
Setelah dari toilet, Ava langsung ke kamarnya. Moodnya kembali buruk karena Lea tadi.
"Honey, kau mau ke mana?" tanya Andrei ketika Ava melewatinya.
"Aku ingin ke kamar dan menelepon mommy," kata Ava beralasan dan tersenyum pada Andrei.
Andrei pun kembali mengobrol dengan Rob, Ben dan teman temannya.
Ava masuk kekamar dan sedikit membanting pintunya. Dia tak tahu mengapa sangat kesal dengan ucapan Lea. Biasanya Ava akan menganggapnya angin lalu.
"Dia bilang aku manja? Dan aku hanya cantik saja? Apa menurutnya aku wanita bodoh. Hah ... Menyebalkan," Ava mondar mandir dikamar sambil mengomel.
Ava benar benar terpancing emosinya dan dia berusaha menenangkan dirinya. Karena tak seharusnya dia marah hanya karena ucapan yang tak ada ada gunanya itu.
Ava menghembuskan nafasnya dan mencoba tenang.
"Sangat jelas Lea masih menyukai Andrei. Dan dia tidak suka melihatku dan Andrei," Ava masih bergumam kesal.
"Tenanglah, Ava. Dia tak ada apa apanya di mata Andrei. Dan lagipula dia akan pergi sore ini," Ava bermonolog.
Ava kemudian menelepon sang mommy agar moodnya kembali baik. Cukup lama Ava menelepon. Dia juga menelepon Jessica dan Briel agar bisa mengalihkan pikirannya dari Lea.
Ava baru selesai menelepon menjelang sore. Dan Andrei belum juga kembali ke kamar. Ava kemudian mandi dan keluar dari kamar.
Ava mencari Andrei di restoran tetapi dia tak melihat Andrei dimanapun. Ava berkeliling resort dan menemukan Andrei sedang berenang bersama teman teman Lea.
Ava menghampiri Andrei. Dan Andrei melihatnya.
"Sayang, kau tidak mau berenang juga?" tanya Andrei.
Ava menggeleng. Dan matanya menuju Lea yang menatapya tajam. Ava membalas dengan membelalakkan matanya pada Lea.
"Kapan mereka pulang?" tanya Ava langsung.
"Mereka akan pulang besok. Mobil mereka sedang bermasalah," jawab Andrei.
"Ah begitu, cepatlah naik. Temani aku," kata Ava.
"Oke, Honey," lalu Andrei naik dan memakai bathrobenya.
Setelah Andrei mandi dan berganti baju, Ava menghampirinya dan memeluknya dari belakang sembari menciumi punggung Andrei yang harum maskulinnya menyeruak di hidung Ava.
"Ada apa, Sayang? Apa kau badmood lagi?" tanya Andrei.
"Hmm," jawab Ava.
Andrei membalikkan tubuhmya dan menghadap ke arah Ava.
"Hei, ada apa?" Andrei menangkup rahang Ava.
"Entahlah, aku sedang malas saja," Ava kembali memeluk Andrei.
Andrei memeluknya dan mengusap punggung Ava dengan lembut.
"Ayo kita jalan jalan ke pusat perbelanjaan," ajak Andrei agar mood Ava kembali baik.
Ava mengangkat kepalanya ke atas lalu mencium leher dan dagu Andrei.
"Hmm, sepertinya itu ide yang bagus. Ayo," kata Ava dan langsung menarik tangan Andrei keluar kamar.
Andrei tersenyum kemudian merangkul bahu Ava. Di lorong mereka berpapasan dengan Lea. Ava sama sekali tak melihatnya dan mengabaikannya. Sedangkan Andrei hanya melihatnya sekilas dan tak menyapanya.
Lea mengepalkan tangannya dan tersenyum kesal melihat pemandangan itu.
Ava dan Andrei makan malam diluar. Mereka baru kembali ke resort pada pukul 8 malam.
Andrei menyuruh pelayan untuk membuat barbeque di taman dekat kolam renang untuk dinikmati oleh tamu resortnya yaitu Ben dan teman temannya.
Semua orang tampak duduk di meja panjang sembari memakan hidangan barbequenya. Ava hanya makan salad karena dia masih kenyang.
Lea duduk diseberang Ava bersama Ben. Andrei memakan steaknya dan Ava terlihat tertarik dengan makanan Andrei. Ava memintanya sedikit dan Andrei menyuapinya.
Lea melihat hal itu dan tersenyum menyebalkan. Ava melihatnya dan ingin rasanya Ava melempar wajah Lea dengan gelas didepannya tapi Ava berusaha menahan itu.
JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT HADIAH YAAA..❤❤❤❤