MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#44



Andrei menyuruh Rob untuk menuju resortnya. Karena disana fasilitasnya sangat lengkap. Lea, Rob dan Ben akhirnya turun dan menuju resort Andrei. Lea terpaksa harus menelan kekecewaannya karena cidera yamg dialaminya.


Andrei, Ava dan teman teman Lea yang lain akhirnya melanjutkan perjalanan hiking mereka yang hanya tinggal sedikit lagi.




"Apa dia akan baik baik saja?" tanya Ava.


"Hmm.. Ayo sayang," ajak Andrei menggandeng tangan Ava.


"Dimana kau mengenalnya?" tanya Ava.


"Kami satu kampus dulu," jawab Andrei.


"Kalian berteman dekat?" tanya Ava lagi.


"Hmm.. Kami berpacaran hanya sebulan lalu dia menikah dengan pria lain karena menurutnya aku terlalu cuek," kata Andrei jujur pada Ava.


Ava seketika berhenti.


"Ada apa?" tanya Andrei.


"Kalian pernah berpacaran dan kau tak mengatakan padaku sejak kemarin?" kata Ava.


"Kurasa itu bukan sesuatu yang penting untuk dikatakan padamu sayang," kata Andrei.


"Ck.. Pantas saja dia selalu melihatmu. Padahal dia punya pacar disampingnya. Apa dia masih menyukaimu Andrei?" tanya Ava.


"Honey... Kurasa hal tak penting ini tidak perlu dibahas.. Ayo cepat kita sudah tertinggal rombongan," kata Andrei menarik tangan Ava.


Ava dan Andrei mulai berjalan kembali.


"Aku benar benar sensitif jika menyangkut mantan, Andrei. Bagaimana bisa kalian masih berhubungan baik? Aku bahkan tak pernah menyapa para mantanku," kata Ava sambil berjalan.


"Aku sama sekali tak memiliki perasaan padanya. Dan kami hanya murni berteman sayang. Aku hanya mencintaimu sekarang," Andrei berhenti dan menangkup rahang Ava lalu menciumnya.


"Jangan mendekatinya.. Aku benar benar tidak suka," kata Ava.


"I love you honey. Aku sudah memakai kaca mata kudaku hanya untuk memandangmu saja," kata Andrei mengecupi wajah Ava yang cantik dan lucu jika cemberut.


Lalu merekapun berjalan kembali. Sampai akhirnya mereka tiba di puncak. Ava dan Andrei tak bermalam kali ini. Mereka akan langsung turun siang atau sore ini.


Mereka pun sampai di resort malam harinya. Ava sangat lelah dan langsung tertidur setelah mandi dan makan malam.


"Aku akan ke restoran sebentar sayang. Rob dan teman temannya berada disana," kata Andrei lalu mengecup pipi dan bibir Ava.


"Hmm," jawab Ava yang sudah mulai tertidur.


Andrei keluar kamar dan menemani rombongan teman Lea yang berada di restoran resort.


"Apa Ben dan Lea baik baik saja?" tanya Andrei pada Rob.


"Ya.. Mereka baik baik saja. Tadi mereka sudah ditangani oleh dokter. Terima kasih Andrei," kata Rob tersenyum.


Andrei menghabiskan malamnya bersama teman teman barunya itu. Mereka bercengkrama sampai tengah malam.


Andrei kembali ke kamarnya dan bertemu Lea di lorong.


"Andrei.. Terima kasih," kata Lea dengan jalan yang masih sedikit pincang.


"Hmm..aku harus ke kamar," kata Andrei.


"Maafkan aku yang dulu," kata Lea.


"Lupakan itu. Aku bahkan sudah lupa dengan hal itu, permisi", kata Andrei meninggalkan Lea sendirian.


Lea sedikit kecewa dengan reaksi Andrei. Andrei tetap pria yang cuek seperti dulu. Dia merasa cemburu ketika Ava bisa merebut perhatiannya.


"Ck.. Apa yang kupikirkan. Tidak seharusnya aku berpikiran seperti ini," Lea menggelengkan kepalanya dan menuju kamarnya bersama Ben.


Andrei masuk ke kamarnya dan masuk kedalam selimut bersama Ava.


"I love you," bisik Andrei di telinga Ava yang sudah tertidur sangat pulas.


JANGAN LUPA VOTE KOMEN LIKE FAVORIT YAAA...KASIH HADIAH JUGA BOLEH BANGEETT.. ❤❤❤❤❤❤