
[Kanaya malam ini tidur di rumah aku yuk, kebetulan tadi sore mama dan papa aku pergi ke luar kota kemungkinan mereka akan pulang dua hari lagi, jadi untuk malam ini kamu yah tidur di rumah aku]
[Aku mau saja sih, tapi Kenzo tidak ada di rumah jadi tidak ada yang mau mengantarkan aku ke rumah kamu]
[Soal itu kamu kamu jangan khawatir nanti aku bakalan jemput kamu Nay dan jika kamu setuju aku jemput kamu sekarang yah]
[Yah baiklah aku akan menunggu mu Ca]
[Oke sekarang kamu siap-siap sekali gus bawa baju kerja kamu dan soal baju sehari-hari kamu jangan khawatir karena bisa pakai baju aku saja]
[Iya iya, yaudah yah aku mau siap-siap dulu pokoknya nanti klakson saja kalau sampai di depan rumah]
...****************...
Mauryn tersenyum bahagia saat Omma memberi tahu nya jika penyanyi bertopeng itu adalah Kenzo. Suara Kenzo sangat lah merdu berpadu dengan alunan gitar yang ia mainkan.
Bahkan semua orang mengagumi serta memberi acungan jempol untuk Kenzo, bukan hanya itu para reporter pun langsung mengarahkan camera mereka kepada Kenzo.
"Ciee cucu omma senyum-senyum sendiri kagum yah sema cowok idamannya"
"Hehehe iya Omma, Kenzo itu udah ganteng, tinggi, putih, terus jago nyanyi juga pokoknya Kenzo itu adalah cowok terdebest yang pernah Mauryn kenal"
"Yah Omma selalu berdoa semoga kamu berjodoh dengan Kenzo"
"Amin Omma..."
Namun di sisi lain Olivia merangkul lengan Dirga dengan kepala yang bersandar di bahu Dirga.
"Suara penyanyi bertopeng itu sangat bagus yah sayang, suara merdu, pokoknya lagu yang ia bawakan cocok sekali untuk cinta kita berdua"
"Sepertinya pertunangan kita telah selesai, dan aku begitu lelah, kalau begitu aku akan pergi ke kamar dulu"
Olivia hampir terjatuh karena Dirga melepaskan nya begitu saja.
"Sayang ini acara pertunangan kita dan tidak seharusnya kamu buru-buru masuk ke kamar yah kecuali kamu ajak aku masuk ke dalam kamar juga"
"Menikah saja belum, dan kau berpikir mau sekamar dengan ku. ingat selama belum menikah kau tak berhak untuk itu!"
Bayu dan Bima baru saja datang ke acara pertunangan Dirga dan kali ini mereka menghampiri Dirga yang hendak pergi ke arah lain.
"Hey kalian kenapa baru datang"
"Sorry kita telat karena mobil yang kita tumpangin tadi bannya bocor sehingga menunggu montir berjamjam karena di mobil ku tidak ada dongkrak dan ban serep" Sahut Bayu menjelaskan.
"Lalu di mana Galang?"
"Galang mengatakan tadi dia akan berangkat sendirian ke rumah mu, oh aku kira dia sudah sampai ternyata belum yah"Ucap Bima.
...****************...
Saat Aca berusaha mengambil ponsel di tasnya dan tanpa sengaja ponselnya terjatuh ke bawah sehingga mau tidak mau ia segera mengambilnya. dalam kondisi yang masih mengendarai mobil.
Ssst....Brakk.....
'Oh astaga gawat!"Pekik Aca saat ia mengatahui jika mobil miliknya menabrak bagian belakang mobil mewah milik seseorang.
'Ah sial! siapa sih yang sudah menabrak mobil ku dari belakang!'
Galang yang tengah menepikan mobilnya pinggir jalan tidak menyangkah ada sebuah insiden yang menimpa mobilnya sehingga mau tidak mau ia harus turun untuk memaki seseorang yang telah menabrak mobilnya.
Aca menutup mulutnya saat ia tau mobil bewarna orens ini terlihat penyok di bagian BG nya.
"Tidak mobil milik ku!"
"M-maafkan saya pak, s-saya tidak lah sengaja t-tadi saya...
Galang menjauhkan tangan Aca yang telah menyentuh mobil nya yang rusak, sehingga sekarang ia menyentuh kerusakan mobilnya sendiri.
"Semua orang yang melakukan kesalahan pastilah akan mengucapkan beribu alasan!"
"I-iya tapi aku sungguh-sungguh tidak sengaja pak. atau begini saja aku akan mengganti kerusakan mobil...
"Apa kau pikir kau lebih kaya dari ku!"Hardik Galang marah dengan tatapan tajam ia menatap Aca.
Aca terdiam memandang wajah pria di depan nya, cukup tampan namun saat ia melihat sesuatu yang bewarna merah di lehernya Aca sangat yakin jika pria ini adalah pria yang dekat dengan banyak wanita.
"Lagian itu salah mu sendiri kenapa memarkirkan mobil di jalan seperti ini, lalu apa kau pikir ini jalan nenek moyang mu"
"Dasar wanita tidak tau malu sudah bersalah tapi mau mencari kesalahan orang lain! ingat harga mobil ku ini sangat mahal dan aku yakin kau tidak akan bisa menggantikan kerugiannya!"
"Memangnya berapa?"
"50 juta untuk BG nya saja! dan 100 juta untuk kerusakan lainnya!"
"Apa!"
"Ck, sudah saya duga kau akan terkejut dengan nominalnya saja. dan ketika melihat mobil mu saja saya sangat yakin mobil mu itu setara dengan kerusakan mobil milikku"
"Kamu terlalu menyombongkan diri! ingat di atas langit masih ada langit dan sebaliknya di balik kamu yang kaya raya pasti ada yang lebih kaya raya di banding dengan mu! jadi intinya saya masa bodoh dan tidak akan pernah untuk mengganti rugi!"
"Hey mau kemana kamu! berhenti di sana sebelum saya panggil kan polisi!"
"Lakukan saja! lalu apa kau pikir saya takut!" Tantang Aca yang kini sudah masuk kedalam mobilnya.
Berperan sebagai Aca