
Lagi dan lagi, dirimu membuat ku khawatir
-Gema-
-
-
-
-
-
Rhea sudah berada di rumah sakit tepatnya sekarang ia sedang berjalan menuju kamar Cilla. Dengan membawa satu parsel buah di tangannya.
Ruangan kamar Cilla tinggal beberapa langkah lagi,dan satu langkah lagi ingin memasuki kamar Cilla, Rhea di herankan oleh seorang wanita paruh baya yang baru saja keluar dari ruangan Cilla,ia tak kenal, itu bukan bunda Lestari.
Karena rasa penasaran, Rhea mencoba mendekati wanita paruh baya itu dan menanyakan sesuatu.
"Permisi Bu?" Panggil Rhea sopan
Merasa ada yang memanggil,ibu tadi menoleh,dia sempat mengerutkan keningnya tapi ia tetap menjawab panggilan dari Rhea, "iya? Ada apa?" Tanya ibu itu
"Maaf sebelumnya, apa ibu kenal sama Pricilla, Yang di rawat di ruangan yang barusan ibu keluar?" Tanya Rhea
Ibu itu semakin mengerutkan keningnya, "Pricilla? Saya tidak kenal. Lagi pula yang ada di kamar itu hanya ada suami saya yang kebetulan sedang menjalani rawat inap" jawabnya
"Oh, terimakasih Bu,maaf sudah mengganggu waktunya" ucap Rhea yang hanya di balas senyuman dan anggukan dari ibu tadi.
Setelah ibu itu pergi Rhea masih mencerna apa yang di katakan ibu tadi, di kamar itu bukan Cilla? Lalu Cilla kemana?
Tanpa babibu Rhea langsung ke tempat resepsionis untuk menanyakan dimana kamar Cilla,mungkin Cilla di pindahkan kamarnya.
"Permisi sus, apa pasien yang namanya Pricilla Ananda Putri masih di rawat inap disini?" Tanya Rhea kepada suster yang sedang bertugas
"Tunggu sebentar saya akan cek dulu ya!" Suster yang tadi Rhea tanya pun langsung memeriksa nama pasien yang masih di rawat di sini.
"Maaf mba, pasien yang bernama Pricilla memang sempat di rawat disini tetapi sudah beberapa hari yang lalu di pindahkan ke rumah sakit lain" ucap suster dengan jelas
Rhea terkejut, "boleh saya tau Cilla di pindahkan ke rumah sakit mana?" Tanya Rhea
"Maaf tapi kami tidak bisa memberitahu,karna pihak keluarga yang bersangkutan tidak memperbolehkan memberitahu dimana pasien sekarang" jawab suster
"Makasih sus" ucap Rhea dan langsung pergi untuk pulang kerumahnya. Rhea masih terkejut dan bingung dimana cilla sekarang mengapa tak memberi tahu jika ingin pindah ke rumah sakit lain.
...
Malam ini Gema bosan berada di kamarnya,ia sudah belajar untuk ulangan besok, sekarang ia di hantui rasa bosan. Ingin menemui gadisnya sekarang juga. Melihat foto Cilla yang terpampang cantik menjadi loockscreen di handphone nya membuat gema tak bisa menahan rindu lagi,
"Gue gabisa gini cill,gue otw ke rumah sakit,maafin gue karna udah ingkar" gumam Gema sambil memandangi foto cantik gadisnya.
Gema melempar ponselnya asal,ingin mengambil jaket nya dan pergi ke rumah sakit untuk menemui kekasihnya,tetapi baru saja ingin berdiri, handphone nya tiba tiba bunyi,tanda pesan masuk
Ting!
Rhea
Gem. Lo tau rumah sakit Cilla yang sekarang?
Gema mengerutkan keningnya,apa maksud Rhea?
Gema.a
Maksud lo?
Ting!
Rhea
Cilla udah gak di rawat di rumah sakit itu,tadi gue kesana terus pas udah sampe di depan pintu kamar Cilla,malah ibu ibu yang keluar.
Gema.a
bunda lestari kan?
