MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#80 (extra part Briel dan Jayden)



Sudah 2 hari Briel tak menghubungi Jayden dan itu membuat Jayden kesal sekaligus khawatir. Terakhir Briel hanya menghubunginya ketika dirinya sudah bersama kedua orang tuanya didalam mobil menuju rumahnya.


Ponsel Briel tidak aktif. Jayden juga menghubungi Ava untuk meminta nomer telepon rumah Briel. Tetapi hanya pelayan yang mengangkat telepon rumah Briel dan mengatakan bahwa Briel dan kedua orang tuanya sedang pergi keluar kota kerumah kerabatnya.


Jayden ingin segera menyusul ke New Zealand hanya saja pekerjaannya kali ini tidak bisa ditinggalkan dan sangat penting.


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Briel tersadar di hari ketiga pasca operasinya.


"Mom...", panggilnya pada sang mommy yang matanya terlihat bengkak karena selalu menangis.


"Sayang..ya Tuhan..sukurlah kau sudah sadar", Maria menciumi tangan Briel dan memanggil Jason.


"Honey..terima kasih Tuhan", kata Jason dan mencium kening Briel.


"I'm okey mom", Briel tersenyum.


Maria kembali menangis. Melihat Briel sadar saja sudah membuatnya bahagia. Dia benar benar takut kehilangan Briel.


"Mom...", Maria memeluk Briel dan mengusap lengannya.


Kemudian Briel tersadar akan sesuatu. Kakinya tak bisa merasakan apapun.


"Apakah aku dioperasi mom", tanya Briel pelan.


"Iya sayang dan kau baru sadar 3 hari setelah dioperasi", jawab Jason.


"Apakah efek biusnya masih ada..aku tak bisa merasakan apapun di kakiku", kata Briel.


Maria dan Jason mulai memegangi tangan Briel. Dia ingin menguatkan Briel akan sesuatu yamg terjadi pada dirinya.


"Mom..Dad...ada apa?", suara Briel tercekat.


"Sayang..kecelakaan itu melukai tulang belakangmu cukup parah..dan mengakibatkan kakimu lumpuh sayang", Jason menjelaskan dengan hati hati dan sangat pelan.


Briel sangat shock dengan kenyataan itu. Air matanya mulai menetes. Briel yang jarang menangis akhirnya menangis tersedu sampai menyayat hati kedua orang tuanya.


"Noooo..itu tidak mungkin mom..tidak..tidak..ini hanya mimpi buruk kan?ayo bangun Briel...banguuunn...ayo banguuunnn", Briel berteriak histeris dengan menampar pipinya sendiri berkali kali.


"Sayang..kami akan memberikan pengobatan terbaik untukmu..kau pasti bisa berjalan lagi..ini bukan akhir untukmu..masih ada kesempatan 20% untukmu sembuh sayang..jangan patah semangat..hmm", Jason menguatkan Briel sedangkan Maria tak kuat melihat ini semua dan menangis.


Maria kemudian memanggil dokter dan dokter menyuntikkan obat penenang pada Briel yang masih histeris dan Shock.


Maria dan Jason tampak menunduk sedih melihat keadaan Briel.


Satu jam kemudian Briel sadar dari efek obat penenangnya. Briel mencoba tenang setelah menangis kembali. Maria dan Jason selalu mendampinginya dan menguatkannya.


"Jangan katakan ini pada siapapun mom..jangan katakan keadaanku pada siapapun..termasuk keluarga besar kita", kata Briel dengan masih menangis pelan.


"Sayang..", kata Maria pelan sembari membelai tangan Briel.


"Please...aku tidak ingin siapapun tahu keadaanku..", Briel menangis lagi dan menutup wajahnya.


Maria mengusap air mata Briel.


"Aku ingin pergi dari kota ini..jangan sampai ada orang yang melihatku lumpuh..aku cacat sekarang...aku benci ini mom..aku benciii", kata Briel sambil menangis.


"Sayang..daddy akan mengobatimu di dokter terbaik...jangan khawatir", kata Jason menguatkan Briel dengan mengenggam tangannya erat.


"No Dad...aku tidak sanggup jika menelan kekecewaan lagi..bagaimana jika aku tetap lumpuh?tidak..aku tidak mau Dad", Briel sesenggukan.


"Sayang..kau tidak boleh begini..ada mommy dan daddy yang selalu mendampingimu sayang..setidaknya kau harus mencobanya..please..", lanjut Jason.


Briel menggelengkan kepalanya dan menangis lagi.


Hati Jason dan Maria terasa dipukul oleh godam besar melihat kesedihan Briel.


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Selama 2 hari Briel hanya merenung dan banyak menangis. Impiannya untuk menikah dengan Jayden seketika luruh tak berbekas. Dia tak ingin Jayden menikahinya. Dia berpikir bahwa dirinya hanya seorang gadis cacat sekarang.


Dokter tampak memeriksa Briel dan kemungkinan Briel akan diperbolehkan pulang seminggu lagi.


Jason dan Maria sama sekali tak pulang ke rumah mereka sejak kejadian itu. Mereka menuruti perintah Briel untuk mengatakan bahwa mereka sedang keluar negeri.


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT HADIAH YAAA.. ❤❤❤