
Hari ini hari kedua ulangan Gema dan hari kedua Cilla pergi tanpa sepengetahuan Gema dan teman temannya kecuali keluarganya dan o Rafi papi Gema.
Gema sekarang masih berada di depan meja makan,ia baru selesai makan. Belum ada niatan untuk pergi ke sekolah padahal empat puluh lima menit lagi bell segera di bunyikan. Gema membuka handphone nya untuk menchating Cilla.
Gema.a
Selamat pagi pacar!
Ga ada niatan buat semangatin aku ni?
Gema.a
Cill,jangan lupa makan,minum obat dan inget sama aku ya.
Gema.a
Aku berangkat sekolah dulu.
I miss u ❤️
Sebenarnya sudah puluhan pesan yang Gema kirim ke Cilla tapi tak ada balasan,jangan kan di balas di read pun tidak. Gema sebenarnya penasaran mengapa gadisnya berubah,tak ada balasan pesan. Gema ingin mempercepat waktu,ingin ulangannya selesai dan bertemu dengan gadisnya. Tanpa sadar Gema tersenyum sendiri.
Melirik arlojinya,jam tujuh kurang tiga puluh menit lagi gerbang akan di tutup. Gema pun langsung menyambar kunci motor nya dan langsung pergi menuju sekolah.
"ASSALAMUALAIKUM PIH! GEMA BERANGKAT!" teriak Gema sambil pergi keluar rumah.
Rafi yang melihat putranya seperti itu,bukanya salim dulu ini malah nyelonong aja.
"Waalaikumsallam,dasar anak jaman sekarang kurang akhlak" gumam Rafi dengan geleng geleng kepala.
...
Di kantin sekolah yang masih sepi,hanya ada beberapa siswa atau siswi saja yang ada disana itupun hanya untuk membeli makanan untuk di bawa ke kelas, alasannya sambil belajar untuk ulangan hari ini.
Berbeda dengan teman-teman Gema,disana mereka nyarap sambil membicarakan apa yang mereka lihat, seperti menggoda adik kelas yang sedang membeli air minum,menggoda Bu ican tukang mie ayam favorit di sekolah ini,bahkan tak segan mereka membicarakan guru-guru yang mengawasi mereka kemarin di ruang kelas.
"Woi si bos kemana?" Tanya Kavin. Sekarang mereka sedang duduk di meja kantin untuk menemani Arya sarapan.
"Bentar lagi paling" jawab Delon yang masih asik dengan handphone nya.
"Ck, orang mah nawarin kalo makan itu, ini kita bertiga nemenin lo doang ni sarapan,cuma nontonin lo makan doang" ucap Kemal sambil mencomot gorengan di piring Arya dan langsung di tampar tangan Kemal.
"Culametan met met, culametan met met" Kavin nyanyi lagu yang lagi viral sambil melirik ke arah kemal.
"***** panas kuping gue,alergi lagu tiktak gue!" Ucap kemal
"Songong,bagian denger lagu "i am felling good,lakasuttt" aja lo langsung tuh joget" herdik Kavin
"Sori sori aja,gua lebih suka lagi para istri gue yang cantik, yang hit u with that ddu du ddu du" kata kemal sambil menari
"*****,jennie punya gue ya!" Ucap Arya yang masih banyak makanan di mulutnya.
"Neng jisoo punya aku" timpal Kavin
"Sialan lo,istri gue semua tuh,kalo mau gue kasih tuh dahyun sama Irene" kata kemal
"Ribut terus tuh sampe ******!" Ucap Delon sambil pergi meninggalkan mereka yang bobrok
Mereka bertiga saling menatap,dan langsung beranjak dari kantin untuk mengekori Delon.
"Delon sekarang ambekan ya,kaya anak perawan" bisik kemal kepada Kavin, "dia bukan perawan,tapi ibu ibu kost kalo nagih uang bulanan" timpal Kavin
"Lon lo di gibahin nih sama dua curut!" Ucap seseorang yang ada di belakang kemal dan Kavin.
Mereka berempat menengok, melihat siapa yang berucap. Dan, itu Gema.
