MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#52



Keesokan harinya Andrei berangkat bekerja seperti biasanya. Ava sudah menunggunya di meja makan untuk sarapan bersama.


Setelah sarapan pagi, Andrei mencium Ava dan berpamitan ke kantornya.


"Love you," lirih Andrei.


"Love you too," Ava tersenyum cantik.


Ava kembali merasa kebosanan dirumah. Seharian dia mencoba membaca buku apapun di perpustakaan mansion tetapi tetap saja bosan.


"Huuufftttt ... Aku akan ke kantor saja. Setidaknya aku bisa melihat wajah suamiku yang tampan di sana," gumam Ava.


Lalu Ava mengganti bajunya dan kemudian diantar sopir ke kantor Andrei. Hari sudah hampir menjelang sore. Ava mampir di sebuah cafe dan membeli beberapa makanan dan minuman dingin untuk dirinya sendiri.


Ava tiba di perusahaan dan langsung menuju ruangan Andrei karena security dan resepsionis sudah mengenal Ava sebagai istri sang bigbos.



Ava tampak cantik dengan baju rajut bulunya yang berwarna dusty pink dan rok kulit ketatnya sepanjang lutut.


Sembari memegang minumannya, Ava menunggu lift terbuka kemudian naik ke ruangan Andrei.


Ava masuk ke ruangan Andrei dan melihat Andrei sedang serius mengecek beberapa pekerjaannya.


"Halo, Sayang," sapa Ava.


Andrei melihat ke arah Ava dan tersenyum menawan.


"Honey. Apa kau merindukanku?" Andrei beranjak dari kursinya dan menghampiri Ava.


Ava mengangguk.


"Aku sangat bosan di rumah, jadi aku kemari ketika akan jam pulang kantor agar tak mengganggumu," jawab Ava memeluk Andrei.


Andrei mencium kepala Ava dan menghirup wangi sampo di rambut halus Ava.


"Kiss me," kata Ava melihat ke atas ke arah wajah Andrei.


Andrei tersenyum dan mencium bibir Ava. Ciuman mereka lumayan lama sampai akhirnya ada yang mengetuk pintu ruangan Andrei.


Andrei melepaskan ciumannya dari bibir Ava.


Ava kemudian duduk di sofa. Sedangkan pegawai Andrei yang baru datang duduk di kursi yang terletak didepan meja Andrei.


Andrei tampak berbincang penting dengan staf pegawainya. Dan Ava menunggu di sofa sembari makan cemilan yang dia beli tadi.


Setelah menghabiskan cemilan dan minumannya Ava menahan rasa kantuknya yang amat sangat. Ava merasa sering tertidur akhir akhir ini. Mungkin karena efek tak ada kegiatan yang dilakukannya.


Dan akhirnya Ava tertidur pulas dengan bersandar di sofa dalam keadaan duduk.


Setelah menyelesaikan urusannya dengan pegawainya, Andrei melihat Ava yang sudah tetidur pulas di sofa.


Andrei menghampiri Ava dan membenarkan posisi tidur Ava agar lebih nyaman. Kemudian Andrei mengecup kening dan bibir Ava lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.


Menjelamg malam, Andrei baru membangunkan Ava untuk mengajaknya pulang.


"Honey, bangunlah," Andrei mencium bibir Ava.


Ava membuka matanya.


"Aku tertidur? Aahh, sepertinya aku hanya pindah tidur saja ke sini," kata Ava malas.


Andrei tertawa pelan lalu membantu Ava bangun dan duduk.


Andrei merapikan rambut Ava yang berantakan dan Ava tersenyum kemudian mengecup bibir Andrei. Ava tak bisa tak mencium Andrei jika mereka sedang berdekatan. Itu seperti sebuah kewajiban bagi mereka.


"Kau semakin tampan. Apa kau bosan dengan ucapanku ini?" kata Ava menangkup pipi Andrei.


"Aku tidak akan bosan mendengarnya, Honey. Baguslah jika aku semakin tampan agar kau tak tergoda pria lain di luar sana," kata Andrei dengan senyumnya yang selalu bisa membuat semua wanita meleleh.


"Cup cup cup..muuuaahhh," Ava mencium bibir Andrei dengan gemas.


"Apa kau ingin bercinta di sini honey?" tanya Andrei tertawa pelan.


"Tidak, aku lebih suka di rumah. Ranjang kita lebih nyaman," Ava tersenyum nakal.


"Baiklah, ayo kita cepat pulang. Bergeraklah dengan liar malam ini," lirih Andrei menggoda.


Ava tertawa lalu berdiri dari sofa dan mereka pun keluar dari perusahaan dengan bergandengan mesra. Pemandangan itu menjadi perhatian beberapa pegawai yang belum pulang dari kantor.


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT HADIAH YAAAA.... ❤❤❤❤