PRICILLA

PRICILLA
TWENTY FOUR



Setelah Cilla pergi meninggalkan rumah Gema, Cilla langsung pulang ke rumahnya, ia tidak marah Cilla hanya berusaha mengerti dan membiarkan Gema dan papa nya yang berbicara.


Ketika Cilla sudah di kamarnya,ia melihat banyak telpon yang masuk ke handphone nya,dan semua itu Gema.


Gema.a


35 panggilan tak terjawab.


Gema.a


Cilla,kamu gapapa?


Gema.a


Cill,kamu dimana?


Gema.a


Aku kesana ya?


Gema.a


Cilla,sayanggg


Gema.a


P


P


P


Cilla.a


Gausah,Cilla gapapa. Gema istirahat aja. Jangan lupa minum obat!


Cilla.a


Good night gema.


Gema.a


Maafin aku ya.


Besok aku jemput


See u❤️


Read


Cilla tak membalas pesan Gema lagi. Ia cukup lelah dengan hari ini. Cilla memejamkan matanya,tak lama pun ia telah masuk dalam mimpinya.


...


Kemarin berganti menjadi sekarang,malam berganti pagi,hari Rabu berganti menjadi hari Kamis. Cilla sekarang sudah siap dengan seragam batik sekolah,ia sudah siap untuk menuju sekolah. Sekarang Cilla sedang memakan sarapannya, tapi ketika sedang menyuapkan makanan, handphone Cilla berbunyi,telpon masuk.


+621477******


Cilla mengernyitkan dahi,bingung siapa yang meneleponnya? Apalagi nomornya asing.


Cilla akhirnya menerima telpon masuk itu.


"Hallo?" Sapa Cilla


"Hallo,ini benar Cilla?"  Tanya seseorang dari sebrang sana


"Iya,ini siapa ya?"


"Ini saya papi gema. Apa kamu bisa ke rumah saya sekarang?"


"O..oh ada apa ya om?"


"Saya ceritakan nanti,supir saya sedang menuju ke rumah kamu. Saya harap kamu mau kesini"


"Baik om,Cilla kesana"


tut....


Sambungan terputus. Cilla bener-bener penasaran,ada apa papi nya Gema menelponnya,dan menyuruh Cilla kesana.


Ttin ttin...


Lamunan Cilla terbuyar saat suara klakson mobil bunyi tepat di depan rumahnya. Cilla pun buru-buru keluar.


"Non Cilla ayo non,tuan sudah menunggu disana" ucap supir pribadi papi nya Gema sambil membukakan pintu mobil untuk Cilla


"Iya pak,makasih"


Mobil papi Gema pun meninggalkan perkarangan rumah Cilla dan melaju menuju rumah Gema.


Sesampainya di rumah Gema, Cilla sudah di sambut oleh papi Gema,


"Assalamualaikum om" salam Cilla sambil mengecup tangan papi Gema


"Waalaikum sallam, terimakasih Cilla karna kamu sudah mau kesini" ucap papi Gema. Sikap papi Gema terhadap Cilla berubah,tak seperti kemarin,yang melihat tak suka dan sekarang tatapan sendu.


"Ada apa ya om? Gema mana?" Tanya cilla


"Ayo duduk dulu"


Mereka pun duduk di sofa ruang tamu.


"Gema gak keluar kamar om?" Tanya Cilla terkejut


"Iya, saya memanggil kamu karna saya mau minta tolong,untuk bujuk Gema dan memeriksa keadaan Gema,karna Gema selalu menolak jika saya masuk ke kamarnya" kata papi Gema dengan lesu


"Om boleh Cilla ngomong sesuatu?" Tanya Cilla


"Iya silahkan"


"Jadi begini, Gema sering cerita sama Cilla,kalo Gema tuh sayang banget sama om,sama kaya Gema sayang ke mami Gema, Gema bukan anak nakal kok om, Gema nakal karna ada alasannya. Gema nakal karna dia pengen narik perhatian om,supaya om perhatian sama gema, Gema butuh temen om,temen ngobrol kalo di rumah. Gema sering keluar rumah untuk nyari kebahagiaan nya sama sahabatnya. Cilla harap om ngerti keadaan Gema. Kalo begitu Cilla permisi buat tengok Gema"  setelah mengucapkan itu,Cilla langsung bergeser ke arah kamar Gema terletak di lantai dua.


