My Hubby

My Hubby
Pagi



Tiba Tiba..


Ketika Zhayn ingin mencium bibir Nala "Eh udah pada makan belum?" Maya yang muncul tiba tiba menggunakan pakaian formal seperti ingin pergi.


*Yah gagal deh batin Zhayn.


"lagi dimasakin mah, mamah mau pergi kemana?" tanya Nala memalingkan wajahnya dari Zhayn "Mamah sama Papah mau ke Itali 1 minggu doang ada perusahaan Papah yang sedang bermasalah jadi papah dan mamah sendiri yang turun tangan" jawab Maya.


"Dek kalo temen temen kamu mau nginep selama Papah pergi gapapa, itu teman Nathan yang cewe udah di periksa? Kamu bilangin juga ya ke Nathan mamah sama papah mau pergi" ucap Putra lembut yang kini sudah menuruni tangga.


Sepeninggal Putra dan Maya mereka langsung saja makan karena makanan nya sudah siap untuk disantap.


Selesai makan dan mengobrol mereka menuju kamar masing masing sedangkan Nathan masih setia menunggu Caca.


Nathan sudah berusaha menelepon Ibu Caca tapi nomor nya tidak aktif.


Akhirnya dia merasa lelah dan memutuskan untuk berbaring disamping Caca dan dibatasi oleh guling.


Zhayn dan Nala sudah selesai menyikat gigi dan sekarang waktunya tidur. Tiba tiba Zhayn memeluk Nala dari belakang seraya mencium bagian leher istrinya.


Akhirnya terjadilah pertempuran pasutri itu kini mereka tidur hanya dengan selimut, tak ada sehelai benang pun menutupi badan mereka hanya Badcover.


***


Keesokan Paginya Nathan terbangun dulu dia bersiap siap untuk olahraga karena hari ini adalah hari minggu jadi Nathan menyempatkan untuk berolah raga.


"Yang bawah sakit!!" ucap Nala.


Akhirnya Zhayn pun menggendong tubuh Nala ke dalam kamar mandi.


"Berendam dulu aja ya, aku mandi disitu" ucap Zhayn sambil menunjuk Shower yang ada didepan Nala, "Iya cepetan" Zhayn pun langsung bergegas mandi.


***


Nathan yang sudah selesai dengan kegiatan olahraga nya menghampiri Caca. Caca terbangun dan yang pertama kali dilihat adalah Nathan "Nathan!" ucap Caca.


"Udah udah diem dulu nanti aku ceritain" ucap Nathan khawatir akan kondisi Caca. Nathan pun menceritakan bagaimana kondisi Caca hari ini dan apa yang terjadi semalam.


"Nathan aku sebenarnya punya perasaan lebih sama kamu tapi.. Ibuku menjodohkan ku karena dia terlilit hutang ayah ku yang kabur dengan selingkuhan nya dan sekarang ibuku berubah drastis yang awalnya penyayang menjadi kejam kepadaku karena, ayahku meminjam uang kepada ayah Tino dengan jaminan aku, aku yang harus membayar hutang ayahku dengan menikah sama Tino, sebenarnya aku tak mau tapi ibuku memaksa agar aku mau dijodohkan oleh Tino jadi gitu lah nasibku" Ucap Caca sambil tersenyum dan air mata pun keluar.


Nathan yang mendengarkan itu semua merasa iba terhadap Caca.


"Emg brp hutang ayahmu?" tanya Nathan "50 juta" Ucap Caca sambil menghapus air matanya.


"Kalo aku mau bayarin boleh?" tawar Nathan karena dia kasihan kepada Caca ditambah nasib yang begitu buruk "Gak usah.. Aku juga udah kerja jadi bisa bayar sendiri" jawab Caca merasa tidak enak terhadap Nathan.


"Hey kamu tau gak aku tuh cinta sama kamu dan aku mau membebaskan mu dari hutang ayahmu itu" ucap Nathan sambil menatap Caca dengan tatapan penuh arti. Caca tak bisa menjawab pertanyaan Nathan