
Sesampai di rumah.
Aku langsung ke kamar dan membersihkan diri saat sampai di rumah, tiba-tiba ketukan pintu lalu aku menghampiri dan membukanya.
"Nisa, ada apa?" tanyaku saat membuka pintu.
"Kau, baik-baik saja ?" tanyanya dan aku hanya tersenyum melihatnya.
"Kau ini aneh, padahal aku tanya malah jawabannya dengan pertanyaan !!!" ucapku.
"Soalnya kau yang aneh tadi pagi tak berkata apapun, pasti ada masalah !!" jelas Nisa padaku
"Soal itu sebenarnya, aku ada masalah tapi aku gak tau harus bersikap seperti apa dan lebih baik aku diam saja !!" jelas aku
"Masalah apa?" tanya Nisa padaku dengan rasa penasaran.
"Tak ada apa-apa sudah selesai hanya masalah sedikit saja" ucapku tak ingin Nisa tau sebenarnya aku sedang cemburu.
"Baiklah, kau istirahatlah " ucap Nisa dan berlalu pergi.
Aku pun menutup pintu dan bersiap untuk tidur
Kevin POV
Selesai dari ruangan operasi, Kevin buru-buru membuka loker dan mengambil handphone.
"Kenapa Anna tak ada kabar?" ucapku yang sedikit khawatir. Kevin menelepon Anna beberapa kali tak ada jawaban, rasa khawatir Kevin malah bertambah sebab tadi Anna terlihat tidak baik-baik saja. Akhirnya Kevin menelepon Nisa sahabatnya Anna sekaligus adik kelas masa SMA, Nisa juga wanita pujaan sahabatnya yang selalu bersama waktu kecil.
"Hallo, Nisa?" ucapku
"Kak Kevin? tumben sekali, ada apa? jawabnya tanpa basa-basi aku menanyakan kabar Anna pada Nisa.
"Anna sudah ada di rumah? apakah dia baik-baik saja? tadi aku telepon dia tak ada jawaban, aku takut terjadi sesuatu, karena dia sempet tak enak badannya !!!" tanyaku bertubi tubi tanpa memberikan ruang untuk Nisa menjawab dulu
"Aku mau jawab yang mana dulu? sungguh banyak sekali pertanyaannya !!" ucapnya yang terdengar seperti kesal.
"Maafkan aku Nisa, aku hanya khawatir pada Anna !!!" jawabku.
"Baiklah, Anna sudah pulang dan mungkin dia sedang tidur makanya tak mengangkat telepon darimu, tadi aku lihat Anna sangat kelelahan jadi dia tidurnya sangat lelap" penjelasan Nisa padaku. Ku tarik nafas panjang karena sangat melegakan Anna baik-baik saja, rasa khawatirku juga sedikit hilang.
"Syukurlah dan maaf telah menganggu " ucapku.
"Tak apa-apa, kau menyukai Anna? " tanya Nisa yang penasaran dan juga ingin tahu apa jawabanku saat dia menanyakan pertanyaan seperti itu karena terdengar dari suaranya.
"Kenapa kak? takut ditolak?" tanyanya lagi.
"Mungkin bisa juga seperti itu dan aku hanya ingin mengenal Anna dulu" penjelasan aku.
"Apakah kau ingin bertanya padaku mengenai Anna?" tanyanya lagi.
"Tidak usah, biarkan aku mengenalnya langsung lewat Anna sendiri !!" jawabku.
"Baiklah, jika kau butuh informasi tentang Anna kau bisa tanyakan padaku !!" katanya.
"Oke, terima kasih untuk waktunya dan selamat malam" ucapku dan mengakhiri panggilan.
Tok ... tok ... tok
"Ya masuk" ucapku saat ada seorang yang mengetuk pintu.
"Daniel? kau belum pulang?" tanyaku saat seseorang sudah membuka pintu.
"Aku menunggumu dan aku sementara ikut tinggal di apartemen kamu !!" ucapnya sambil duduk di sofa.
"Kau ini !!" ucapku.
"Apartemenku sedang direnovasi jadi tempat yang bisa menampungku hanya padamu !!" penjelasannya dengan sikap memohon.
"Baiklah, aku mengijinkan karena kau sahabatku !!" ucapku.
"Ingat jangan bawa siapa-siapa tanpa seijin aku !!" tegas aku padanya lagi.
"Baiklah tenang saja, aku sangat memahami tentangmu !!" jawabnya.
"Bagus kalau begitu !!" ucapku.
"Aku akan bersihkan diri dan bersiap, kau bisa tunggu disini atau di mobil" ucapku sambil melemparkan kunci mobil dan langsung pergi menuju kamar mandi.
"Sahabat macam apa tingkahnya seperti itu !!" ucap Daniel dan berlalu pergi menuju tempat parkir.
Bersambung
Jangan lupa like comment and vote