gimana kamu bisa kepikiran kaya gini hmm?" Tanya Gema dengan lembut


"Aku gak kepikiran bakal ngelakuin ini,tapi ini tuh kelakuan mereka,"


Flashback on


Cilla yang sedang merebahkan dirinya di kasur, tiba-tiba Rhea mengirimi nya pesan.


Rhea cantik


Cill,suami lo ultah hari ini. Gue sama yang lain mau nyiapin kejutan. Lo ikut ya! Lokasi nya udah gue share!


Cilla.a


Ok aku otw.


Setelah membalas pesan Rhea,Cilla langsung pergi untuk menunju lokasi yang sudah di tentukan sahabat Gema.


Cilla sudah sampai,di taman yang tidak jauh. Disana sudah ada sahabat Gema yang sedang mempersiapkan semuanya.


"Kalian mau bikin kejutan kaya apa?" Tanya Cilla


"Gatau,itu urusan si Kavin" jawab Rhea


"Cill suami lo pulang kantor jam berapa?" Tanya kavin


"Malem mungkin,soalnya dia banyak meeting sama pertemuan hari ini"


"Ok bagus. Biar nanti Rhea yang nelpon Gema,bilang kalo lo kecelakaan"


"Aku ikut aja" ucap Cilla


Flashback off


"Jadi kamu di ajakin sama mereka?"


"Iya, lagian lumayan aku bosen di rumah. Sekali lagi selamat ulang tahun ayah dari anak-anak aku" Cilla memegang tangan Gema


"Terimakasih!" Gema mencium kening Cilla dengan lembut


"Kamu mau makan?" Tanya Gema


"Aku laper tapi gamau makan yang ada disini"


"Terus kamu mau makan apa?"


"Aku mau nasi goreng ayam suwir di depan komplek ini"


"Kamu tunggu sini,biar aku yang beli"


"Kamu serius?" Tanya Gema meyakinkan


"Iya aku serius"


"Oke,bentar aku panggil Arya"


"Arya!!!!" Panggil Gema dengan teriakannya


Merasa ada yang memanggil namanya,Arya yang baru saja ingin menyuapkan sosis panggang mengurungkan niatnya.


"Ck,siapa si gue baru mangap!" Decak Arya


"ARYA!!!!"


"Apaan sih Gem?! Lo gabisa liat apa gue baru mau nyuapin sosis ke mulut gue!"


"Beliin nasi goreng ayam suwir di depan komplek ini,jangan pedes!"


"***** tubuh lo masih komplit dengan fungsi masing-masing,kenapa lo gak beli sendiri sih?!"


"Bukan buat gue! Buat Cilla dia mau makan tapi maunya lo yang beli!"


Arya menatap ke arah Cilla.


"Oh,bilang dong dari kemaren kalo buat Cilla,gue turutin apapun maunya Cilla"


"Cepetan gak pake lama!" Titah Gema


"Bacot!" Sinis Arya, "Tunggu ya cantik,abang beli nya sebentar kok" kata Arya kepada Cilla


"Hati-hati ya Arya!"


"Siap cantik!" Arya pun langsung menuju warung nasi goreng dengan motornya.


"Kamu gamau makan?" Tanya Cilla kepada Gema


"Aku masih kenyang,mau ngumpul sama mereka?"


"Boleh,ayo"


Gema menggandeng tangan Cilla menuju sahabatnya.


"Nah yang ultah dateng ni,ngapain sih?kalo mau mesra-mesraan di rumah aja kenapa si,galiat gue masih jomblo?" Ucap Kemal


"Sirik aje lo! Makanya punya istri!" Kata Gema


"Tau. Apa si yang lo cari? lo kan udah mapan nih,muka ya lumayan lah kenapa masih jomblo?" Tanya Delon


"Tunggu aja nanti juga gue langsung sebar undangan, pacaran mah dosa, mending langsung kawin" jawab Kemal dengan bangga


"Ya bagus lah kalo begitu,daripada si Kavin tuh ngejomblo terus gapernah berjuang buat dapetin cewek" sindir Rhea


"***** mulut lo Rhe.Lo galak sih tadinya mau gue pacarin tapi keduluan si Delon!" Ucap Kavin


Delon yang mendengar ucapan Kavin langsung menatap Kavin dengan tajam,


"Lagian gue juga gamau sama lo kali!" Kata Rhea


Saat mereka sedang mengobrol,Arya datang dengan membawa kantong plastik yang di dalam nya berisi nasi goreng ayam suwir.


"Nih cantik pesenannya,nasi goreng ayam suwir gak pedes,bonus nya cinta dari abang Arya" ucap Arya sambil menyodorkan plastik untuk Cilla


"Makasih Arya"


"Nih uang nya,tadi gue lupa ngasih" Gema menyodorkan satu lembar uang kertas berwarna merah


"Lo apaan si gem,kaya sama siapa aja. Lagian pasti tuh Cilla lagi ngidam anggep aja gue itu beliin buat ponakan gue"


"Oke thanks" ucap Gema


"Ayo kamu makan,ini udah malem apa mau makan di rumah aja?" Tanya Gema


"Iya aku mau makan di rumah aja,ayo pulang" rengek Cilla


"Oke,kita pamit dulu ya" kata Gema


"Woi,gue pamit pulang,ini udah malem banget gabaik buat Cilla. Makasih buat kejutan kalian,kalo kurang traktiran besok ke rumah gue aja!"


"Oke, selamat ulang tahun boss!" Kata mereka serempak


"Makasih,gue pamit!"


Gema dan Cilla pun meninggalkan taman,memasuki mobil dan berjalan menuju rumah mereka.


Di dalam mobil, Cilla habiskan untuk memakan nasi goreng yang di belikan oleh Arya tadi.


Seperti biasa,tak habis hanya setengah saja.


"Habisin dong sayang,katanya laper" titah Gema dengan satu tangan yang berada di atas kepala Cilla dan satu lagi di pakai untuk menyetir


"Aku kenyang banget,aku ngantuk sekarang. aku mau tidur kalo udah sampe bangunin ya!" Ucap Cilla


"Yaudah kamu tidur aja"


Tak perlu waktu banyak,Cilla sudah masuk kedalam mimpinya karna ia benar-benar ngantuk, entahlah bumil memang bawaannya ngantuk terus.


Gema hanya tersenyum menatap istrinya tercinta nya terlelap dengan nyenyak. Ia fokus ke arah jalan tak mau hal yang tak di inginkan terjadi. Dengan selamat mereka akhirnya sudah sampai di rumah yang sudah beberapa bulan ia tinggali.


Gema turun dari mobilnya,ia berlari memutari ke samping mobil,membuka pintu Cilla, menggendong nya ala bridal style. Apakah Gema tega membangunkan istrinya? Hoho tidak.


Dengan hati-hati ia membawa Cilla ke kamar,dan menidurkannya di kasur. Membukakan sepatu flatshoes yang masih di kaki Cilla,dan menarik selimut sampai dada Cilla.


Cup!


"Good night my wife,and i love you so much"


...


Segini dulu part ini ya hehehe.


Hayo ngaku siapa yang panik pas denger Cilla kecelakaan padahal cuma prank?😂


Maaf ya udah bikin kalian misuh-misuh sendiri karna part sebelumnya wkwkwkwkw.


Jangan lupa,vote dan komen!!!


Thank you!!!