PRICILLA

PRICILLA
NINETEEN



Seseorang menarik rambut Cilla dengan kencang sampai tubuh Cilla pun ikut terdorong sampai ke pintu bilik kamar mandi.


"Saa..kit..tolong!" Ucap Cilla dengan lirih.


"Gue bakal bikin lo tersiksa PRICILLA!" kata seseorang yang menarik rambut Cilla.


Cilla berusaha menengok kebelakang untuk melihat siapa yang menjambak rambutnya,Dan..


"Ka..mu?" Kata Cilla setelah melihat siapa yang menarik rambutnya.


"Hai?! Gimana sakit gak?" Ucap orang itu.


"Tolong,ini sakit. Kepala Cilla pusing, Michel lepasin " kata Cilla. Ya orang itu Michel si iblis.


"Oh sakit ya?bentar deh gua bakal lepasin,tapi tunggu gua mau main main dulu sama lo cupu!" Michel berbicara seperti pyshyco.


"Guys,bawa cupu ini ke gudang!" Perintah Cilla kepada dua dayang dayang nya, Ririn dan Nabila.


Cilla makin takut,kepala nya yang makin pusing dan amat terasa sangat berat,tapi ia berusaha menguatkan diri.


Ririn dan Nabila memnyeret Cilla,keluar dari kamar mandi menuju gudang. Bukan gudang sekolah tapi gudang tua yang sepi dari aktivitas manusia. Dengan cepat agar tidak ketahuan para masyarakat sekolah. Dan memasukan Cilla kedalam mobil.


Cilla pasrah,ia hanya menangis tanpa suara,bukan takut dengan Michel dan kedua teman nya tapi rasa sakit yang mulai menjalar ke semua badanya.


Cilla diikat di kursi,dengan tangan di belakang dan kaki yang di satukan,tak lupa juga mulut Cilla yang di lakban. penerangan di gudang sungguh minim cahaya,hanya bantuan ventilasi jendela yang sedikit.


"Gimana?Lo takut gak gua iket,disini?" Tanya Michel sambil menyilangkan tangannya di depan dada.


Cilla menggelengkan kepala,bahwa ia tidak takut.


Michel yang melihat Cilla menggeleng,semakin geram.


Plak!


Plak!


Michel menampar kedua pipi Cilla dengan kencang,sampai berbekas merah.


"LO GATAKUT SAMA GUE?LO TAU SIAPA GUE?! CUPU SIALAN LO UDAH REBUT GEMA DARI GUE GATAU DIRI!" teriak Michel.


Michel tersenyum miring, "gapapa kok kalau lo gaktakut sama gue,tapi pasti lo bakal takut ngeliat dia" kata Michel.


Cilla masih diam,ia tidak mengerti siapa dia yang di sebut oleh Michel.


Deg!


"Hai Cilla? Kangen gak sama gue?!" ucap seorang yang masuk dari pintu belakang gudang.


Cilla takut dengan orang ini!


"Gema tolong Cilla",batin Cilla.


...


Gema sedang berada di warung bi lilis dengan temannya. Gema hanya meminum segelas kopi susu nya.


"Gem,Bu bos mana? Kenalin kita dong ajak nongki" ucap Kavin sambil memakan kacang.


"Buat?" Tanya Gema


"Yaelah,biar makin kenal,udah kenal terus jadi sayang" jawab Kavin dengan watados.


Pluk! Gema melempar botol kosong ke kepala Kavin.


"Hahaha,****** lo. Tabok aja bos,tuman!" Kata kemal sambil tertawa.


"Tega banget sih lo gem sama gue,kalo gue geger otak gimane?" Ucap Kavin sambil memegangi kepalanya.


"Ga peduli" jawab gema acuh.


"Emang lo masih punya otak ,Vin?" Tanya Delon santai.


"Anjing lo,gue gini-gini smart lo pada aja gatau" jawab Kavin sebal.


