
11
Jennie terbangun pada pagi hari pukul enam. Langka bagi gadis itu bangun pagi, namun mengingat rencana yang sudah ia susun rapi-rapi. Dia bangun dengan waktu yang masih sangat subuh.
“Lihat saja, Oh Sehun. Kau akan kuhabisi hari ini!” Ucap Jennie dengan smrik andalannya. Jika ditanya pada orang yang mengenalnya, mereka akan mengatakan bahwa gadis ini sangat lah baik. Tapi, jika ada masalah yang membuatnya marah, maka jangan tanya. Dia sudah berubah menjadi monster saat itu juga.
“Pagi sekali bangunnya. Biasanya ke Kantor aja telat.” Ucap Taehyung sambil mengucek-ucek matanya, tandanya baru bangun.
“Ayo mandi,” Ucap Jennie tanpa membalas ucapan Taehyung tadi.
“Kau mau mandi bersama?” tanya Taehyung dengan ekspresi herannya.
“Idih, siapa yang mau mandi denganmu? Kubilang kau mandi sana. Biar ku panggil makanan kemari! Sebelum beraktivitas harus makan dulu!” Ujar Jennie dengan malasnya. Dia lalu beranjak pergi ke luar dan memesan makanan.
Sementara itu, Taehyung tampak berjalan ke kamar mandi untuk memulai ritualnya. Aneh memang, mereka sudah seperti sepasang suami istri.
“Aku sudah selesai, sana mandi!” Perintah Taehyung, tanpa membalas Jennie pergi ke kamar mandi.
.
.
.
Jennie dan Taehyung tengah makan pagi, mengisi energi. Tak ada percakapan, memang Taehyung yang kurang banyak bicara dan Jennie yang tampaknya berpikir.
Dan...
“Kau tak mencintai Sehun?” Tanya Taehyung dengan suara datar namun terkesan penasaran.
“Aku mencintainya. Tapi jika dia tak lagi mencintaiku. Maka apa boleh buat? Tapi walau begitu, aku tak suka dipermainkan!” Ucap Jennie lirih.
“Kau menerima bahwa dia mempermainkanmu?”
“Tentu saja tidak. Itulah mengapa aku membalaskan dendamku pada Yeji.” Sahut Jennie dengan wajah penuh kekesalan.
“Heh.... Semoga kau berhasil.”
“Tentu saja,”
“Kau gugup?” Tanya Taehyung saat merasakan lengan Jasnya basah oleh keringat Jennie.
“Sedikit,” Ucap Jennie mencoba bersikap biasa.
“Buat apa kau gugup?”
“Karena aku akan melukai ayah Sehun yang sangat menyayangi ku.” Ucap Jennie.
Mereka pergi menuju arah Oh Saeha yang sedang duduk di altar bersama pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya.
Saeha tampak kaget melihat kehadiran Jennie yang datang bersama Taehyung. Dan juga, mereka tampak mesra.
“Halo, kak,” Ucap Jennie mengulurkan tangannya.
“Halo juga, Jen,” Sahut Saeha dan membalas uluran tangan Jennie.
“Siapa dia?” Tanya Saeha sambil melepas tautan tangannya dengan Jennie.
“Ini calon suamiku.” Ucap Jennie dan memeluk tangan Taehyung. Sementara pria itu hanya tersenyum.
Mata Saeha terbelalak kaget. “La-lalu bagaimana dengan Sehun?”
Belum sempat dia menjawab. Sehun dan orangtuanya serta Yeji datang kearahnya.
“Siapa dia Jennie?” Tanya Ayah Sehun.
“Dia calon suamiku, Ayah.” Jawab Jennie.
“Lalu, bagaimana denganku? Kau selingkuh?” Tanya Sehun tampak tak terima.
“Ah itu? Ini....”Taehyung menyerahkan foto Sehun dan Yeji yang sedang memamerkan cincin tunangan mereka.
Sehun dan Yeji kaget. Begitu juga dengan kedua orangtua Sehun. Dan juga Saeha. Tampaknya tak ada yang tahu bahwa Sehun dan Yeji menjalin hubungan tersembunyi.
“Emm... Sebenarnya aku tak ingin mengatakannya. Namun aku kecewa pada kalian.” Ucap Jennie.
Mmm, gimana sama part ini guys?