Rhea
***** bukan,ini mah beda.
Gema.a
mksd lo?
Gema masih menunggu pesan pesan dari Rhea, mengenai kekasihnya.
Rhea
Pas gue tanya,di kamar itu ada suaminya doang yang lagi ngejalanin rawat inap.
Rhea
Rhea
Katanya keluarga Cilla gak mau ngasih tau dimana Cilla sekarang.
Rhea
Lo serius gak tau gem?
Gema makin bingung,apa yang di maksud oleh Rhea adalah Cilla pindah rumah sakit dan merahasiakannya dari dirinya dan teman temannya?
Gema.a
Lo jgn joke
Gema.a
mn mngkn Cilla gaada di RS itu
Gema.a
nmr hp klrga cilla gk aktf.
Rhea
Gue serius.
Rhea
Terus ini gimana gem?gue khawatir sama cilla.
Gema.a
Biar gue yg cr tau dmn Cilla.
Setelah mendapat kabar tentang Cilla yang tak ada di rumah sakit dan di pindahkan ke rumah sakit yang lain. Gema makin khawatir, dimana gadisnya sekarang. Mengapa Cilla tidak memberi kabar. Masih banyak pertanyaan yang ada di otak Gema.
Gema mengingat dimana papi nya memberikan surat untuknya dari Cilla. Berarti papi nya masih bertemu Cilla hari itu. Dan mungkin juga papi nya tau dimana Cilla
Gema langsung pergi ke ruang kerja papi nya yang ada di samping kamar papinya. Dengan air muka yang menunjukkan ke khawatiran karna mendengar kabar gadisnya yang sekarang entah di mana,dengan sedikit amarah Gema langsung memasuki ruangan kerja papinya.
Terlihat Rafi yang terkejut melihat Gema yang baru saja memasuki ruang kerja nya. Dengan muka yang tidak bisa di bilang bersahabat. Rafi yakin anaknya akan menanyakan soal Cilla
"Ada apa?" Tanya Rafi
"Dimana Cilla?" Tanya balik Gema
"Papi gatau gem" jawab Rafi sambil meletakkan kacamatanya
"Gausah bohong pih, Gema tau papi pasti ketemu sama Cilla sebelum papi ngasih surat itu kan?" Tanya Gema
"Papi cuma di titipin surat itu sama suster rumah sakit itu,dan suster juga bilang kalo Cilla udah ga di rawat disana,jadi papi gatau" jawab Rafi bohong
"Maafin papi gem,ini semua permintaan Cilla. Kamu anak papi,tapi kamu ngeselin sih. Yang penting papi udah buat pernjanjian yang bakal bikin kamu seneng ko" batin Rafi
"Papi serius? Papi gabohong sama Gema kan?" Tanya Gema memastikan
"Ada untung nya gak papi bohong sama kamu?" Tanya Rafi
"Ck, udah tua juga" gumam Gema. "Tapi Cilla dimana pi? Gema khawatir,tadi temen Cilla kesana tapi gaada katanya Cilla udah gak di rumah sakit itu" ucap Gema
"Cilla pesen sesuatu gak sama kamu di isi surat itu?" Tanya Rafi
"Gema di suruh nunggu,tapi Gema gatau maksudnya". Jawab gema
"yaudah tinggal nunggu doang juga. Menunggu itu emang bikin capek gem,tapi kamu percaya kan kalo di balik rasa sabar akan ada balasan yang indah?" Kata Rafi bijak
"Papi bucin" ucap Gema
"Papi serius. Saran papi kamu tunggu aja Cilla. Jangan jelalatan cari cewek lain!"
"Gema mau bandel lagi pih kalo Cilla gaada"
"silahkan tapi papi gabakal ngasih tau dimana Cilla" ucap Rafi sambil meninggalkan Gema sendiri di ruang kerjanya
Gema membulatkan matanya,sudah di pastikan papi nya tahu akan hal ini. Tapi kenapa papi nya nyembunyiin ini?
"Gue harus cari tau"
"Kamu kemana sih cill?"
"Aku bakal nunggu kamu"
...
Jangan lupa Vomment!!!