MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#51



Andrei kemudian ke rumah sakit menyusul Ben dan Lea. Biar bagaimanapun, dia hanya ingin hal ini clear.


Andrei memakai mobilnya yang ada di resort menuju Rumah sakit.


Andrei melihat Ben di depan UGD. Andrei menghampirinya.


"Bagaimana keadaanya?" tanya Andrei.


"Dokter sudah memeriksanya dan tangannya harus dipasang gips," jawab Ben.


"Ava menceritakan padaku bahwa Lea memukulnya terlebih dahulu dan wajah Ava lebam karena itu,c kata Andrei.


"Hmm, maafkan perbuatan Lea. Dia sepertinya masih menyukaimu," kata Ben getir.


"Kau pria yang baik, Ben. Aku yakin Lea pasti menyukaimu," kata Andrei.


"Terima kasih. Ah ya, kami akan langsung pulang setelah dari rumah sakit. Dan teman-temanku akan langsung melanjutkan perjalanan mereka. Maafkan sudah merepotkanmu," kata Ben.


"It's okey. Baiklah aku pergi dulu. Dan semoga Lea cepat sembuh," Andrei kemudian langsung pergi ke tempat administrasi dan membayar semua biayanya.


Ava tampak berendam di bathtub setelah mengompres pipinya yang bengkak karena pukulan Lea.


Andrei tiba di resort dan langsung menuju kamar untuk menemui Ava.


Andrei tak melihat Ava dikamar dan langsung menuju kamar mandi.


Andrei membuka bajunya dan bergabung dengan Ava di bathtub.


"Kau sudah mengopresnya, Sayang?" tanya Andrei sembari mengusap lembut pipi Ava.


Ava hanya mengangguk.


"Maafkan aku," kata Andrei kemudian memeluk Ava.


Ava tak mengucapkan apapun. Ava sedang dalam mode badmood.


Setengah jam kemudian Ava dan Andrei bersiap untuk pulang ke mansion mereka karena Ava ingin pulang.


Sepanjang perjalanan, Andrei selalu memegang dan mencium tangan Ava.


Setibanya di rumah, Ava langsung masuk kamarnya dan tidur.


Andeei sangat sibuk sehingga lupa makan siang bersama Ava. Ava makan siang sendiri. Dia tak ingin mengganggu Andrei yang tampak sibuk di ruang kerjanya.


Ava kembali ke kamar karena sedang malas melakukan apapun. Dia membuka sosial medianya dan berselancar di dunia maya hanya untuk mengusir rasa bosannya.


Tak terasa sudah menjelang malam. Andrei belum masuk ke kamar sama sekali. Ava menyusulnya ke ruang kerja.


Ava melihat Andrei tertidur di sofa panjangnya. Dia menghampirinya dan melihat wajah tampan sang suami yang sedang tertidur.


Ava mencium bibir Andrei sehingga membuat Andrei terbangun.


"Ah..jam berapa ini? Aku ketiduran," kata Andrei mengangkat tubuh Ava di atasnya.


"Ini sudah jam makan malam. Aku ingin makan di luar," kata Ava sembari menggesekkan hidungnya ke hidung mancung Andrei.


"Hmm, baiklah. Ayo," Andrei mengecup bibir Ava.


Merekapun berganti baju dan menuju restoran untuk makan malam bersama.




Mereka kompak memakai baju serba hitam. Ava sangat menikmati makan malamnya. Sembari mengobrol ringan mereka akhirnya menghabiskan makan malamnya.


Setelah makan malam, mereka memutuskan untuk berjalan jalan menikmati pemandangan malam kota Los Angeles.


"Apa kita jadi ke Moscow?" tanya Ava sambil menikmati minuman segarnya.


"Aku sudah mencari jadwal. Mungkin besok lusa kita berangkat," kata Andrei merangkul bahu Ava sambil berjalan.


Ava mengangguk dan mencium leher Andrei, tempat favoritnya.


Ava masuk ke dalam sebuah toko pernak pernik dan memilih berbagai macam barang lucu disana untuk dibawakan pada anak dan istri Damien.


Andrei dengan sabar menunggunya sembari mengecek email dan pesan masuk di ponselnya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN FAVORIT VOTE HADIAH YAAA.. ❤❤❤❤