
udara pagi di sekolah cukuplah dingin setelah di landa hujan dari semalam sehingga kabut masih tersisa di pagi hari.
Kemudian mobil Mauryn memasuki gerbang sekolah setelah Kenzo masuk lebih dulu mendahuluinya. lalu Mauryn pun memarkirkan mobilnya di samping motor milik kenzo.
Kenzo melihat hal itu sembari membuka helm dan jas hujan yang dia kenakan.Namun sepertinya Kanaya nampak acuh seperti tidak perduli karena biasanya Mauryn selalu menyapa Kenzo saat dirinya baru sampai di sekolah. Kenzo menyerenggit aneh memandangi punggung Mauryn yang mulai berjalan menjauhinya.
Mauryn menahan dirinya agar bisa cuek pada Kenzo serta melupakanya karena bagaimana pun dia juga punya harga diri dan tak mungkin Terus-menerus mengejar seseorang yang tidak mencintai nya terlebih orang itu telah memiliki kekasih.
Pada saat melangkah sepuluh langkah dari parkiran Mauryn berpapasan dengan Rima yang berstatus sebagai pacar Kenzo, namun Mauryn tak memperdulikannya dan malah lebih memilih menerus kan langkahnya.
Rima membalikan tubuhnya memandangi punggung Mauryn dengan senyuman miring.
“Heran kayak gak ada cowok lain saja” ucap Rima yang tak terdengar oleh Mauryn.
Beberapa detik kemudian Rima berpapasan juga dengan Kenzo di parkiran, Rima terlebih dahulu menyapanya.
“Hay kak, baru saja aku ingin menghampiri kakak”, ucap Rima. “Tadi itu cewek dia gangguin kakak lagi gak?”Tanya Rima penasaran.
Kenzo menjawab dengan sorot mata yang masih fokus memperhatikan koridor sekolah.
“Hari ini dia tak menyapa ku”
“Itu bearti bagus dong kak, itu tandanya dia sadar diri kalau kakak itu udah punya pacar yaitu aku”, Kata Rima dengan pedenya.
“Yaudah makasih yah Rim udah mau bantuin aku untuk jadi pacar pura-pura”
“Huustt kak, pelan-pelan aku takut dia malah denger dan yang ada dia balik ngejar-ngejar kakak lagi”
“Tapi sepertinya tidak”, Timpal Kenzo.“Yaudah Rim kalau begitu aku ke kelas dulu yah soalnya aku ada hafalan sejarah jadi harus ke kelas dulu”
“oh yaudah kak, tapi istirahat nanti kita kantin bareng yuk kayak kemarin”
“oke baiklah,”
...****************...
“Pastikan jadwal saya kosong dalam minggu ini”,Ucap Dirga kepada Asistennya Danu.
“Sepertinya memang kosong tuan, memangnya tuan ada pekerjaan lain, atau acara... ”, Tanya Danu penasaran.
Dirga manaikan kedua kakinya di atas meja kerja serta sedikit mengayun-ayun kan kursi kerjanya ke kiri dan ke kanan.
“Yah tuan saya tau tuan pasti akan menikahi Dokter Olivia kan”,
“Tidak bukan, bukan Olivia yang saya nikahkan tapi wanita lain”
uhuk uhuk...
Danu terbatuk saat baru saja menyeruput kopi yang baru saja di antarkan OB. “t-tuan a-apa tuan serius...”
“Coba kamu pandangi wajah saya sekarang, apa di wajah saya ini ada kebohongan..?”
“Tapi mengapa tuan, mengapa tuan membatalkan pernikahan dengan dokter Olivia padahal kertas undangan sudah di bagikan”
“Itu karena itu selingkuh, bahkan kamu sendiri tak pantas untuk melihat video terlarang itu”
“Video terlarang...apa maksud tuan dokter Olivia...”, Danu memperagakan tangannya seperti tengah berciuman.
“Yaps kamu betul sekali” Kata Dirga membenarkan.
“J-jadi bagaimana tuan akan menjelaskan kepada media tentang pernikahan yang akan di batalkan ini?”
“saya akan menyuruh Olivia untuk mengatakan kepada media karena jika saya yang mengatakannya besar kemungkinan alasan mengapa saya membatalkan pernikahan itu maka video itu juga akan ikut tersebar dan tentunya dia akan malu”
“Astaga saya tidak menyangkah jika Dokter Olivia berbuat seperti itu padahal dia sendiri mau menikah. lalu wanita yang akan tuan nikahi kira-kira wanita seperti apa?”
...****************...
Beberapa awak media berkumpul di suatu ruangan yang di depannya telah berdiri Olivia bersama kekasihnya. Dengan berat hati wanita itu mengatakan jika pernikahannya dengan Dirga pengusaha kaya telah di batalkan lantaran Olivia mencintai orang lain yaitu kekasihnya yang ada di sampingnya ini.
“Intinya saya mencintai pria yang ada di samping saya, dan saya tidak bisa menikahi Dengan Dirga karena saya tidak mencintainya”
“ jika anda tidak mencintai Dirga lalu mengapa Anda mendekatinya apa anda hanya ingin memanfaatkan harta kekayaan nya saja?” Tanya salah satu reporter.
“Yah benar saya hanya memanfaatkan harta kekayaannya saja jadi jika sudah jelas semuanya maka saya akan mengakhiri wawancara ini.”Olivia meletakkan mic yang ia pakai kembali ke atas meja dan setelah itu ia pun pergi dari sana bersama kekasihnya.
Berita tentang batalnya pernikahan Dirga menyebar luas di media sosial hingga berita itu pun juga sampai di tangan Kanaya dan juga Aca.
“Lihat Nay Dirga ternyata serius membatalkan pernikahannya dengan Olivia ini, bahkan aku tidak menyangkah jika wanita ini hanya memanfaatkan Dirga saja. Terus pernikahan mu dengan Dirga kira-kira kapan?”