
Cilla sudah di perbolehkan pulang. Karena ia terus merayu ayah dan bunda nya agar dirinya di perbolehkan pulang cepat,
Cilla rindu sekolah,pengen ketemu Rhea dan mungkin juga Gema.
Cilla masih tidak percaya,kemarin gema meng-klaim nya menjadi kekasihnya. Ia bahagia karena sebenarnya Cilla juga udah suka kepada gema dari pertama Gema menolong Cilla.
Cilla sekarang sedang berada di kamar nya, merebahkan diri sambil mengingat bahwa sekarang dirinya mempunyai seorang spesial,
Gema yang Cilla sukai,menyukai balik.
Memang, bahagia itu ketika kita menyukai seseorang dan orang itu membalas rasa sukamu.
Cilla bersyukur Tuhan telah mengirimkan bahagia lewat seseorang yang Cilla sukai, Gema.
Terimakasih tuhan , Cilla bahagia. Terimakasih telah mengirimkan Gema. -batin Cilla.
...
Cilla sedang bersiap untuk Sekolah, iya Cilla hari ini kekeuh untuk Sekolah padahal keadaan nya masih lemas,Cilla memang keras kepala.
Cilla turun dari kamarnya dan ikut berkumpul bersama ayah dan bundanya untuk sarapan.
"Pagi ayah,pagi bunda" sapa Cilla sambil mengecup kedua pipi orang tuanya.
"Pagi sayang" jawab ayah dan bunda Cilla.
"Kamu kenapa sih ga istirahat dulu gitu, kondisi kamu masih sakit sayang." Kata bunda.
Cilla memakan roti nya "gapapa kok bun,aku udah sehat" jawab cilla.
"Kamu tuh emang susah di bilangin ya" kata sang ayah.
"Cilla bawa obat kok ayah,jadi ayah sama bunda gausa khawatir ya!" Jawab cilla sambil tersenyum.
"Yaudah,tapi janji. Jangan telat minum obat okay?" Kata sang ayah.
"Okay ayah!" Kata Cilla sambil mengacungkan dua ibu jarinya.
...
Cilla sudah berada di sekolah,ia sedang duduk sendiri di kursinya,menyandarkan kepala ke dinding dan mendengarkan lagu menggunakan earphone.
Cilla memang suka suasana yang tenang,ia memejamkan mata menikmati ketenangan sambil mendengarkan musik.
Ketika sedang memejamkan mata,Cilla di kagetkan dengan kehadiran Rhea.
"YA AMPUN CILLA AKHIRNYA LO MASUK JUGA,GUE KANGEN!" teriak Rhea sambil memeluk Cilla.
Cilla melepaskan pelukannya "Rhea,jangan berisik ini masih pagi. lagian Cilla baru gamasuk 2 hari doang kok" kata Cilla
"Lo tau? 2 hari ga ketemu lo,berasa 48jam gak ketemu lo!" Kata Rhea.
Cilla diam "bukanya 2hari itu emang 48jam ya?" Kata Cilla polos.
"Ya ampun Cilla,lo lemot banget sih. Ah ga asik" ucap Rhea sambil memutar bola matanya malas.
"Maaf deh" kata Cilla sambil tertawa.
"Oh iya,Gema jengukin lo ya?" Tanya Rhea.
Mendengar perkataan Rhea,Cilla diam.
"Kok kamu tau kalo Gema jengukin aku?" Tanya Cilla heran.
"Huft,iya lah. Orang gue yang ngasih tau kalo lo lagi sakit kok" jawab Rhea kesal, Cilla polos banget tolong.
"Kok kamu ga bilang sama Cilla kalo kamu ngasih tau Gema?" Kata Cilla.
"Hehe lupa. Lagian dia tuh kaya suka sama lo gitu. Bayangkan seorang most wanted yang ga peduli sama orang tiba tiba care sama lo? Gue yakin dia suka sama lo!" Ucap Rhea panjang lebar.
"Cilla udah jadian sama Gema" cicit Cilla.
Rhea terkejut,bola matanya melebar.
"SERIUS?! LO HARUS CERITAIN SEMUA!" teriak Rhea histeris.
Cilla menutup telinganya " iya iya,jangan teriak Rhea" kata cilla.
"Hehehe maaf. Tapi Lo utang cerita sama gue!" Kata Rhea.
Bell berbunyi,kelas yang tadinya sepi mulai ramai.
"Udah sana kamu duduk di tempat kamu,udah bell" kata Cilla kepada Rhea.
"Iya bawel!" Kata Rhea kesal,sambil meninggalkan tempat duduk Cilla,dan berpindah ke tempat nya.
Kebetulan guru hari ini tidak masuk, jadi kelas Cilla ramai karna free class.
Teman teman Cilla memanfaatkannya dengan mengobrol,menggosip,bergibah ria, beda dengan Cilla, ia malah sibuk menenggelamkan kepalanya di tumpukan tangannya,sambil mendengarkan musik,
Sebuah tepukan di bahu Cilla membangunkan dirinya.
Cilla membuka matanya, siapa sih yang ganggu.
Baru saja ia ingin mengomel,tetapi tertahan karena yang menepuk bahu nya adalah kekasih nya,GEMA!
"Gema?!" Ucap Cilla.
"Apa?" Tanya Gema sambil duduk di sebelah Cilla.
"Kamu baru dateng?" Cilla malah menanya balik.
"Iya" jawab Gema singkat.
Cilla tidak kaget, pasalnya memang Gema suka terlambat. Cilla memasang earphone nya lagi,dan menenggelamkan wajahnya.
