MY SEXY BRIDE

MY SEXY BRIDE
#49



Ava beranjak dari duduknya dan mengambil minuman di meja lain di samping kolam.


Andrei ingin mengambilkannya tetapi Ava ingin mengambilnya sendiri.


Lea tampak menuju meja tempat minuman itu juga. Ava melihat itu dan mengabaikannya.


"Seharusnya Andrei yang mengambilkan minumanmu. Apakah kau berusaha untuk tak menjadi manja lagi?" sindir Lea.


Ava menunjukkan senyum smirknya.


'Kau yang memulainya Lea,' batin Ava.


Lalu Ava sengaja menyenggol tubuh Lea sehingga Lea terjatuh ke kolam dan membuatnya basah kuyup.


Semua yang ada di meja makan tampak terkejut karena Lea yang tercebur ke kolam.


"Lea!!" teriak Ben lalu langsung masuk ke kolam dan membawa Lea ke atas.


Lea tampak terbatuk karena air yang masuk ke mulutnya.


Andrei menghampiri Ava.


"Bagaimana dia bisa tercebur ke kolam, Sayang?" tanya Andrei.


"Sepertinya dia terpeleset," jawab Ava dengan wajah senangnya.


Lea mendengar itu dan menatap tajam ke arah Ava. Dan Ava mengedikkan bahunya seakan memberitahu bahwa jangan bermain main dengan dirinya.



Ava kembali ke tempat duduknya dan menikmati steak milik Andrei dengan lahap.


Andrei dan yang lainnya masih berada di sekitar kolam. Dan hanya Ava yang berada di meja makan tanpa mempedulikan yang terjadi pada Lea.


"Berpikirlah dulu sebelum mencari masalah denganku, Lea. Kau mencari lawan yang salah dengan menyenggolku. The real Ava is back," gumam Ava sembari meminum minuman dinginnya dengan mata yang memandang ke arah kolam renang.


Ben mengangkat Lea ke atas dengan bantuan teman temannya. Ben menggandeng Lea untuk berjalan menuju kamarnya. Ketika melewati Ava, Lea melirik Ava dengan penuh dendam.


"Apakah perlu kubantu?" tanya Ava santai.


Lea merasa Ava semakin mengejeknya. Dia melepas tangan Ben dan menghampiri Ava lalu mencoba menampar Ava tetapi Ava justru mendorongnya. Lea terjerembab kembali ke lantai karena terpeleset. Ben menangkapnya.


"Apa yang kau lakukan Lea??!!" marah Andrei.


"Dia yang mendorongku di kolam tadi, Andrei. Istri manjamu ini sangat licik," kata Lea.


Andrei melihat Ava dan Ava hanya mengedikkan bahunya dengan cuek seakan tak terjadi apapun.


Ava kembali makan dengan lahap begitu juga tamu yang lainnya.


Andrei duduk didebelah Ava dan memandanginya sampai Ava selesai makan.


Ava menghabiskan minumannya dan menyender puas di kursi sembari memegang perutnya yang kekenyangan.


"Aaahhhh ... Aku benar benar kenyang, Andrei," Ava tersenyum puas.


Andrei masih menatap Ava. Dia seperti meminta penjelasan atas apa yang dikatakan Lea tadi.


"Ayo kita jalan-jalan," kata Ava beranjak dari duduknya dan menarik tangan Andrei.


Lalu mereka pergi ke taman sekitar resort.


"Honey," kata Andrei.


"Ya, aku yang mendorongnya ke kolam. Dia wanita yang menyebalkan, Andrei. Aku sudah menahannya sejak kemarin. Tetapi dia selalu menyulut emosiku. Aku tidak bersalah disini," kata Ava dengan wajah biasa saja.


"Sayang, tapi yang kau lakukan tadi berbahaya. Kau tahu kan kalau Lea sedang cedera di kakinya," kata Andrei tenang.


"Dia mengatakan aku manja, padahal dia sendiri yang manja. Hanya begitu saja sudah ketakutan. Ck," kata Ava.


Andrei menggenggam tangan Ava dan melihat matanya.


"Honey, kurasa sifat nakalmu mulai kembali," kata Andrei.


Ava mengangguk dan mengecup bibir Andrei.


"Jangan lakukan itu, Sayang. Hmm?" kata Andrei.


"Aku akan selalu melakukan hal itu jika dia berani menggangguku lagi," kata Ava tersenyum nakal.


"Ya Tuhan, anak nakal ini," kata Andrei dengan wajah heran.


Ava justru memeluk Andrei dengan erat dan tertawa.


Andrei tak bisa mengabaikan Ava yang terlihat menggemaskan di depannya. Lalu Andrei mengangkat tubuh Ava dan memutarnya sehingga membuat Ava tertawa.



JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH FAVORIT YAAA ❤❤❤❤