
"Bodoh kenapa kalian semua dengan mudah begitu saja meloloskan orang asing masuk ke dalam perusahaan saya!"
Dirga memarahi semua orang yang berada di dalam perusahaan nya dari mulai resepsionis, Karyawan biasa, OB, bahkan Danu asisten Dirga.
"Maafkan saya pak Dirga karena tadinya saya mengira jika wanita itu sudah pergi tapi taunya diaa...
"anda bahkan baru meminta maaf di saat semuanya sudah terjadi!"
Resepsionis itu pun seketika menundukkan kepalanya karena takut akan kemarahan Dirga.
"Saya juga bersalah pak andai tadi saya tidak sakit perut mendadak sudah di pastikan saya tidak akan menyuruh wanita itu untuk mengantarkan nya pada bapak"
"Pak Malik, anda sudah 10 tahun lebih bekerja di perusahaan saya jadi masak kau tidak bisa membedakan mana pekerja baru dan mana yang tidak. dan kamu Danu, seharusnya kamu lebih tau dari pada mereka!"
"Iya tuan, saya juga meminta maaf karena..."
"Sudahlah anggap ini pelajaran untuk kalian namun jika hal ini terjadi lagi maka saya tidak akan segan-segan untuk memecat kalian tidak perduli jika kalian sudah lama bekerja di sini atau tidak!"
...****************...
"Hahaha saya ingin sekali tertawa melihat foto yang kau ambil ini Sukma, rupanya selain saya ada juga orang lain yang berani melakukan ini kepada Dirga, lihatlah wajah Dirga setelah di lempar kue oleh wanita ini"
"Iya Omma seperti nya wanita ini dan tuan Dirga sudah saling mengenal satu sama lain sehingga rasa canggung tidak timbul di antara keduanya"
"Sayang sekali yah karena saya terlalu lama di London jadi saya tidak tau apa-apa tentang Dirga," Omma pun menaru foto-foto yang di ambil Sukma ke atas meja.
"Sekarang saya akan tugaskan kamu untuk mencari tau siapa wanita ini, latar belakang nya dan cari tau pula di mata ia tinggal"
"Apa ada sesuatu yang ingin Omma rencanakan?"
"Yah mungkin bisa di bilang begitu dan saya berharap saya bisa bertemu langsung dengan wanita ini"
Kanaya bersama Aca menikmati makan siang mereka di kantin kantor, dan di situ Kanaya menceritakan apa yang terjadi kemarin pada sahabatnya.
"Nay, kamu seberani itu melemparkan kue ke wajahnya Dirga?"
"Dia seorang Pria tapi bermulut wanita maka dari itu aku melemparkan kue tart itu pada wajahnya, dan kamu bayangkan saja ca ketika kamu di hina di depan banyak orang pasti hal yang sama akan kamu lakukan juga" Ucap Kanaya Seraya menyeruput es jeruknya yang sudah hampir habis.
"Aku akui kamu sangat hebat sekali Nay, pria kurang ajar sepertinya emang pantas di perlakukan seperti itu"
"Tapi setidaknya Aku beruntung Ca, karena cek 100 juta itu telah kembali kepada pemilik nya"
"Iyaa Nay dan aku selalu berdoa supaya kamu tidak bertemu dengan mantan mu itu lagi dan semoga saja kamu bisa dapatkan seorang pria yang pas sejalan dengan hati kamu"
...****************...
Dirga kembali kerumah dalam keadaan lesuh seperti banyak tertimpa beban namun saat ingin menaiki tangga Sabrina teramat syok ketika melihat kemeja kerja Dirga yang nampak kotor.
"Dirga, kamu habis dari mana kok tampilan kamu seperti orang yang tidak terurus sih."
"Kanaya, mama tau Kanaya kan?"
"Apa Kanaya? Kanaya siapa?"
"6 tahun yang lalu aku pernah berpacaran dengan Kanaya, apa mama ingat?"
"Oh iyaaa, mama baru ingat Kanaya bekas mantan pacar mu waktu SMA itu kan dan seoarang wanita murahan yang sudah tega menghianati kamu, jadi emangnya apa yang telah di lakukan wanita sialan itu pada mu sayang?"
Diam-Diam Omma Ratna mendengar apa isi percakapan yang terjadi antara Dirga dan mamanya.
'Oh jadi wanita itu mantanya Dirga waktu SMA dulu, dan saya sungguh penasaran tentang apa yang terjadi pada masa lalunya Dirga'