Baru saja ingin menenggelamkan kepalanya, earphone nya di tarik oleh Gema.
"Gema,kamu mau ngapain?" Tanya Cilla.
Bukannya menjawab,gema malah memasang earphone Cilla ke telinganya.
"Denger musik" jawab Gema singkat.
Gema menaruh kepalanya ke atas meja menghadap ke arah Cilla.
"Lo cantik!" Kata Gema.
Cilla terkejut, "apasih Gema,gombal" ucap Cilla malu.
"Jangan ngeblush disini!" Ucap Gema kepada Cilla.
"Kenapa?" Tanya Cilla
"Nanti ada yang liat lo, gue gamau kecantikan lo di nikmatin sama mereka" jawab Gema.
Gema benar benar membuat Cilla malu. Cilla menutup mukanya.
"Gema,jangan kaya gitu!" Kata Cilla.
Gema mengangkat kepalanya. Ia tertawa "iya sayang" kata gema.
Gema benar-benar membuat Cilla malu,ia blushing karna ucapan Gema yang membuat jantung nya diskotik.
"Gema!" Ucap Cilla sedikit kesal.
Gema memerhatikan Cilla,menatap manik Cilla.
"Kenapa sekolah?" Kata gema tiba-tiba.
Cilla yang tidak mengerti ia malah diam dan berkata "aku mau belajar" jawab Cilla polos.
Cilla benar-benar menggemaskan,Gadis nya terlalu polos. Pikir Gema.
"Bukan nya lo sakit,kenapa sekolah? Istirahat aja di rumah" ucap gema jelas.
"Aku kangen sekolah" jawab Cilla seadanya.
"Kangen gue kali bukan sekolah,udah gausah bohong," ucap Gema dengan menarik senyumnya
"I-ih apaan sih Gema gak jelas banget. Dasar kepedean!" Sarkah Cilla
"Jangan maksain diri,lo tuh sakit. Gue khawatir" ucap gema.
"Cilla gapapa kok,Cilla juga bawa obat" ucap Cilla sambil tersenyum.
Gadisnya memang cantik, senyuman yang tulus seolah olah tidak terjadi hal yang terjadi, padahal gadisnya baru sembuh dari sakitnya. Sungguh gema tidak ingin gadisnya di rebut oleh yang lain. Pikir gema.
Mereka berdua diam,lebih memilih hening. Sampai jam istirahat dan bel berbunyi.
"Cilla,ayo ngantin!" Kata Rhea menghampiri Cilla dan Gema.
"Iya Rhea. Ayo!" Kata Cilla sambil bangun dari duduk nya.
Gema? Cowok itu tertidur. Mungkin lelah. Itu pikir Cilla,jadi Cilla membiarkan gema tertidur.
Cilla ingin keluar dari tempat nya,tetapi ada gema, karna posisi duduknya di pojok dan gema di pinggir membuat Cilla sulit keluar.
Cilla menepuk bahu Gema "Gema,permisi Cilla mau lewat." Ucap Cilla .
Gema bangun. Melihat Cilla sedang berdiri di sampingnya. Gema yang melihat Cilla ingin keluar langsung berdiri memberikan jalan untuk keluar nya Cilla
"Makasih Gema!" Ucap Cilla.
"Jangan lupa makan,Rhea tolong jaga Cilla!" Ucap Gema ke arah Cilla lalu ke arah Rhea.
"Iya Gema,kamu juga jangan lupa makan! Aku ke kantin!"
Rhea yang mendengar itu langsung membuka suara "Iya ndoro!" Jawab Rhea.
Cilla dan Rhea sudah ada di kantin dengan sepiring batagor dan semangkuk bakso.
"Cilla CEPET ceritain gimana bisa gema nembak Lo?" Tanya Rhea antusias
Cilla meminum air nya,dan mulai menceritakan dari awal sampai gema menembak nya.
Rhea terkejut, Gema bisa nembak cewek dengan cara yang romantis ternyata.
Gema kan cowok galak,tanpa ekspresi tiba tiba jatuh cinta sama cewek polos. Dunia emang sempit, pikir Rhea.
"Sumpah gue sih tim hore lo sama Gema. Gue kira dia gapunya hati, ternyata punya haha" ucap Rhea.
"Dia juga manusia kali" jawab cilla.
"Iya deh,lo mah jadi ngebela Gema!" Ucap Rhea kesal.
"Emang bener kan?" Kata Cilla sambil tersenyum.
...
Gema sedang berada di warung Bi Lilis, bersama beberapa anggota Traideger-x.
Niat nya gema ingin di kantin untuk mengawasi Cilla,takut terjadi sesuatu pada gadisnya. Tapi gema di kirimkan pesan oleh Delon,
Katanya Nicko mengajak Traideger-x bertarung lagi, padahal Emeralds sudah kalah berkali kali oleh Traideger-x.
Nicko memang tidak ingin kalah,ia ingin Gema bertekuk lutut di hadapan nya.
Setelah di beri kabar seperti itu,Gema langsung meluncur ke warung Bi Lilis.
"Kapan?" Tanya gema saat sudah sampai di warung Bi Lilis.
Delon yang sudah tau arah pertanyaan gema menjawab "besok jam 3 sore di lapangan merah"
"Ok,siapin anggota yang lain juga,kabarin mereka!" Titah gema.
"Ok!" Jawab delon singkat.
Gema tidak ingin Nicko dan geng emeralds melukai Cilla nya lagi. Ia sungguh akan menghabisi Nicko jika kali ini Nicko menyeret Cilla nya lagi.
Gema tidak akan membiarkan seseorang yang menyakiti Cilla hidup tenang.