
Di tengah perjalanan mereka mendirikan tenda di pos yang sudah disediakan karena hari sudah menjelang malam. Andrei dengan cepat membangun tendanya. Sedangkan Ava hanya duduk melihatnya sembari minum air yang dia bawa tadi pagi.
Ava melihat semua orang sedang membangun tenda termasuk Lea dan pacarnya. Andrei tak memperbolehkan Ava membantunya. Dia tidak ingin Ava lelah dan Ava menurut saja dengan perintah Andrei.
Setelah tenda selesai dibangun, Ava berganti baju dan Andrei sedang membuat api unggun kecil bersama teman teman Lea. Karena mempunyai hobby yang sama, Andrei cepat akrab dengan teman teman Lea.
Setelah ganti baju, Ava langsung tertidur karena merasa lelah. Andrei bersantai diluar dengan beberapa pendaki lainnya selain teman teman Lea.
"Apa kau masih tinggal di LA?" tanya Lea yang kini duduk di sebelah Andrei. Dan Lea memberikan segelas kopi panas pada Andrei
"Hmm, terima kasih, ya aku masih di LA," jawab Andrei.
"Maaf.. Aku menghilang darimu dulu," kata Lea tersenyum.
"Itu sudah sangat lama. Aku sudah melupakannya," kata Andrei.
"Aku sudah bercerai dengan suamiku dulu. Dan aku bertemu Ben ketika sedang hiking," kata Lea.
Andrei hanya mengangguk karena itu bukan ranahnya untuk bertanya dan mengomentari hidup Lea.
Ben tampak melihat Andrei dan Lea sedang berbincang dari jauh. Dia tak terlalu suka dengan pemandangan itu apalagi Andrei adalah mantan kekasih Lea dulu.
Ben sangat posesif pada Lea dan itu terkadang membuat Lea kesal. Itu karena Ben sangat mencintai Lea.
Tiba waktunya makan malam, Andrei menghampiri Ava di tenda.
Andrei melihat Ava tidur meringkuk. Lalu dia menciumi bibir Ava dan membangunkannya.
"Sayang..ayo makan," kata Andrei.
"Tapi aku sangat mengantuk," kata Ava malas.
"Perutmu tak boleh kosong," kata Andrei dan mengangkat tubuh Ava sampai duduk.
Ava mengerjapkan matanya lalu Andrei mencium bibirnya kembali.
"Ayo," Andrei menggandeng tangan Ava dan mereka makan bersama didepan tenda.
"Kau kedinginan honey?" tanya Andrei.
Ava mengangguk lalu Andrei memeluknya.
"I love you," bisik Ava.
"I love you too," jawab Andrei mencium kepala Ava.
"Hei bro.. Ayo bergabung didekat api. Sepertinya istrimu kedinginan," kata salah satu teman Lea.
Lalu Andrei mengajak Ava duduk di pinggir api unggun yang sudah ada beberapa pendaki duduk mengelilingi api unggun itu.
Andre tetap memeluk Ava dan menggesekkan tangannya pada Ava agar Ava merasa hangat.
Mereka sedikit menjadi pusat perhatian karena kemesraan yang ditunjukkan Andrei pada Ava sejak sepanjang perjalanan tadi.
"Mereka sangat mesra," kata Ben pada Lea yang ada di seberang Ava dan Andrei.
"Mereka pengantin baru. Wajar jika masih hangat hangatnya," jawab Lea.
"Apa kau masih tak mau menikahiku Lea?" tanya Ben.
"Aku belum siap untuk menikah lagi Ben. Aku masih trauma dengan pernikahanku dulu. Maaf," kata Lea.
"No problem, sayang. Aku akan selalu menunggumu," Ben mencium tangan Lea.
"Terima kasih," kata Lea.
Lea sebenarnya belum mencintai Ben. Dia hanya merasa nyaman bersama Ben meskipun kadang Ben sangat posesif.
Ben menerima Lea apa adanya. Meskipun Lea pernah bercerai sebelumnya. Lea bercerai karena setelah bertahun tahun menikah mereka tak kunjung dikarunia anak.
Dan keluarga mantan suaminya menyuruh mereka bercerai karena Lea dianggap tak bisa memberikan keturunan pada Keluarga mantan suaminya.
JANGAN LUPA VOTE KOMEN LIKE FAVORIT YAAA..😘😘😘