MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#50



Keesokan paginya, Ava terbangun terlebih dahulu dan ingin menghirup udara pagi yang masih segar. Ava meninggalkan Andrei yang masih tidur karena tidak ingin mengganggunya.


Ava menyusuri keindahan resort dan kini dirinya berada di atas rooftop dengan pemandangan gunung yang indah.


Ava merentangkan tangannya dan menghirup udara pagi dalam dalam. Lalu Ava mendengar ada yang berjalan menuju arahnya dari belakang.


Ava menoleh kebelakang.


BUGGGG!!!


Wajah Ava dipukul keras oleh seseorang sampai membuatnya terjerembab ke kursi didekat pagar rooftop.


Ava memegang pipinya dan melihat Lea tersenyum jahat.


"Bagaimana rasanya Ava? Kau pikir aku takut padamu, Gadis manja?" kata Lea menghampiri Ava.


Lea mencoba menginjak perut Ava tetap Ava menangkap kaki Lea menggunakan tangannya dan mendorongnya ke belakang.


Lea jatuh dan Ava langsung berdiri berusaha menghindar dari Lea karena Lea sedang diluar kendalinya.


Lea menendang kaki Ava, tetapi Ava masih bisa berdiri dan tidak jatuh.


"Kau gila, Lea. Kau benar benar gila," kata Ava.


"Ya, aku gila. Aku gila ketika melihatmu dengan Andrei. Aku sangat membencimu, Ava," teriak Lea yang masih memegangi kaki Ava.


Ava terpaksa menginjak tangan Lea yang menahan kakinya karena Ava akan terjatuh jika tak melakukan itu. Dan itu membuat Lea berteriak kesakitan karena tangannya berbunyi seperti patah.


"Kau yang membuat masalah, Lea. Kau gila," bentak Ava meninggalkan Lea yang kesakitan.


Ava tak peduli dengan Lea, dia mengusap darah yang keluar dari bibirnya.


Ava berpapasan dengan Ben.


"Kau melihat, Lea?" tanya Ben.


"Dia di rooftop dan mungkin tangannya patah. Katakan padanya untuk tak menyentuhku lagi," kata Ava yang tak sadar membentak Ben.


Ben langsung naik ke rooftop dan melihat Lea menangis kesakitan memegang tangannya.


Ben menghampiri Lea dan melihat tangan Lea yang sepertinya patah.


"Apa yang terjadi, Sayang?" tanya Ben khawatir.


"Wanita itu menginjak tanganku," Lea masih menangis menahan kesakitam di tangannya.


Dokter menyarankan agar Ben membawa Lea ke rumah sakit karena tangannya patah.


Ben akhirnya menuju kamar Andrei dan menggedor kamarnya agar meminjaminya mobil untuk mengantar Lea ke rumah sakit.


Sedangkan Ava ada di toilet restoran membersihkan luka di bibirnya.


"Ada apa?" tanya Andrei


"Aku mau pinjam mobilmu. Tangan Lea patah," kata Ben.


"What?? Bagaimana bisa?" tanya Andrei sedikit terkejut.


"Entahlah, Lea bilang, Ava menginjak tangannya dengan keras," kata Ben.


Andrei kembali terkejut dan segera mengambil kunci mobilnya lalu memberikan kunci mobil itu pada Ben.


Andrei kekamar mandi lalu memakai bajunya dengan cepat. Dia mencari dimana keberadaan Ava.


Ava terlihat di restoran sedang makan pagi. Andrei menghampirinya.


"Apa yang kau lakukan pada Lea, Sayang?tangannya patah," kata Andrei kemudian duduk di depan Ava.


Ava melihat luka di bibir Ava yang masih berdarah.


"Ada apa ini?" tanya Andrei sembari mengusap bibir Ava.


"Dia yang memulainya. Dia memukulku dan aku hanya melindungi diriku," kata Ava santai.


Andrei masih mencerna apa yang terjadi pada Ava dan Lea.


"Apa ini karena aku?" tanya Andrei.


Ava mengangguk.


"Oh God," kata Andrei.


"Dia tidak suka melihatku bersamamu. Jadi dia selalu mencari gara gara denganku. Dan aku sangat tidak suka dengan apa yang dilakukannya padaku. Usir dia dari sini. Dia wanita gila, Andrei. Aku tidak ingin melihatnya lagi di sini. Jangan berbicara lagi padanya!! Kau benar benar harus menggunting, memutus dan memotong semua hubunganmu dengannya termasuk dengan teman-temannya!!!" bentak Ava penuh emosi kemudian beranjak dari kursinya dan berjalan menuju kamarnya.


Andrei masih tertegun melihat Ava yang berjalan menjauhinya.


JANGAN LUPA VOTE LIKE KOMEN FAVORIT HADIAH YAAA.. DAN JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR @zarin.violetta ❤❤❤❤❤