PRICILLA

PRICILLA
THIRTY EIGHT



Siang ini tampak cerah matahari bersinar terang,dan panas menjadi pelengkap. Siang ini juga terlihat dua pasangan serasi sedang menikmati makan siang mereka,dengan di iringi candaan dan tawa yang membuat mereka semakin terlihat bahagia.


Di cafe bintang tepatnya, Gema dan Cilla sedang menikmati makan mereka. Baru semalam bertemu tapi Gema sudah rindu lagi kepada Cilla,dan akhirnya Gema pun menjemput Cilla untuk makan siang bersama, kebetulan Gema sedang tidak sibuk di kantornya.


"Sayang,kamu makan yang banyak ya" titah Gema sambil menaruh sebagian kentang goreng nya ke piring Cilla


"Gema,aku tuh kenyang kok malah di tambahin si!" Omel Cilla


"Udah makan aja,gausah ngomel terus,cepetan makan,lagian cuma sepuluh stik kentang doang kok"


"Gak mau! Aku kenyang gema,kamu makan aja sana"


"Yaudah,terus kamu mau apa abis ini?" Akhirnya Gema mengalah


"Hmm..." Pikir Cilla sambil mengetuk-ngetukkan jari telunjuk nya ke dagu, "aku mau ice cream coklat sama strawberry dua cup!" Ucap Cilla


"Gak boleh dua! Satu cup no more!" Larang Gema


"Ih Gema! Aku tuh pengen dua kok gaboleh si,tadi kan kamu nanya aku mau apa,yaudah aku jawab aku mau ice cream dua cup S.E.K.A.R.A.N.G!" ucap Cilla dengan menekan kata sekarang.


"Oke-oke dua cup tapi besok jangan minta ice cream lagi. Deal?" Tawar Gema dengan menjulurkan tangan nya


Cilla pun membalas uluran tangan Gema, "deal!" Ucap Cilla


"Ok,tunggu sini aku yang pesen! Jangan kemana-mana!" Ucap Gema sambil berdiri dari duduknya


"Siap kapten!"


Sepeninggalan gema memesan ice cream, Cilla hanya diam melihat ke luar jendela, melihat semua aktivitas manusia yang ada di jalan kota Bandung yang sekarang sedang panas.


"Nih ice cream kamu"  Cilla menengok kearah Gema,dengan tangan yang berisi dua cup ice cream.


"Yeay! Makasih Gema!" Ucap Cilla girang sambil mengambil dua cup ice cream di tangan Gema,tapi Gema malah menjauhkan nya.


"Gema,siniin ice cream nya,aku mau makan!" Omel Cilla


Gema tak merespon,hanya saja Gema memberi kode kepada Cilla dengan jari telunjuk nya yang di arahkan ke pipinya sendiri.


"Kamu kenapa sih gem?" Tanya Cilla bingung


"Cium dulu,baru aku kasih" titah Gema, membuat Cilla membulatkan matanya


"Ini tempat umum Gema! Malu ah" kata Cilla sambil menengok ke semua penjuru cafe


"Orang yang lainnya aja sibuk kok,ayo mau gak ice cream nya? Kalo ngga buat aku"


Cilla malu, Gema benar-benar membuat nya deg-degan. Bagaimana bisa Cilla harus mencium Gema dulu baru ice cream itu berada di tangan Cilla.


Mau tidak mau, Cilla pun memutuskan pilihan nya. Yaitu mencium Gema untuk dua cup ice cream nya.


"Ayo sayang,ini ice cream nya mencair loh kamu gak mau?" Tanya Gema


"Ish,bawel banget sih. Iya iya sini muka kamu majuan" titah Cilla


Gema tersenyum melihat tingkah gadisnya yang lucu itu, Gema memajukan wajahnya,"Ayo cepetan sayang" ucap Gema


Cilla menarik nafasnya panjang, berusaha menenangkan pikirannya untuk melakukan ini.


"Ayo cill,cuma cium pipi Gema doang kok. Itu liat ice cream nya meleleh,demi ice cream!" Batin cilla.


"Kamu tutup mata kamu dulu!" Titah Cilla


"Iya sayang iya,udah nih cepetan!"


1


2


3


Cup!


Cilla mencium pipi Gema dengan waktu satu detik. Setelah itu buru-buru Cilla menjauhkan wajahnya dari wajah Gema,jantung Cilla terasa seperti maraton.