Ttok ttok ttok... "Gema!"


Ttok ttok ttok... "Gema ini aku Cilla. Buka dong!"


Dari dalam kenop pintu itu bergerak,pertanda akan di buka. Benar saja pintu itu terbuka, menampilkan sosok Gema yang pucat dan lemah.


Gema yang melihat Cilla,tak tanggung-tanggung langsung memeluk tubuh gadisnya.


Cilla tersentak kaget,kaget karena tiba-tiba Gema memeluknya dan kaget karena suhu badan Gema yang sangat tinggi. Cilla melepaskan pelukannya.


"Kamu udah minum obat?" Tanya Cilla sambil menamgkup pipi Gema.


Gema menggeleng lemah,


"Kenapa? Kan udah aku suruh buat minum obat"


"Obat aku itu kamu" jawab Gema dengan suara parau nya


"Kamu harus makan,minum obat terus istirahat. Ayo kamu tiduran" titah Cilla sambil menarik Gema ke arah kasur Gema dan membantu Gema untuk berbaring.


Gema pun berbaring setengah duduk di atas kasur nya.


Ketika Cilla hendak berbalik,tangan Gema mencengkal tangan Cilla


"Mau kemana?" Tanya Gema


"Aku mau ambil sarapan,sama obat"


"Gausah kamu sini aja,aku gamau kamu ketemu papi di bawah terus di usir dia" larang Gema


"Papi kamu tuh sayang sama kamu,kalo papi kamu ga ngejemput aku lewat supir kamu pasti aku gabakal ada disini. Jadi kamu diem tunggu aku bakal balik lagi"


Gema melepaskan cengkeramannya, Gema cukup terkejut mendengar alasan gadisnya. Ternyata papi nya masih ada rasa sayang kepada Gema.


Cukup lama Gema menunggu Cilla, akhirnya gadisnya datang membawa nampan berisi semangkuk bubur,obat dan mangkuk besar entah apa isinya hanya gadisnya yang tahu.


"Lama banget sih" gerutu Gema


"Aku masak bubur dulu tadi" kata Cilla sambil menaruh nampan di atas nakas


"Nih kamu makan dulu,terus minum obat abis minum obat aku kompres biar demam kamu turun" titah Cilla sambil menyodorkan semangkuk bubur yang tadi ia buat sendiri


"Iya sayang,suapin" rengek Gema


"Gak,kamu makan sendiri cepetan!"


"Iya iya,galak banget sih sayang nya aku"


Gema pun akhirnya makan sendiri tanpa suapan Cilla.


Sambil menunggu Gema menghabiskan buburnya, Cilla membuka handphone nya untuk mengabarkan Rhea bahwa hari ini Cilla dan Gema tak bisa masuk,karna Gema sakit.


"Nih aku udah selesai" ucap Gema sambil menaruh mangkuk kosong itu di atas nakas


"Pinter, nih minum obat nya" titah Cilla sambil menyodorkan obat dan air.


"Sekarang kamu tiduran,aku bakal kompres kamu"


"Aku gapapa sayang,gausah di kompres segala"


"Gak ada penolakan!"


"Oh udah berani merintah aku ya sekarang. pacar aku udah besar ternyata"


"Emang nya aku anak kecil!? Udah cepetan tiduran mau aku kompres,kok kamu bandel banget sih Gem!"


"Iya sayang iya, marah-marah mulu deh"


Gema pun pasrah,dan membiarkan gadisnya mengompres badanya.


"Kamu istirahat ya" ucap Cilla setelah selesai


"Kamu disini aja jangan kemana-mana"


"Iya Gema"


"I love you unlimited" ucap Gema


"Kok unlimited? Berarti cinta kamu cuma sebulan doang ya?" Tanya Cilla bingung


"Ya ngga dong,cinta aku mah gak akan abis abis"


"Gombal,udah ah kamu cepet istirahat"


"Iya sayang"


tbc


...