
"Dia tipes dan harus dirawat, kalo mau dirumah juga tidak apa apa karena saya bawa peralatan nya"ucap dokter tersebut.
" Iya dok silahkan dirawat dirumah saja" ucap Nathan.
Dokter tersebut pun menjalankan tugas nya memasang impus dan memberikan obat obatan kepada Nathan karena Nathan lah yang bertanggung jawab karena dia yang membawa Caca.
"kemana Zhayn sama Nala?" tanya Lisa "Dikamar mau belah duren" canda Samuel "Eh gue mau ngomong itu woy malah keburu sama lo" ucap Rizky.
"Kalian mau nginep kan? Ambil kuncinya di Bi Sri" ucap Nathan.
"udah sama gue aja" ucap Rizky "Gue ikut ky" ucap Olive.
***
Dikamar Nala, Zhayn yang sudah berbaring menunggu Nala karena lama sekali mandi nya.
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka dan terlihat Nala memakai handuk kimono nya. Zhayn langsung memeluk Nala dari belakang seketika Nala pun kaget.
"Mandi dulu ih bau" ucap Nala seraya melepaskan pelukan Zhayn tapi Zhayn malah mempererat pelukan nya dan mencium leher jenjang Nala.
"Ih geli Zhayn aku mau ganti baju udah sana mandi dulu" perintah Nala "Kalau dimandiin baru mau" goda Zhayn.
"Kalo ga mandi jangan harap kamu tidur disini!" ancam Nala dan Zhayn pun melepaskan pelukan nya dan bergegas mandi sedangkan Nala mengambil baju putih lengan pendek dengan tulisan Gucci serta celana pendek putih.
Nala menyiapkan pakaian Zhayn, mereka memakai baju sama.
Tok Tok Tok
Nala pun membuka pintu dengan membawa baju tidur nya karena Pasti mereka mau meminjam baju "Mau minjem baju kan? Nih udah siapin" ucap Nala sambil memberikan baju tidur nya.
"Nala baik banget deh makasih ya" ucap mereka bertiga "Iya, eh nanti kumpul diruang tamu ya" Perintah Nala dan diangguki mereka bertiga.
Nala pun menutup pintu dan masuk ke kamar nya untuk mengambil HP nya.
Zhayn yang sudah memakai baju yang disiapkan Nala, "By ke kamar Caca yu liat dia dan tanya ke si Samuel kenapa Caca sakit apa" ajak Zhayn "Yaudah yu" ucap Nala.
Mereka pun bergegas ke kamar tamu yang disiapkan untuk Caca.
Terlihat Nathan yang sudah mandi dan mengganti baju masih setia menunggu Caca yang terbaring lemah di kasur.
"Andai aja kamu ga dijodohin, aku jadi bisa deketin kamu tapi kamu malah dijodohin rencana nya waktu kamu mau bilang dijodohin disitu juga awalnya aku mau nembak kamu, yahh tapi gapapa deh semoga kamu bahagia ya" ucap Nathan yang didengar oleh Nala dan Zhayn.
Nathan meneteskan air mata nya sambil mengingat masa masa dia dengan Caca.
Nala menghampiri Nathan dan Nathan pun menyadari kehadiran Nala "Eh Dek lo udah selesai" ucap Nathan sambil menghapus air matanya.
"Kak lo berhak bahagia siapa tahu Caca jodoh lo" Nala menyemangati Nathan karena dia tidak bisa melihat kembaran nya sedih.
"Nathan ikut kebawah yu" ajak Zhayn "Gak gue disini aja takut ada apa apa sama Caca" Zhayn pun mengerti dan mereka pun keluar sambil menutup pintu nya.
Nathan sudah berusaha menghubungi keluarga Caca tapi tidak ada yang mengangkat. Jadi dia harus merawat Caca.
***
Dibawah terlihat ada teman teman nya yang sudah mengganti baju nya dan sedang berbincang bincang.