Semua tertawa,karna mendengar perkataan Kavin. Gema hanya tersenyum. Ini lah sahabat nya yang bobrok,tapi ke bobrokan mereka yang membuat Gema seperti mempunya kehidupan


"Lo gak ke Cilla ,gem?" Tanya Delon


"Iya" jawab Gema,sambil mengeluarkan uang dua puluh ribu untuk membayar kopinya.


"Bi,nih. Kembalinya sumbangin aja sama yang sering ngutang" kata Gema.


"Sial,gue bukan ngutang ye! Tapi gua tuh kasbon!" Ucap Kavin, memang Kavin sering ngutang.


"Apa beda nya,Malih?!" Tanya Delon kesal.


"Beda,Lo ga ngerti" jawab Kavin.


"Gue duluan" ucap Gema meninggalkan warung hi Lilis.


...


Tepat Gema memasuki area sekolah,bel istirahat pun bunyi. Gema langsung melangkahkan kakinya menuju kelasnya,untuk bertemu dengan Cilla.


Baru saja ingin memasuki kelas,tapi gema di kejutkan dengan Rhea yang keluar buru-buru dari di depan pintu.


"Lo bawa Cilla kemana?" Tanya Rhea tiba-tiba.


"Maksud lo?" Gema bertanya balik.


"Tadi Cilla izin ke toilet dari sejam yang lalu,gue kira Lo yang nyuruh dia bolos dan ikut lo." Jawab Rhea.


"Terus sekarang Cilla belum balik ke kelas?" Tanya gema


"Sama sekali,gue kira kan sama lo. Terus Cilla kemana dong,gamungkin dia bolos sendirian" ucap Rhea khawatir.


Gema pun sama,kemana Cilla? Gema khawatir.


Ketika sedang berusaha berfikir Cilla ada dimana,suara handphone,pertanda pesan masuk dari handphone Gema.


Ting!


+6214********


*Send pict*


Lo nyariin dia?


Tangan Gema mengepal kuat,mukanya merah pertanda ia marah. Foto Cilla yang sedang pingsan dengan diikat dan mulut di lakban membuat amarah Gema benar benar memuncak.


Gema


*******! Jangan Lo sentuh dia sedikit pun anjing!


Gema


Dimana Lo sekarang?!


+6214********


Gue cuma mau bermain aja!


+6214********


Nanti gue kasih tau kalo dia udah gue pake.


Gema


Gema


Abis Lo sama gue!


Read.


G


ema langsung melacak lokasi Nicko,dan berhasil. Gema memasukan handphone.


"Cilla dimana?" Tanya Rhea.


"Dia di culik" jawab Gema.


"Siapa yang nyulik dia?!" Ucap Rhea dengan panik.


"Gue gatau,tapi gue punya firasat kalo itu rival gue" ucap Gema.


"Dimana Cilla sekarang?" Tanya Rhea lagi.


"Gudang yang tua yang jauh dari sini. Gue mau kesana" jawab Gema.


"Gue ikut" kata Rhea.


Gema akhirnya mengangguk,tapi sebelum pergi ia menelpon Delon untuk membawa Rhea.


"Lo keparkiran,ikut gue sekarang!" Ucap Gema kepada Delon dari telpon


"ok" jawab delon. Gema mematikan telponnya.


Tak lama Delon datang, "ada apa gem?" Tanya Delon


"Cilla di culik Nicko. Lo bawa Rhea buat ikut" jawab Gema.


"Ok" tanpa banyak omong Gema dan Delon pun langsung menuju gudang tua. Gema sendiri dan Delon bersama Rhea.


...


Di lain tempat,tepatnya di gudang tua,Cilla sedang Manahan rasa takut dan rasa sakitnya. Ia benar-benar takut dengan laki-laki yang ada di hadapannya.


"Long time no see, pricilla" ya laki laki itu dengan senyum iblisnya.


"Do you wanna play with me?" Tanya laki laki itu.


