
Ava tentu saja senang dengan perhatian yang diberikan Andrei padanya meskipun menurutnya ini terlalu berlebihan.
Setelah itu, mereka memberitahukan tentang kehamilan Ava pada seluruh anggota keluarga. Mereka menyambutnya bahagia.
Siang harinya, Andrei langsung membawa Ava ke dokter kandungan. Dokter mengatakan bahwa kandungan Ava sangat sehat dan sudah berjalan hampir 2 bulan.
Kali ini gen Sera menurun pada Andrei.
Dokter menjelaskan ada 4 titik di rahim Ava dan itu artinya Ava hamil bayi kembar.
Andrei dan Ava tentu saja sangat bahagia sekaligus terkejut akan hal ini. Kebahagiaan mereka menjadi berlipat ganda.
"Whattt??? Empat??? Apa dokter tidak salah melihat?" tanya Ava terkejut.
"Sayang, garis keturunanku kembar. Jadi wajar jika kau hamil kembar," kata Andrei tertawa kecil sembari membelai pipi Ava.
"Wait, tapi ini empat, Andrei. Oh my God, i'm so speechless. Benar-benar di luar dugaanku," Ava masih terpana melihat hasil USGnya.
"Aku memberimu benih premiumku, Sayang," kata Andrei santai dan dokter yang mendengarnya tersenyum.
Untuk trisemester pertama ini, Andrei ingin menjaga Ava dengan sangat hati hati dan mungkin akan menunda petualangannya sebulan kedepan.
Andrei merencanakan akan membawa Ava berpetualang tak terlalu jauh. Andrei akan lebih intens memperhatikan kehamilan Ava agar tidak terjadi apa apa pada istri dan calon bayinya selama berpetualang nanti.
Keluarga besar mereka berdua menyambut gembira kabar kehamilan bayi kembar 4 didalam perut Ava.
Bella bahkan tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Dia akan dikarunia 4 cucu sekaligus. Dan itu membuatnya menangis terharu.
"Ingat, Sayang. Mommy akan selalu membantumu jika kau kesulitan merawat bayi bayimu nanti," kata Bella melalui sambungan telepon dan membuat Ava tertawa
Ava menelepon Bella dan Sera untuk memberitahu hal ini.
Kehamilan Ava sudah mencapai fase mual dan muntah yang lumayan parah setiap pagi.
Andrei dengan sabarnya selalu mendampingi Ava yang membutuhkan lebih banyak perhatian darinya.
"Kapan aku akan berhenti muntah setiap pagi?" tanya Ava lemas.
"Ini tidak lama, Sayang," jawab Andrei sembari membelai rambut Ava.
Lalu seperti biasanya Andrei mandi bersama Ava di bathtub. Mereka berendam air hangat agar Ava rileks.
Setelah mandi, Ava dan Andrei sarapan pagi. Ava masih tidak enak makan jadi dia hanya makan sedikit saja. Itupun karena paksaan dari Andrei.
"Dua minggu lagi aku akan mengajakmu berlibur, Sayang. Atau setelah dapat izin dari dokter, kita akan ke Moscow, bagaimana?" kata Andrei dan Ava mengangguk.
Andrei memeluk tubuh Ava lalu mencium puncak kepala dan bibir Ava kemudian berpamitan untuk pergi ke perusahaan.
Ava mengisi hari harinya hanya dengan berkeliling mansion dan mengobrol dengan beberapa pelayan.
Setidaknya dia tidak terlalu kesepian.
"Nyonya, ada tamu yang ingin bertemu anda," kata seorang pelayan pada Ava yabg sedang asyik menonton TV.
"Siapa, Bi?" tanya Ava sembari beranjak dari sofa.
"Kerabat nona. Dia sedang menunggu di ruang tamu," kata Pelayan itu.
"Baiklah, terima kasih, Bi," kata Ava dan langsung berjalan menuju ruang tamu.
Ava melihat sesosok wanitavyang sangat dikenalnya.
"BRIEEELLL???!!" panggil Ava dengan sediit terkejut melihat kedatangan Briel yang tiba tiba.
"Haiiii, Gadis nakal." Briel menghampiri Ava dan merekapun berpelukan.
"Ada apa ini? Apa kau ada urusan di LA?" tanya Ava.
"Hmm, aku sedang tugas luar dan aku akan ada di negara ini selama 3 bulan," jawab Briel.
"Benarkah? Syukurlah. Aku senang kau disini. Di mana kopermu?" tanya Ava.
"Aku tinggal di apartemen, Ava. Perusahaan menyediakan fasilitas untukku," kata Briel.
"Apa maksudmu? Jadi kau tidak mau tinggal disini?" Ava cemberut.
"Bukan begitu, aku tidak suka tinggal dengan pasangan yang sudah menikah. Mataku akan ternoda setiap hari jika melihat kalian," Briel terenyum lebar.
"Kau menyebalkan. Baiklah, tapi kau harus sering sering menemaniku ya," kata Ava.
"Ya, tentu saja aku akan selalu menghiburmu, Tuan putri," Briel tertawa pelan.
Lalu merekapun mengobrol santai dan mood Ava kembali membaik dengan kehadiran Briel.
JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT HADIAH YAAA... ❤❤❤❤❤