MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#36



Tak terasa, Ava dan Andrei berpetualang ke berbagai negara selama 2 bulan. Banyak pengalaman yang di dapat oleh Ava.


Hidupnya terasa sempurna sejak dirinya menikah dengan Andrei. Andrei mengenalkannya dengan berbagai tantangan alam seperti mendaki, berkuda, diving dan banyak yang lainnya.


Andrei tak pernah memanjakan Ava agar mental Ava terbentuk dengan kuat.


Kulitnya sedikit eksotis karena selalu berada di alam liar. Meskipun begitu biasanya akan kembali dengan cepat ke warna kulit asalnya lagi.


Hubungannya dengan Andrei semakin kuat dan mesra.


Ava dan Andrei tak pulang ke New Zealand. Melainkan ke tempat tinggal Andrei di Los Angeles.


"Kau yakin tidak ke Auckland honey?" tanya Andrei.


Ava menggeleng dan menghampiri Andrei yang duduk di meja dapur. Kemudian Ava memeluknya dan Andrei menyambutnya.


"Aku menyuruh Mommy dan Daddy kemari..aku tidak ingin kembali kesana," kata Ava.



"Kau masih mengingat kejadian itu?" tanya Andrei.


"Tidak..tapi aku takut jika aku kembali kesana aku akan teringat lagi," Ava memeluk Andrei lebih erat dan memejamkan matanya.


"Bukankah aku selalu bersamamu? Kau tidak boleh takut," kata Andrei mengusap punggung Ava.


"Aku hanya belum siap," lirih Ava.


"Hmm..aku tidak akan memaksamu honey..i love you," bisik Andrei.


Ava mendongakkan kepalanya dan mencium leher Andrei.


"Kapan keluargamu kemari?" tanya Ava.


"Seminggu lagi. Damien tak bisa datang karena putrinya masih bayi," jawab Andrei dengan mengecup bibir Ava.


"Aahhh.. Aku ingin melihat bayi cantik itu. Pasti cantik sekali," kata Ava.


"Hmm.. Gen Romanov sangat kuat. Dia sangat cantik. Kita bisa membuatnya sendiri honey," kata Andrei mencium bibir Ava.


"Mengapa di akhir pembicaraan, kita selalu menutupnya dengan kegiatan ini Andrei?" Ava tertawa kecil.


Andrei tertawa dan menidurkan Ava di sofa empuknya yang lebar.


Merekapun melakukannya di sofa dengan durasi tak terlalu lama. Ava memeluk Andrei dan mereka merebahkan dirinya disana karena terlalu malas untuk pindah ke kamar mereka.


"Jadi kau mulai bekerja besok? Aku akan kesepian," kata Ava sedih karena selama ini dirinya seakan tak terpisahkan dari Andrei.


Andrei tertawa dan menciumi wajah cantik Ava yang cemberut.


"Aku akan pulang cepat," kata Andrei tersenyum menawan.


"Kau bisa ke kantor menyusulku," lanjut Andrei.


"Tidak..itu akan mengganggumu. Aku akan menunggu disini saja," jawab Ava pelan.


"I love you," Andrei mencium hidung mancung Ava.


"Pesanlah makanan Andrei..aku sangat lapar," kata Ava.


"Baiklah..wait," Andrei beranjak dari sofa dan mengambil ponselnya.


Dia menelepon restoran langganannya yang buka 24 jam dan menyuruh mengirim makanan ke mansionnya.


Sebenarnya ada chef, hanya saja ini sudah terlalu malam dan para pelayan sudah masuk ke paviliunnya masing masing yang ada di luar bangunan rumah utama.


Setengah jam kemudian pesanannya datang dan mereka menyuruh utusan restoran itu untuk menatanya di meja makan.


"Ya Tuhan.. Ini terlalu banyak, sayang," kata Ava melihat makanan yang sudah memenuhi satu meja.


"Aku memesan beberapa menu... Ayo kita makan," kata Andrei menggandeng tangan Ava dan menarik kursinya agar Ava bisa duduk.


"Sepertinya aku semakin gemuk.. Karena kau selalu menyuruhku makan banyak," kata Ava.


"Aku suka jika kau berisi honey..kau semakin sexy," jawab Andrei sembari mencium pipi Ava yang memang terlihat lebih chubby.


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMENTAR FAVORIT YAAA ...❤❤❤❤❤❤❤