Cilla menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah keluar.


"Mana pangeran Lo?" Tanya Michel.


"Lo mau keluar dari sini?" Tanya Michel.


Sret! Lakban di mulut Cilla di buka dengan kencang oleh Michel


"Jawab gue! Kalo Lo mau keluar dari sini lo harus puntusin gema!" Ucap Michel


"Cilla gamau" jawab Cilla sambil mendongakkan kepalanya.


Plak


Tamparan ketiga mendarat di pipi mulus Cilla. Michel menampar dan menjambak rambut Cilla.


"LO BENER BENER YA! CUMA GUE YANG PANTES BUAT GEMA!" teriak Michel.


"Kamu tuh gabaik buat Gema,aku bakal putusin gema buat orang yang punya hati baik" jawab Cilla.


Plak


Plak


Plak


"****** CUPU, SIALAN!" Ucap Michel dengan amarahnya.


"Udah lah kasih aja gema buat dia,lo sama gue" kata laki laki yang hanya memperhatikan Cilla dan Michel yang sedang rebutan cowok.


"Cilla gamau sama Nicko" ucap Cilla dengan memberanikan diri. Laki laki itu adalah rival nya Gema,ketua Emeralds, Nicko.


"Jadi Lo gamau sama gue?" Tanya Nicko sambil mendekatkan diri kepada Cilla.


Cilla yang melihat Nicko mendekat kearahnya ia berusaha untuk menghindar walupun nihil.


Nicko mencengkram sergama Cilla,ingin merobeknya. Cilla memberontak menghindari tangan Nicko yang akan merobek bajunya.


Plak


Plak


"Diem sayang,jangan sampe gue Kasar" ucap Nicko.


Bret.


Baju Cilla robek,dalaman yang Cilla kenakan terlihat,membuat Nicko semakin liar.


Nicko mendekatkan wajahnya ke wajah Cilla. Cilla memundurkan wajahnya,tetapi Nicko malah menekan tengkuk Cilla mendekat. Cilla berusaha menghindar. Ia berharap gema datang.


"Tuhan, bantu aku. Kirim gema." batin Cilla.


Semakin dekat wajah Cilla dan Nicko,bibir mereka berdua hampir bersatu.


Bugh!


Nicko jatuh di lantai,karna tendangan dari belakang.


"Anjing!" Umpat Gema.


Gema datang di waktu yang tepat,setidaknya gadisnya masih suci.


"Maaf,maafi aku,aku telat" ucap gema di depan Cilla berusaha membuka tali yang ada di tubuh Cilla. Gema semakin marah,ketika melihat baju Cilla sudah robek membuat tubuh dalam Cilla terlihat.


Gema membuka seragam nya meninggalkan kaus hitam dan memakaikan kepada Cilla.


"Aku gapapa kok" kata Cilla sambil tersenyum.


Gema menangkup wajah Cilla, "maafin aku,aku gagal buat jaga kamu lagi,maaf" kata gema lirih.


"Gapapa,kamu tetep jadi penyelamat aku" setelah mengucapkan itu tubuh Cilla jatuh di pelukan Gema. Cilla pingsan.


"Cilla?Sayang!" Ucap gema sambil menepuk pipi Cilla pelan. Tahu jika gadisnya pingsan membuat amarahnya kepada Nicko makin memuncak.


Gema membawa Cilla kepada Rhea.


"Tolong bawa Cilla ke rumah sakit. Gue mau ngabisin Si ******* dulu" kata Gema.


"Gausah,gue udah telpon polisi. Lo cepet bawa Cilla ke rumah sakit,biar gue yang urus" sergah Delon.


Gema memastikan semuanya,ok Nicko Michel dan dua teman Michel sudah di ikat bersama oleh delon.


"Thank" kata gema kepada delon sambil membawa Cilla.


"Lo harus kuat my love!" Ucap gema kepada Cilla walupun Cilla sedang pingsan.