Our Next Love

Our Next Love
Hanya Di Anggap Sebagai Adik



"Mauryn Omma mau tanya pada mu,dan ini berkaitan dengan kakak kamu"


"Boleh Omma, memang nya apa sih yang ingin Omma tanyakan?" Tanya Mauryn yang terlihat masih sibuk bermain ponsel.


Perlahan Omma Ratna mengecilkan volume suara nya karena ia tidak ingin omongannya ini terdengar oleh Sabrina ataupun Dirga.


"Tentang masa lalu kakak kamu apakah kamu tau?"


"Maksud Omma masalalu apa yah?"


"Hmm kamu tau tidak tentang Kanaya?"


"hmm Kanaya... Kanaya siapa sih Omma?"


"Jadi kamu tidak tau tentang Kanaya mantannya kakak kamu dulu?" tanya Omma Ratna penuh keheranan.


"Omma ini bagaimana sih jadi mana aku tau tentang masalalu kak Dirga sedangkan aku saja ikut Omma dari hampir sepuluh tahunan jadi mana aku tau Omma.."


"Oh iya yah Omma lupa, tapi menurut kamu, kamu setuju tidak sih kalau kakak kamu Dirga menikah dengan Olivia?"


"Asalkan Kak Dirga setuju dengan pernikahan ini dan Kak Dirga juga mencintai Kak Olivia lalu aku hanya setuju saja Omma, emangnya Omma tidak setuju jika Kak Dirga menikah dengan kak Olivia?"


"Yah Omma bahkan belum sangat setuju Dirga bersama Olivia entah kenapa hati Omma mengatakan jika Olivia bukan yang terbaik untuk Dirga"


"Mungkin itu hanya perasaan Omma saja kali pokoknya nanti cukup Omma doakan saja pernikahan Kak Dirga sama Kak Olivia berjalan dengan lancar. Tapi tentang Kanaya, emangnya yang namanya Kanaya itu mantannya Kak Dirga yah Omma?"


"Iya, dan harus kamu tau Kanaya itu sudah cantik, baik hati, suka menolong juga dan asal kamu tau yang menolong Omma dari para begal itu adalah Kanaya"


"Wow, omma serius?"


"Sudah gitu kalau tidak salah Kanaya itu punya adik laki-laki terlebih adik laki-laki nya itu satu sekolah dengan mu"


"Satu sekolah dengan ku, emangnya namanya siapa Omma?"


"Namanya Kenzo!"


Mendengar nama Kenzo membuat Mauryn lebih merapat ke Omma.


"Nah iya kamu benar Mauryn, jadi kamu sudah mengenal Kenzo?"


'Omma asal Omma tau Kenzo itu salah satu incaran aku saat di sekolah tapi sayang dia bersikap dingin dan acuh pada ku Omma, tapi Omma tenang saja pokoknya aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan Kenzo menantu di rumah ini'


"Mauryn kamu ini di tanya kok malah senyum-senyum sendiri! hayo pasti kamu lagi mikirin adiknya Kanaya yah?"


"Tidak Omma, aku tidak mikirin cowok itu kok tapi omma untuk malam ini Omma mau tidak bertamu ke rumah nya kak Kanaya"


"Kamu ini mau ketemu sama Kanaya atau sama adiknya?"


"Ih Omma yang jelas aku hanya ingin bertemu dengan Kak Kanaya saja lagi pula aku ingin mengucapkan rasa terimakasih karena berkat kak Kanaya Omma terlepas dari Begal"


"Tapi jika kamu ingin bertemu dengan Kenzo omma tidak mempermasalahkan nya kok dan yang ada Omma setuju saja hehehe"


"Omma stop untuk menggoda ku"


...****************...


Berada satu mobil dengan Jona membuat hati Kanaya terasa berbunga-bunga apa lagi Jona sangatlah amat perhatian sehingga pandangan Kanaya tak pernah berpaling dari wajahnya.


"Nay, sebenarnya sudah dari kemarin-kemarin aku ingin berbicara dengan mu ini tentang pria yang waktu itu memaksa mu"


"Apa maksud kak Jona, itu Dirga?"


"Yah Asal kamu tau kemarin aku hampir ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan nya namun setelah aku tau pemilik perusahaan itu adalah pria yang waktu itu yah mau tidak mau aku terpaksa membatalkan kerja sama itu"


"Apa! tapi kak kenapa kakak membatalkan kerja sama itu begitu saja?"


"Ini demi harga diri mu Nay, apa kamu mengerti"


"Ya ampun kak aku jadi tidak enak sama kakak"


"Sudahlah kamu tidak perlu khawatir aku menolak kerja sama dengan perusahaan nya dan itu bukan berarti aku akan jatuh miskin kan. lagian juga aku tidak akan tinggal diam saja kamu di perlakukan seperti itu, terlebih kau sudah aku anggap sebagai adikku sendiri Nay"


Kanaya terpaku Dengan tatapan kosong, hatinya yang tadi terasa berbunga-bunga kini bunga-bunga yang ada di hati nya telah layu seketika saat mendengar apa yang baru saja Jona ucapkan.