"*****, Gema lemes banget sih mulut nya!" Umpat Kemal
"Biarin aja, nanti mereka pada kualat sama gue!" Kata Delon
"Sumpah deh lon, si kemal tuh yang duluan,gue sih ngikutin aja!" Bela Kavin kepada diri sendiri
"Lo juga sama,emang gue gak denger?" Kata Gema
"Ck,biasanya lo juga yang banyak bacot ****!" Ucap Kemal
"Masuk kelas masing masing *****,pada nyap nyap aja!" Kata Delon yang sudah memasuki kelasnya,karna kelas delon terbilang cukup dekat.
"Good luck for me!" Semangat Arya kepada dirinya.
"Jomblo dasar!" Ucap Kavin dan kemal serentak.
"Sialan!" Umpat Arya.
Satu persatu semua murid memasuki kelas masing masing,untuk ikut melaksanakan ujian. Tinggal tersisa empat hari lagi ujian akan selesai.
...
Sudah satu jam yang lalu ujian hari kedua telah berakhir. Dan semua anak anak SMA PRAMITA sudah meninggalkan area sekolah, kecuali Gema dan teman temannya di tambah dengan Rhea. Semenjak Rhea bersahabat dengan Cilla dan Cilla berteman dengan teman nya Gema membuat Rhea menjadi salah satu teman mereka juga,mungkin ada arti berbeda bagi Delon.
"Gem, Cilla gimana keadaan nya?" Tanya Rhea buka suara
"Gue ga tau,gue gabole jenguk dia sebelum ulangan ini selesai" jawab Gema
"Serius?" Tanya kemal
"Iya, chat gua aja ga di baca" jawab gema
"Gue mau jenguk dia hari ini" ucap Rhea
"Boleh,kabarin gue ya gimana nanti kondisi Cilla" kata Gema, "pasti" jawab Rhea
Asik berkumpul sampai lupa waktu,hari sudah mulai sore,senja pun akan terlihat.
"Eh gue balik duluan ya,kaka gue udah di depan. Nanti gue kabarin keadaan Cilla" ucap Rhea.
"Hati hati Rhe" kata Delon. Rhea hanya membalas dengan senyuman.
"Gue duluan" ucap Rhea.
"Ekhem, besok syukuran ini mah" celetuk arya
"Besok bio medsos nya Delon ada nama Rhea nya pake love" timpal Kemal.
"Alhamdulillah status jomblo delon akan segera berakhir" ucap Kavin
"Bacot pake pelangi!" Kata Delon dengan sinis.
"Gue duluan!" Ucap Gema sambil berdiri dan membenarkan posisi tasnya
"Nyantui ngapasih Gem, baru aja ngobrol" tahan kemal
"Pala lo lima baru ngobrol? Kita pulang dari jam dua belas dan ini udah jam lima lewat ya *****,dan lo itu dari tadi ngoceh sampe mulut lo berbusa lo gak sadar?" Ucap Kavin panjang lebar
"Perasaan gue baru ngomong sepatah dua kata doang dah"
"Gue duluan!" Cabut Gema.
...
Belanda. 10.24 pm.
Gadis cantik yang masih menjalani pengobatan,untuk mengembalikan hidupnya yang dulu ceria sekarang masih belum sadarkan diri,karna kondisi badanya yang sering drop.
Orang tuanya selalu menjaganya siang malam,menunggu sang putri nya bangun dari mimpi indahnya. Menunggu keajaiban datang yang membuat putrinya akan bangun.
Tidak mudah untuk gadis remaja seusia Cilla untuk melawan penyakit yang ganas. Harus ada semangat dari orang orang terdekatnya.
Namun, Cilla si gadis cantik itu yakin, jika tuhan masih mengijinkan dirinya untuk hidup sekali lagi, mungkin nanti bukan sekarang. Sekarang tuhan sedang menguji Cilla untuk mencapai puncak kebahagiaan. Tuhan tak akan menguji hambanya di luar batas kemampuan bukan?
Tunggu aku Gema!
-pricilla-