My Hubby

My Hubby
The Wedding Of Nala & Zhayn



Mona dan Shafira serta Sasa sudah berada di mobil Mona karena sejak tadi Mona berpikir Shafira dan Sasa akan melakukan hal yang sama dan benar apa yang dipikirkan Mona.


"Ayo kita kerumah Nala sama Nathan untuk minta maaf!" ajak Mona dan diangguki oleh kedua teman nya.


"Lo punya kontak Nala kan mending Lo tanya alamat rumah nya dimana" usul Sasa kepada Shafira.


Shafira mengeluarkan HP nya dan mengetik nama Nala dikontak nya, Shafira pun langsung mengechat Nala.


(*Shafira : Nala gue mau kerumah Lo ada yang mau gue omongin ke Lo tenang aja gue gak akan ada niatan jahat ke Lo ataupun Nathan. "


Nala yang sedang bermain ps dengan Nathan mendapat notif dari Shafira dia pun langsung meletakkan Stik ps nya lalu mengambil ponsel.


Nala terkejut setelah mendapat notif dari Shafira. " ***** kak liat si Shafira ngechat "ucap Nala sambil meletakkan ponsel nya di depan wajah Nathan.


Nathan yang tak kalah terkejut langsung melotot, Nathan pun menyetujui mereka datang kemari.


( **Nala : Kompleks Merpati rumah paling depan!


( Shafira : Oke, Gue OTW** *)


Mereka bertiga langsung menuju rumah Nala dan sampai nya dirumah Nal mereka terkesiap karena baru kali ini mereka melihat rumah berasa istana karena dari tampilan luar nya saja sudah cukup besar dan luas apalagi dibelakang nya adalah taman dan kolam renang.


Tok Tok Tok


Nala yang mendengar ketukan pintu pun langsung segera membuka nya dan terlihat tiga gadis cantik yang berdiri didepan nya.


Mona langsung memeluk Nala sambil menangis, Nala sempat terkejut apa yang dilakukan Mona.


Karena merasa lama membuka kan pintu akhirnya Nathan menyusul Nala dan dia pun terkejut Mona sedang memeluk Nala dan Shafira serta Sasa hanya menunduk menangis.


"Sedang apa kalian disini?" tanya Nathan pada mereka "Ayo masuk bicarain baik baik" ajak Nathan dan mereka pun masuk.


"Nala aku minta maaf" Ucap Mona sambil menunduk kan kepala nya "Aku juga Nala minta maaf sama kamu" ucap Shafira dan Sasa.


Nala dan Nathan saling beradu pandang karena mereka tidak tahu apa yang terjadi.


"Pasti kalian tidak tahu kan? Sebenarnya kami akan mencelakakan kamu Nala tapi itu rencana Sinta, Sinta yang menghasut kami dan mengancam kami untuk membantu mencelakakan kamu Nala, Sekarang kami sadar bahwa kami salah dan kami pun memutuskan untuk tidak bersama Sinta lagi karena tidak ingin terjerumus ke arah yang salah" Ucap Sasa panjang lebar dan hal yang tidak dibayangkan mereka terjadi ternyata Nala memang baik hati karena selalu diajarkan oleh kedua orang tuanya.


"No Problem aku tahy kalian adalah pelakunya tapi gue maafin karena Papah sama Mamah gue ngajarin bahwa kalau ada orang yang salah dan orang itu mengaku salah harus dimaafkan" ucap Nala santai.


***


Keesokan harinya setelah tiga gadis itu meminta maaf mereka langsung pulang dengan hati yang lega karena Nala mau memaafkan nya.


***


Pernikahan telah dilaksanakan kini tinggal ada beberapa tamu saja.


Nathan yang menghampiri Zhayn dan berbisik "Semoga lancar ya" bisik Nathan yang membuat Zhayn malu "Ya.. Ya.. Yaa kakak ipar" ucap Nathan.


Setelah berbincang bincang Zhayn dan Nathan mereka langsung menghampiri teman teman nya yang sudah berpasangan Rizky dengan Olive,, Samuel dengan Risa,, Zoya dengan Lisa.


Zhayn menghampiri Nala yang sedang berbincang "By!" panggil Zhayn pada Nala dan Nala menoleh tersenyum "Why?" jawab Nala, Zhayn duduk disebelah Nala sambil bersender di pundak nya.


"Eh ada Zhayn, kenapa mata lu?" tanya Zoya karena melihat mata Zhayn merah mungkin pengaruh alkohol.


"Minum kebanyakan" jawab Zhayn sambil memeluk Nala.


"Baru jam 8 tamu nya udah pulang semua?" tanya Samuel karena tinggal mereka yang tersisa "Iya cuman yang datang rekan kerja papah Zhayn sama gue" jawab Nathan.


Caca yang berada disamping Nathan pun berasa pusing "Na gue pusing Na!" keluh Caca sambil memegang kepalanya, Nathan yang melihat itu langsung panik termasuk teman teman nya.


Zhayn yang tadi sudah memejamkan mata langsung membuka nya lebar.


"Risa panggil dokter!!" perintah Samuel, Risa pun mengambil telephone nya dan segera memanggil dokter.


Olive dan Lisa sudah menyiapkan kamar tamu karena disuruh oleh Nathan.


Mereka membawa Caca yang pingsan ke kamar tamu dan semuanya melotot melihat keindahan kamar tamu nya yang cukup luas.


"Gilaaaa bagus bener" ucap Rizky yang telah membantu Membawa Caca.


"Kalo kalian mau nginep boleh aja, minta kunci kamar tamu yang lainnya disini ada 12 kamar tamu dan sisanya kamar ortu gue, Zhayn dan Nathan" ucap Nala menawarkan.


Orang tua Zhayn tidak menginap mereka takut mengganggu Zhayn dan Nala mereka hanya mengobrol soal bisnis dan berbincang bincang di ruang tamu.


"Boleh" ucap semuanya karena tak ingin melewatkan keindahan kamar tamu nya.


"Yaudah gue sama Nala ganti baju dulu ya gerah" ucap Zhayn sambil melangkah pergi "Gerah apa Gerah ni" goda Rizky.


"Gerah beneran ky" ucap Nala.


Lisa yang sudah kembali dengan dokter yang dibawanya.


Dokter tersebut langsung mengecek keadaan Caca "Dia..