MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#76 (extra part Briel dan Jayden)



Briel dan Jayden akhirnya makan malam bersama. Briel yang awalnya tak mau makan karena sudah kenyang akhirnya makan lagi karena tergoda dengan makanan enak yang dimakan oleh Jayden.


"Jayden..is that you?", tanya Seorang wanita yang tiba tiba mendatangi meja mereka.


Jayden dan Briel otomatis melihat ke asal suara itu.


"Gaby? kau di LA?", tanya Jayden balik.


"Ya aku disini dengan tunanganku..kau tidak bersama Anna?", tanya Gaby.


"Tidak..kami sudah tidak bersama..dia akan menikah dengan Niel", jawan Jayden.


"Whatt???unbelieveable", kata Gaby terkejut pasalnya setahu Gaby, Niel adalah sahabat dekat Jayden.


"Hmm..ah ya..ini kekasihku, Briel", kata Jayden memperkenalkan Briel pada Gaby.


"Hai...nice to meet you", kata Briel dengan ceria.


"Halo..sama sama..kau cantik dan ceria", kata Gaby yang melihat Briel sedikit berbeda dengan tipe tipe Jayden biasanya.


"Thank you", jawab Briel tersenyum.


"Baiklah..aku akan ke mejaku dulu..tunanganku menunggu..ah ya Jayden, datanglah ke pernikahanku nanti kalau kau sempat..bulan depan aku akan menikah di sini", kata Gaby.


"Ya..akan kuusahakan", kata Jayden.


"Bolehkah aku meminta kartu namamu?aku akan mengirim undangannya", kata Gaby.


Lalu Jayden mengambil kartu nama di dompetnya dan memberikannya pada Gaby.


Dan diapun pergi ke mejanya.


"Apa dia temanmu?", tanya Briel.


"Hmm..dia teman kuliahku..dia suka pada Niel dulu..tapi Niel menyukai Anna..dan Anna menyukaiku", kata Jayden.


"Rumit sekali..pertemanan yang tidak sehat", kata Briel melanjutkan makannya.


Jayden tertawa pelan mendengar tanggapan Briel.


"Bisakah kau tinggal di mansionku saja, baby? aku akan selalu bisa melihatmu", kata Jayden.


"Itu akan berbahaya J..big No", jawab Briel santai.


"Tidak..aku sangat bisa menjaga hal itu..percayalah", kata Jayden serius.


"Nanti akan kupikirkan", kata Briel sembari menyeruput minuman mojitonya.


"Ya Tuhan..pria ini menyebalkan sekali", kata Briel dengan wajah heran.


Jayden tertawa dan mengacak rambut Briel.


"Bukan hanya kau yang harus menjaga hal itu J..tetapi aku juga..bagaimana denganku?kau pikir aku bisa menahannya melihatmu yang selalu mempesona didepanku?aku wanita normal..aku bisa saja menyerangmu duluan", Briel tersenyum nakal.


Jayden tertawa lagi dan kali ini dia menangkup rahang Briel dan menciumnya gemas.


"Aku dengan pasrah akan menyerahkan diriku padamu, jika kau menyerangku duluan B", Jayden tertawa pelan.


Lalu mereka pun menghabiskan makanan mereka dengan obrolan obrolan absurd yang keluar dari mulut mereka.


Setelah makan malam, mereka langsung pulang ke mansion Jayden. Meskipun sebenarnya Briel menolaknya.


"Apa kau mengatakan pada Karen tentang kita?", tanya Briel.


"Tidak..bulan depan dia akan kemari bersama kedua orang tuaku", jawab Jayden.


Saat ini mereka berdua ada di rooftop tempat favorit Briel.


"Oh ya?aku merindukannya", kata Briel.


"Jangan sampai kau melupakanku ketika Karen datang kemari", ucap Jayden.


"Hmm..aku memang cenderung lupa dengan laki laki jika sudah bertemu dengan teman wanitaku", jawab Briel jujur.


"Itu tidak boleh terjadi padaku..kau milikku..bahkan Karen tak boleh mengambilmu dariku", kata Jayden posesif.


"Kau manis sekali", Briel mencium pipi Jayden.


Jayden memeluk Briel dan mengusap punggungnya lembut.


"Aku hanya akan ke club saja dengan Karen", kata Briel.


"Tidak..aku tidak ingin terjadi hal seperti kemarin lagi", jawab Jayden.


"Pria itu pantas mendapatkannya J..dia menyebalkan..jadi aku harus bertindak bukan?", kata Briel yamg masih didalam pelukan Jayden.


"No baby..kau tetap tak boleh ke Club", kekeh Jayden.


"Kalau begitu aku ke club bersamamu saja..kita menari dan bersenang senang bersama", Briel mengecupi leher Jayden untuk merayunya.


"Rayuanmu tak mempan kali ini..ayo kita masuk..sudah malam dan udara dingin sekali", Jayden menarik tangan Briel dan membawanya ke dalam mansion.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAAA❤❤❤