MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#40



Keluarga besar Andrei dan Ava akhirnya pulang ke negara mereka masing masing setelah seminggu ada di mansion Andrei.


Ava merasa kesepian dan hanya ditemani oleh para pelayan saja ketika Andrei harus menjalani rutinitasnya kembali di perusahaan.


Ava sudah berani keluar sendiri. Hanya saja dia benar benar tidak mood jika keluar tanpa Andrei disisinya.


Andrei sangat sibuk di perusahaan. Meskipun begitu Andrei selalu pulang tepat waktu agar Ava tak terlalu lama sendirian dirumah.


Hari ini, Ava berencana ingin makan malam diluar. Dia pergi ke perusahaan Andrei ketika sore hari dimana waktu jam pulang kantor.


Ava tak memberi tahu Andrei jika Ava pergi ke perusahaan.


Ava memakai baju dres pendek berwarna merah. Sopir mengantarnya ke perusahaan Andrei dan beberapa orang pegawai tampak melihatnya karena Ava terlihat sangat cantik.


Ava menghampiri meja resepsionis.


"Aku ingin bertemu dengan Tuan Andrei," kata Ava ramah.


"Apakah ada janji?" tanya Resepsionis ramah.


"Ah..belum. Apakah aku bisa langsung naik ke ruangannya?" tanya Ava.


"Maaf nona, kami harus memberitahu sekretarisnya dulu sebelum anda naik," jawab resepsionis itu.


"Hmm.. Baiklah," kata Ava.


"Siapa nama anda nona?"


"Ava.. Namaku Ava Romanov," kata Ava.


"Ah maaf. Anda kerabat tuan Andrei? Maaf, aku tidak tahu. Aku akan mengantarkan anda kesana," kata Wanita itu sedikit canggung karena menyebut nama Romanov dibelakang namanya.


"Baiklah," jawab Ava ramah.


Lalu wanita itu mengantar Ava ke lift khusus dan menuju ruangan Andrei.


"Silahkan duduk nona. Tuan Andrei masih ada diruang meeting," kata Wanita itu ramah.


"Terima kasih," jawab Ava tersenyum dan duduk di kursi tamu ruangan Andrei.


Wanita resepsionis tadi kembali ke ruangan dan membawa minuman untuk Ava.



"Sayang, kau disini?" Andrei menghampiri Ava dan mengecup bibirnya.


"Aku ingin makan malam bersamamu," kata Ava.


"Baiklah..you're look so beautiful, honey," Andrei memeluk Ava dan mencium wangi parfum di leher Ava.


"Apa kau masih lama?" tanya Ava.


"Tidak..sebentar lagi. Tunggulah," jawab Andrei kemudian melepaskan pelukannya dan duduk di kursi kebesarannya.


Ava hanya memandangi Andrei. Dia jarang melihat Andrei bekerja di kantor. Andrei terlihat serius dan semakin tampan dengan setelan jasnya.


Andrei masih fokus dengan pekerjaannya tanpa tahu bahwa Ava masih memperhatikannya dengan tangan yang menyangga dagunya.


Ava meminum minumannya dan tetap melihat ke arah Andrei.


"I love him so much..apakah ini waktunya aku memiliki anak darinya? Aku tak ingin kehilangan Andrei,' batin Ava.


"2 minggu lagi kita akan ke pegunungan, sayang. Kita sudah lama tidak mendaki," kata Andrei tiba tiba dan itu membuyarkan lamunan Ava.


"Hmm," jawab Ava.


"Atau ada tempat yang ingin kau kunjungi? Aku akan membawamu kesana," kata Andrei


"Tidak.. Aku akan selalu mengikutimu kemanapun kau pergi," jawab Ava.


Andrei tertawa kecil dan membereskan pekerjaannya lalu menghampiri Ava.


Andrei memeluk Ava dan membelai pipinya.


"Kau tampan dan sangat manis. Terkadang aku merasa takut kehilanganmu," kata Ava mengalungkan tangannya di leher Andrei.


"You will be my first and last thought and the reason for every little smile in between..i love you," lirih Andrei dan mencium bibir Ava lama.


Ava tentu saja semakin tergila gila dengan Andrei yang ternyata memiliki sikap yang romantis padanya. Dan Ava merasa Andrei sangat mencintainya.


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT YA KAKAK SAYAANGG..🥰😘😘😘