Gema membuka matanya melihat gadisnya yang sekarang sedang menahan gugup nya. Gadisnya benar-benar lucu,dan polos


"Siapa yang di cium,siapa yang blushing" ucap Gema


"Gema! Aku malu ih kamu ngapain sih ngasih suruhan kaya gitu. Siniin ice cream aku!" Ucap Cilla sambil menutupi wajahnya dengan satu tangannya dan satu tangannya lagi ia ulurkan untuk meminta ice cream nya.


"Jangan di tutupin,aku mau liat pipi kamu nih yang ngeblush" ucap gema sambil tertawa


"Nyebelin,aku ngambek!"


"Eh kok ngambek sih?kan udah aku kasih ice cream."


"Diem! Aku mau makan ice cream aku!"


Gema akhirnya diam,menuruti apa perintah gadisnya. Lihat,hanya gadisnya yang membuat Gema menurut jika di perintahkan. Dengan rasa senang di dalam hati karna sudah mendapatkan ciuman dari gadisnya, Gema sekarang memperhatikan Cilla yang sedang memakan ice cream nya dengan lahap, seperti tidak ingin membagi miliknya.


"Pelan-pelan dong sayang,liat ice cream nya belepotan" ucap Gema sambil membersihkan ice cream yang ada di sudut bibir Cilla dengan jarinya.


"Kamu diem aja Gema,aku masih ngambek ya!"


"Maafin aku ya? Janji deh ga gitu lagi"


Cilla hanya mengangguk sebagai jawaban nya,ia terlalu sibuk dengan ice cream nya.


"Gimana mau pergi,liat kamu lucu kaya gini malah bikin aku makin sayang" gumam Gema sambil melihat Cilla yang sudah pasti Cilla tak mendengar 


setelah puas makan ice cream, Cilla sekarang minta untuk pergi ke taman bermain,yang sering di sebut TIME ZONE. Seperti anak kecil sih tapi mau gimana lagi ini permintaan Cilla,lagi pula Cilla sudah lama tidak di Indonesia jadi apa salahnya mengiyakannya.


Mereka sekarang sudah tepat berada di area time zone,dimana tempat yang lebih banyak di kunjungi pasangan suami istri yang membawa anaknya,ada juga anak SMA yang sedang bermain bersama pacarnya, Gema jadi kangen SMA.


"Gema,aku mau main tembak-tembakan!" seru Cilla seperti anak kecil


"Oke,tapi kita isi dulu kartunya" jawab Gema sambil menuntun Cilla untuk mengikuti nya.


"Mau ngisi yang berapa mas?" Tanya sang kasir


"Lima ratus ribu" jawab Gema sambil menyerahkan kartu nya


"Baik mas. Tunggu sebentar"


"Gema buruan dong,aku ga sabar" ucap Cilla sambil menarik baju Gema


"Iya sayang, sebentar ya ampun" kata Gema sambil merangkul Cilla agar bisa diam


"Ini mas kartunya. Terimakasih" ucap sang kasir.


Tanpa menjawab, Gema dan Cilla langsung pergi menuju tempat bermain tembak-tembakan.


"Ayo kamu lawan aku ya! Yang kalah beliin ice cream" seru Cilla sambil memegang tembakan nya


"Ok siapa takut"


Mereka berdua menghabiskan waktu dari pagi sampai menjelang malam. Bermain time zone dan foto box.


"Pulang ya,udah malam,besok kita pergi lagi ketemu temen temen aku sama Rhea" ucap Gema sambil memeluk pinggang Cilla


"Astaga! Aku lupa belum ngasih tau Rhea kalo aku di Indonesia. Kamu kenapa gak kasih tau aku?" Omel Cilla


"Udah besok aja, sekalian kasih surprise buat mereka ok?"


"Iya udah deh. Ayo pulang aku ngantuk"


"Dasar putri tidur!" Ledek Gema sambil mencubit pipi Cilla gemas


"Sakit Gema ih!"


Tuhan seperti nya mengembalikan Cilla kepada Gema agar Gema bahagia. Dan tuhan memberikan Gema kepada Cilla untuk lebih belajar apa arti menyanyangi seseorang yang terlihat galak namun berhati rapuh.


-


-


-


Next jangan?


Vote dan komen ya!


Terima kasih!!!


❤️❤️❤️