MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#39



"Kau lelah sayang?" tanya Andrei.


"Hmm," Ava langsung merebahkan tubuhnya di ranjang begitu masuk kamarnya.


Acara pesta masih berlangsung meriah. Tapi Ava dan Andrei memutuskan untuk beristirahat lebih dulu.


Andrei membukakan gaun pengantin Ava lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal.


Andrei membuka pakaiannya lalu masuk ke kamar mandi. Setelah itu dia bergabung bersama Ava di ranjang kingsizenya. Andrei memeluk Ava dari belakang dan mencium rambut halusnya.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Andrei terbangun lebih dulu di keesokan paginya. Dia menciumi wajah Ava agar Ava terbangun.


"Honey.. Bangunlah," Andrei kembali mengecupi wajah dan bibir Ava.


"Andrei, aku masih mengantuk. Ini masih sangat pagi," kata Ava dengan kata yang masih terpejam.


"Kita akan makan pagi bersama di taman, sayang. Ayo bangunlah. Ini sudah jam 7 pagi," Andrei akhirnya membuka selimut Ava dan mengangkatnya ke kamar mandi meskipun Ava masih tertidur.




Kemudian Andrei membawa Ava ke kamar mandi dan akan memandikan Ava.


Andrei mendudukkan Ava di meja marmer wastafel dan mulai membuka pakaian dalamnya. Ava masih tak membuka matanya karena dirinya memang benar benar masih mengantuk.


"Aku seperti memandikan anak kecil saja. But i like it," senyum Andrei.


Ava tertawa kecil dan membuka matanya sedikit.


"Hmm..aku beruntung memilikimu," kata Ava lirih.


Andrei mencium bibir Ava dan membawa Ava ke bawah shower. Lalu mereka mandi bersama dengan menyertakan kegiatan panas didalamnya. 😆


Setelah satu jam dikamar mandi, Ava dan Andrei pun berganti baju dan kemudian keluar kamar.


Di taman sudah menunggu beberapa anggota keluarga besar mereka.


Tampak Izzy, putri Irena yang cantik menghampiri Andrei dan memeluknya.


"Ya Tuhan..dia cantik sekali," Ava menciumi pipi Izzy.


Izzy pun membalas ciuman Ava dengan mencium hidung mancung Ava.


"Bolehkah Aunty meminjammu sedikit lebih lama? Aunty tergila gila padamu, sayang," Ava mengambil Izzy dari gendongan Andrei dan membawanya ke meja makan.


"Honey..kau mengabaikanku?" tanya Andrei.


Ava tak menghiraukan panggilan Andrei dan membuat Andrei menggelengkan kepalanya.


Izzy adalah putri semata wayang Irena dan Sean. Umurnya baru 5 tahun. Selain wajah yang cantik, dia mempunyai daya tarik lain yaitu matanya. Matanya sama dengan sang nenek, Sera. Dan itu membuatnya semakin istimewa.


Ava yang menyukai anak kecil tentu saja sangat gemas melihat Izzy. Dan membuatnya tak menghiraukan Andrei sama sekali.


Bella melihatnya dari Jauh. Tak terasa air matanya menetes. Dia melihat Ava yang dulu. Ava sudah kembali ceria.


"Hei.. Seharusnya kau bahagia, Bella," kata Sera yang melihat Bella menangis.


"Hmm..terima kasih. Berkat putramu, dia kembali menjadi putriku yang dulu," kata Bella.


"Aaahh.. Kau ini membuatku ikut terharu. Andrei memang berbeda. Dia anak yang paling manis diantara saudaranya meskipun terkadang menyebalkan," Sera tersenyum dan memeluk hangat Bella.


Makan pagi berjalan meriah. Briel dan Ava sang peramai suasana sudah kembali beraksi. Dan itu membuat mereka yang ada disana selalu tertawa mendengar cerita cerita Ava dan Briel.


Andrei terlihat senang melihat Ava yang kembali ceria. Meskipun saat ini perhatian Ava hanya tertuju pada Izzy bukan padanya.


"Iren, Bisakah kau mengambil Izzy dari istriku?dia benar benar tak menghiraukanku," kata Andrei yang duduk di sebelah Irena.


Irena tertawa begitu juga Sean.


"Tidak kak. Aku suka melihatmu di abaikan oleh Ava," kata Irena tertawa.


"Ck..menyebalkan," jawab Andrei.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN FAVORIT VOTE YAAA...KASIH HADIAH BOLEH BANGEETT.. 🥰🥰😘😘😘


IG AUTHOR @ZARIN.VIOLETTA