
Pagi itu Tommy tampak masih terlelap tidur di atas kasur di apartemennya, sebuah kebiasaan buruk yang selalu ia lakukan ialah mengigau tanpa sadar. Sama halnya ketika pagi itu ia masih tertidur di atas ranjangnya ia sedang mengigau sedang berada di sebuah altar pernikahan dengan seorang wanita yang sangat cantik.
Ia merasakan bahwa ia adalah lelaki yang paling bahagia sedunia karena ia telah mendapatkan Renata seorang wanita tercantik di kuliahnya dulu, mereka berjalan bergandengan melewati para tamu undangan yang hadir sambil di taburkan bunga mawar di atas mereka dan Tommy langsung menggendong Renata menuju ke sebuah mobil mewah yang telah menunggu mereka di ujung karpet merah.
Sampai mereka tiba di villa pernikahan yang mereka beli dan di hiasi bunga bunga yang indah keduanya tampak beahagia. “ Renata aku sangat beruntung mendapatkanmu” Ujar Tommy bahagia
“Sayang ku aku juga sangat bahagia bisa menikah dengan mu” ujar renata tersenyum malu
Tanpa malu malu lagi Tommy pun hendak mencium bibir Renata yang merah merekah sambil memonyongkan bibir kedepan. Sebenarnya saat itu seekor anjing sedang berbaring di samping ia tidur, Anjing itu bernama Buggy dan melihat majikannya ingin mencium sesuatu dalam mimpi si Buggy pun menjulurkan lidah nya ke arah Tommy. Bagi tommy yang sedang bermimpi indah lidah anjing peliharaannya ini terasa lembut dan basah bahkan terasa begitu nikmat baginya.
“ Sayang kamu sangat basah apa kamu sungguh tidak tahan ingin segera melakukannya dengan ku” Tanya Tommy genit
Tapi Renata yang dalam mimpinya itu tak menjawab melainkan mulai samar samar menghilang dari gambaran Tommy dan seketika itu sebuah panggilan masuk ke telepon miliknya. Seketika Tommy pun terbangun dengan masih berciuman dengan sang anjing peliharaannya, melihat kejadian ini tommy pun langsung kaget dan melepaskan kontak dengan si Buggy.
“ Sialan…!!! Apa sebegitu tampannya diriku sampai anjing pun bernafsu kepadaku?” Umpat Tommy dalam hati
Tersadar ada yang menelepon Tommy pun segera melihat layar HP miliknya dan melihat nama Sisca muncul dan segera mengangkat telephone “ Hai pagi..!! ada apa kamu pagi-pagi menelephone ku?” Tanya Tommy
“ Turunlah semua barang-barang yang kau butuhkan sudah aku siapkan di bawah” jawab sisca singkat
Tommy yang masih terbawa suasana mimpinya tadi kemudian menggoda Sisca berharap ia mendapatkan balasan yang indah “ Kenapa kamu tidak naik saja kesini..!! Itung-itung aku akan memberi tahumu apa yang aku lakukan dengan wanita keamrin di dalam hotel” Goda Tommy genit
Jawaban dari tommy kepadanya seketika Sisca pun mulai memikirkan hal itu lagi dan membuat wajahnya mulai memerah seperti tomat “Aku tunggu 10 menit kalau kamu tak nampak dan terlambat akan aku laporkan ke Kepala Chen kalau kamu menolak misi kali ini” Jawab Sisca mencoba mengalihkan topik
Tak butuh lama Tommy pun turun dan menghampiri Sisca dan menyapanya “ Yooo Cantik selamat pagi” Kata Tommy
“ 9 menit 30 Detik, Lumayan untuk seorang agen nomer satu di kesatuan” jawab sisca tersenyum “Ambillah ini semua dokumen yang kamu butuhkan untuk melamar pekerjaan dan namamu masih tetap Tommy asal kamu dapat menjaga rahasia identitas yang kamu miliki” Sambil menyodorkan dokumen kearah Tommy
Di ambilnya dokumen tersebut dan langsung di buka oleh Tommy seketika ia pun serius membaca dan tertulis kalau namanya adalah Tommy Lay “ Sialan nama apaan ini seperti badut jalanan” Protes Tommy
“Jangan membantah ini semua dari perintah langsung Kepala Chen kalau tidak kamu tau sendiri akibatnya” Sambil tersenyum jahat melihat ke arah Tommy yang masih tidak percaya namanya akan menjadi begitu jelek
Tidak ada pilihan lain bagi Tommy untuk membantah karena ia tahu sifat Kepala Chen keras kepala sekali ia sudah memutuskan. Sejenak Tommy menoleh kanan dan kiri mencoba mencari sesuatu yang kurang saat itu “ Terus mobil yang aku pakai apa sudah siap?” Tanya Tommy
Sambil menunjuk ke pojok parkiran Sisca pun menyerahkan kunci mobil kea rah Tommy “ Di sana..!! Itu adalah mobil dinas yang kamu pakai seterusnya selama misi kali ini”
Seketika Tommy membelalakkan matanya ketika ia melihat mobil Chevrolet tua dan tak memiliki daya tarik sama sekali, di saat Tommy masih Shock dengan nama yang begitu jelek sekarang ia harus mencoba sadarkan diri ketika ia melihat mobil tua yang di berikan kepadanya kali ini “ Itu….!!!!! Kau tidak bercanda kan?” jawab Tommy hamper menangisi kondisinya sendiri kala itu
“ Tidak ada kata protes, sudah siang cepatlah pergi ke pabrik untuk melamar pekerjaan dan dapatkan posisi itu” Suruh Sisca berpura-pura datar padahal di dalam hatinya ia merasa ingin tertawa melihat kondisi Tommy saat ini
Setelah Sisca pergi Tommy pun segera menyalakan mobil barunya dengan hati yang kesal dan beberapa kali menendang body mobil sambil mengumpat marah “ Sialan… Agen terbaik mengendarai mobil butut seperti ini apa yang akan di katakana juniorku nantinya…!!” Seperti mengerti bahasa manusia tak lama mobil itu pun mengeluarkan asap tebal dan mesin yang menyala seketika mati tanpa sebab seakan akan mobil itu marah kepada Tommy. “ Ya tuhan lengkap sudah “ Sesal Tommy dalam hati.
Karena jam yang sudah siang akhirnya Tommy mencari taksi karena terburu waktu yang padat jika harus membenarkan mobil tua tersebut. “ Tuan kemana kita” Tanya sopir taksi ramah
“ Go Fresh Milk Ltd.” Ujar Tommy singkat dan tak menunggu lama sang sopir pun melajukan mobilnya ke arah tujuan yang di maksud Tommy. Dalam hati Tommy masih saja memikirkan kesialan yang ia terima selama pagi ini tapi ia segera mencoba menghilangkan perasaan yang suram ini agar bisa tampil maksimal saat wawancara nanti.